Tips Pindah Ke Rumah Baru

Idealnya, mendapat hunian yang sesuai keinginan dan menempatinya seumur hidup menjadi impian setiap orang. Namun kenyataannya, hunian seperti itu tidaklah mudah ditemukan. Hingga membuat beberapa orang harus berpindah-pindah hingga akhirnya menemukan hunian yang sesuai dengan keinginan. Nah, sering kali ‘pindahan’ ini dianggap merepotkan bagi setiap orang yang hendak pindah menghuni rumah baru. Lantas, bagaimana agar pindahan ini lebih ringan? Berikut hal-hal yang bisa dipertimbangkan ketika akan pindah rumah.

Pertimbangkan hal ini sebelum Anda pindah

Tentu saja, sebelum pindah Anda seharusnya sudah memilih dan menentukan hunian baru yang lebih sesuai dengan keinginan. Misalnya jarak dengan sekolah anak Anda yang lebih dekat, jarak dengan fasilitas-fasilitas yang penting, daerah yang lebih aman dan nyaman, dsb. Jika tempat yang akan Anda pindahi tidak lebih baik dari rumah saat ini, lebih baik pertimbangkan kembali kepindahan tersebut. Kecuali jika Anda memang dalam keadaan mendesak dan mengharuskan Anda pindah saat itu juga.

Setelah mengatur tempat mana yang akan dihuni selanjutnya, buatlah schedule dengan detail mengenai kepindahan Anda di awal agar Anda tidak kerepotan pada saat kepindahan Anda selesai. Hal tersebut akan membuat biaya semakin tinggi, bukan berhemat.

Anda dapat mencatat daftar apa saja yang akan dikemas, dikemas menggunakan apa, apakah perlu menyewa jasa pindahan atau mungkin jasa pembersih atau tidak, dan sebagainya.

Pisahkan barang berharga seperti surat-surat, perhiasan di tempat yang lebih aman. Jangan disimpan sembarangan. Pisahkan pula barang-barang mana yang akan segera dipakai ketika pindahan selesai dan mana yang bisa di bongkar belakangan. Peringatkan keluarga Anda untuk memiliki box sendiri-sendiri agar barang pribadinya dipisahkan dalam satu tempat sehingga mudah mencarinya.

Jadilah secerdas mungkin dengan menempatkan tanggal kepindahan Anda sesuai dengan tanggal libur aktifitas sehari-hari keluarga Anda seperti kerja dan sekolah. Misalnya memilih saat kenaikan anak-anak sekolah dan anak-anak tentu saja sedang liburan. Hal tersebut akan membuat lebih mudah karena tidak ada tugas anak sekolah yang juga harus dipikirkan.

Untuk barang pecah belah, lakukan persiapan yang lebih dari barang biasa karena memang rawan akan pecah belah. Anda bisa melapisi barang pecah belah dengan koran atau benda-benda pelindung lainnya (sterofoam, busa, dll).

Pindahan ini juga seperti ajang Anda untuk dapat menyingkirkan barang-barang tidak terpakai (dibuang/dijual) yang selama ini membuat bingung dan hanya memenuhi tempat Anda namun tidak ada waktu untuk membersihkannya.

Seperti halnya ketika membeli di supermarket, petugas kasir biasanya memisahkan makanan dengan hal-hal berbahaya layaknya deterjen dan obat-obatan lainnya. Anda bisa meniru hal tersebut dengan sangat berhati-hati memisahkan makanan dengan segala jenis obat & deterjen.

Setelah semuanya dirasa telah dikemas, periksa untuk terakhir kalinya agar tidak ada lagi barang yang tercecer. Kunci pintu dan jendela jika tidak ada yang menjaga, putuskan saluran telepon, aliran listrik dan air sebelum Anda tinggalkan.

Ingat, pastikan dan periksa lagi semua rekening listrik, telepon dan air, apakah sudah dibayar. Atau hutang pada tukang sayur langganan dan tukang koran. Jangan lupa pamit pada tetangga dan kepala Rukun Tetangga.

Jangan lupa juga untuk mengurus surat-surat untuk keperluan kepindahan Anda. Lakukan hal ini sebelum Anda benar-benar pindah agar tidak harus bolak-balik ke lingkungan lama untuk mengurus hal-hal kepindahan. Jika dekat mungkin gampang, masalahnya adalah jika rumah lama dan baru berjarak cukup jauh. Tentu saja akan memakan banyak biaya dan waktu.

Pertimbangkan ini setelah tiba di rumah baru

Begitu tiba di rumah baru, tentukan di mana akan meletakkan perabot-perabot besar seperti lemari, tempat tidur, bufet, lemari pajang, meja belajar dan sebagainya untuk menghindari resiko menggores lantai rumah.

Jangan terburu nafsu membongkar semua barang yang sudah dipindahkan, utamakan membongkar yang penting-penting saja.

Jika semua barang-barang utama sudah pada tempatnya, maka satu per satu kardus bisa dibongkar. Misalnya kardus berisi pakaian, dapat langsung diatur ke dalam lemari pakaian.

Jika semua barang sudah dikeluarkan, mulailah mengatur kamar anak-anak agar nyaman ditempati.

Atur kembali tanaman hias dari rumah lama, agar halaman rumah juga tampil asri.

Luangkan waktu untuk berkenalan dengan para tetangga di sekitar rumah dan pada Ketua RT. Jika sudah rapi semua, Anda juga bisa melapor ke Kelurahan untuk membuat surat-surat penting, seperti Kartu Keluarga, KTP dan lainnya.

Beritahukan pula alamat baru Anda kepada kerabat, relasi, bank atau pihak asuransi yang berkaitan dengan usaha Anda.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *