Trik Dapat kerja di Perusahaan Besar

Melakukan persiapan di hari saat anda akan meniti sebuah karir baru di perusahaan besar adalah suatu hal yang terkadang bisa menyebabkan stress pada setiap orang. Terutama jika anda sudah memasuki tahap wawancara yang sangat menentukan karir anda di masa depan.

Tips Mendapatkan Pekerjaan

Ketika sudah berhadapan pada situasi formal seperti itu dengan orang lain, hal-hal kecil pun harus dipersiapkan dengan matang. Tantangannya adalah hampir setiap orang berlomba-lomba untuk dapat bekerja di perusahaan besar dan persaingan kerja semakin hari semakin ketat. Sekali saja anda melakukan kesalahan, maka akan banyak alasan perusahaan tersebut untuk tidak melirik anda.

Sumber: http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com

Sumber: http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com

Ada beberapa tips agar anda bisa dipertimbangkan untuk diterima kerja :

1. Manfaatkan Media Sosial Dengan Tepat

Media sosial dewasa ini bisa dibilang merupakan sarana untuk “pamer”, ada yang memamerkan sesuatu dengan positif dan ada juga yang negatif. Pemberdayaan fasilitas media sosial dengan tepat dapat dijadikan alternatif bagi anda melakukan promosi diri anda kepada pihak perusahaan. Dalam bagian profil akun anda, anda dapat menambahkan pengalaman kerja, almamater, atau hal-hal pribadi lain yang dapat menarik perhatian perusahaan untuk menghubungi anda. Jangan lupa menyertakan kontak yang bisa dihubungi setiap saat. Mengapa harus melalui media sosial? Karena dewasa ini, banyak bagian HR perusahaan mencari informasi calon-calon pelamarnya melalui media sosial.

2. Perbaharui Curriculum Vitae (CV)

Dokumen bernama curriculum vitae (CV) ini sangat berguna bagi para pelamar kerja untuk meringkas pencapaian atau prestasi, pengalaman kerja, penghargaan, apa saja yang didapatkan selama bekerja. Selain itu juga memudahkan perusahaan untuk melihat kompetensi dan ketrampilan apa yang anda miliki. Usahakan untuk terus memperbaharui CV setiap selesai melakukan sesuatu yang besar atau setelah mendapatkan suatu pencapaian. Hal ini untuk mengantisipasi adanya permintaan CV untuk lamaran kerja secara mendadak. Sehingga anda tidak terburu-buru dalam menyusunnya dan agar rapi dilihat orang lain.

3. Penampilan yang Profesional

Penting bagi kita untuk selalu tampil profesional di depan orang lain. Hal ini bisa didukung dengan menjaga untuk tetap tampil formal, rapi dan sopan saat bertatap muka dengan orang lain. Selain itu Anda dapat memasang foto profil di akun media sosial anda dengan berpakaian yang sopan dan rapi. Menggunakan nama asli pada profil, nama alamat email resmi yang tidak dibuat-buat atau biasa disebut alay, juga dapat menunjukkan kepada dunia bahwa anda memiliki integritas yang tinggi. Karena orang akan menganggap anda adalah orang yang serius dan dapat dipercaya. Cara ini dianggap ampuh untuk mendapatkan first impression yang baik dari orang lain. Di samping foto profil, anda juga bisa menambahkan informasi berupa pengalaman kerja, prestasi yang sudah dicapai dan hal-hal pendukung lain yang menentukan apakah nantinya perusahaan tertarik memanggil anda sebagai calon pegawainya.

4. Pembawaan yang Menarik

Tahap yang paling menegangkan adalah ketika anda sudah berhasil dihubungi suatu perusahaan untuk melakukan wawancara kerja. Dalam hal ini, kejujuran sangatlah dijunjung tinggi. Oleh karena itu, ketika anda sebelumnya telah menuliskan semua data pribadi anda dalam surat lamaran kerja dan CV, maka saat wawancara pihak perusahaan akan menilai sejauh mana anda membenarkan hal-hal yang sudah anda tulis tersebut. Misalkan pada saat anda menuliskan SWOT (strength, weakness, opportunity, threat) anda dalam CV, maka pihak perusahaan pasti akan menggali sejauh mana anda benar-benar memiliki SWOT tersebut.

Hal yang biasanya membuat perusahaan tertarik menggali informasi lebih dalam adalah weakness atau kelemahan anda. Sebagai contoh, saat anda mulai menyebutkan bahwa anda adalah pribadi yang sering terlambat dalam setiap hal, perusahaan akan sangat senang ketika anda tidak hanya menyebutkan kelemahan saja tetapi juga solusi yang anda lakukan untuk mengurangi kelemahan tersebut. Misalnya, anda menyebutkan bahwa meskipun anda sering terlambat, anda sudah berusaha mengurangi kebiasaan buruk itu dengan memasang alarm, membuat rencana kegiatan kecil-kecilan dalam gadget anda atau memo dan semacamnya. Dengan begitu perusahaan akan menilai bahwa anda adalah pribadi yang dapat mencari solusi dari setiap masalah yang dihadapi. Hal ini menjadi salah satu poin penting bagi perusahaan mempertimbangkan anda untuk bekerja di sana.

Setelah semua hal di atas sudah dilakukan, maka hal selanjutnya yang kita lakukan adalah menunggu panggilan apakah kita benar-benar sudah diterima dalam perusahaan tersebut atau tidak. Tentunya hal ini tidak terlepas pada usaha kita untuk berdoa dan berserah diri pada Tuhan untuk meminta hal yang terbaik dari-Nya. Semoga tips diatas berguna bagi anda. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *