Yuk Kenalan Dengan Reksa Dana Saham!

Pada artikel lain dari website ini anda akan mengenal reksa dana pendapatan tetap (baca juga: Hal yang Harus Anda Tahu tentang Reksa Dana Pendapatan Tetap), reksa dana campuran (baca juga: Mengenal Reksa Dana Campuran), dan reksa dana pasar uang (baca juga: Mari Mengenal Reksa Dana Pasar Uang). Kali ini anda akan diajak untuk mengenal reksa dana saham. Semua ini perlu anda ketahui sebelum anda memutuskan untuk membeli produk investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan kondisi finansial anda. Berikut hal-hal penting yang perlu dibaca agar anda mengenal reksa dana saham.

Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 pasal 1 ayat 27 mendefinisikan reksa dana sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Dari definisi tersebut setidaknya ada tiga hal penting yang perlu anda ketahui. Tiga hal tersebut adalah adanya dana dari pemodal; dana diinvestasikan dalam portofolio efek; dan dana investasi dikelola oleh manajer investasi. Maka dapat dikatakan bahwa semua dana yang berada dalam reksa dana adalah dana milik para pemodal yang dikelola oleh manajer investasi.

Berbagai sumber informasi menyebutkan bahwa reksa dana saham (equity funds) adalah reksa dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Investasi reksa dana ini dilakukan pada saham. Apa konsekuensinya? Ada dua konsekuensi logis yang anda dapatkan, yaitu risiko lebih tinggi dari jenis reksa dana lain, tetapi menghasilkan tingkat pengembalian (return) yang tinggi.

Reksa dana saham, seperti halnya produk investasi lainnya, memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa saja kelebihan reksa dana saham? Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas, paling tidak ditemukan tiga kelebihan berinvestasi pada reksa dana saham bila dibandingkan dengan saham. Pertama, reksa dana saham anda dikelola oleh tim investasi yang profesional. Artinya, anda tidak harus belajar investasi dengan teliti seperti ketika anda akan membeli saham. Kelebihan ini sangat membantu anda yang masih pemula dalam hal investasi.

Kedua, dengan nominal kecil, anda dapat membeli beberapa saham blue chip secara tidak langsung melalui unit penyertaan reksa dana. Jadi memang ada fasilitas unit penyertaan reksa dana yang memungkinkan anda melakukan hal ini. Ketiga, anda tidak perlu khawatir dengan naik turun indeks karena investasi reksa dana saham bersifat jangka panjang. Sumber lain mengatakan bahwa gerak indeks reksa dana saham ini kurang lebih sama dengan IHSG. Anda dapat lebih menakar naik turunnya indeks. Sementara untuk saham, terkadang naik turunnya jauh lebih fluktuatif dan memerlukan kejelian dalam pengelolaan.

Lantas apa kekurangan yang dimiliki? Berbagai sumber menyebutkan bahwa reksa dana ini tetap memiliki kekurangan. Pertama, return yang fluktuatif. Return yang fluktuatif pada reksa dana saham ini terjadi karena mengikuti harga saham yang dibeli atau menjadi dasar perhitungan nilai aktiva bersihnya. Biasanya ini menakutkan karena dana bisa anjlok sekali, tapi untuk investasi jangka panjang, hal ini tidak menjadi kekhawatiran.

Kedua, anda harus membayar biaya lain yang relatif tinggi. Secara umum, di reksa dana harus ada beberapa komponen biaya yang disebutkan dalam prospektus. Beberapa biaya yang dimaksud adalah biaya manajemen, biaya bank kustodian, biaya pembelian, biaya penjualan, dan sebagainya. Biaya ?asa?inilah yang harus dibayarkan oleh investor reksa dana. Ketiga, tidak ada jaminan keuntungan. Bila dibandingkan dengan deposito yang menjanjikan keuntungan sebesar sekian persen, keuntungan di reksa dana bersifat fluktuatif. Artinya, reksa dana tidak selalu mendatangkan keuntungan besar, kadang hanya keuntungan kecil yang lebih kecil dari deposito, atau malah minus/berkurang. Kekurangan lain bila dibandingkan dengan deposito adalah dana kita tidak dijamin oleh pemerintah.

Artikel Terkait