Tips Merekrut Karyawan secara Efektif dan Efisien

Di antara banyaknya calon karyawan yang melamar pada berbagai posisi di perusahaan anda, anda masih kesulitan untuk menemukan karyawan yang cocok? Barangkali berkali-kali muncul calon karyawan anda yang memiliki nilai akademis baik, tetapi pengalaman kerja yang teramat minim. Atau calon karyawan yang memiliki pengalaman kerja banyak, tetapi dia berpindah-pindah dengan cepat. Atau barangkali juga calon karyawan yang memiliki nilai akademis baik, pengalaman kerja baik, tetapi tampak tidak punya visi atas diri dan perusahaan anda. Lalu bagaimana cara merekrut karyawan yang efektif dan efisien untuk anda berdayakan? Berikut kumpulan tips yang bisa kami bagikan ke anda.

Pilihlah mereka yang mau belajar apa saja

Satu dasar yang harus anda perhatikan untuk tips ini adalah keyakinan bahwa bisnis anda akan bertambah besar. Anda tentu mengharapkan itu bukan? Nah, karena bisnis bertambah besar, tentu saja bidang pekerjaan juga akan semakin banyak. Anda tentu membutuhkan orang kepercayaan anda yang bisa menghandle perluasan bisnis anda bukan? Maka persiapkanlah orang itu semenjak anda merekrut karyawan anda untuk pertama kalinya. Carilah orang yang, meskipun memiliki keahlian khusus, tetapi dia memiliki komitmen dan kemauan untuk belajar apa saja demi mengembangkan perusahaan anda.

Periksa akun jejaring sosial mereka

Metode ini sudah banyak dilakukan oleh pemipin-pemimpin perusahaan di luar negeri. Anda tentu tidak mau mengangkat calon karyawan yang kerjanya mengeluh di jejaring sosial saja bukan? Anda tentu tidak perlu repot untuk mengangkat calon karyawan yang suka meluapkan kemarahan pribadi lewat status jejaring sosial bukan? Banyak peneliti sosial meyakini bahwa apa yang diucapkan, dibagi, dan ditunjukkan dalam media sosial adalah representasi kehidupan si empunya akun tersebut. Barangkali tidak selalu benar, karena pasti ada upaya-upaya pencitraan ketika mengetahui bagaimana akun jejaring sosial digunakan juga untuk pertimbangan tes kerja. Akan tetapi, bagaimanapun, perilaku buruk di jejaring sosial dan kehidupan maya mereka tentu akan menjadi pertimbangan besar bagi anda karena mempertaruhkan nama perusahaan anda.

Pasang iklan lowongan dengan detil

Saat ini ada banyak tempat anda mempublikasikan lowongan pekerjaan dari usaha anda. Mulai dari yang konvensional seperti surat kabar, hingga yang modern seperti melalui jejaring sosial. Tuliskan dnegan jelas syarat ?syarat yang wajib dipenuhi calon pelamar pada setiap publikasi anda. Sertakan gambaran pekerjaan yang mendasar. Bila anda perlu kriteria khusus, sampaikan kriteria tersebut juga dengan jelas. Intinya, anda perlu untuk membuat iklan lowongan kerja sedetail mungkin, agar anda tak perlu lagi menyeleksi dengan proses yang lama karena terlalu banyak pelamar yang tidak memenuhi kriteria harapan anda.

Lakukan wawancara langsung

Sebagai pemilik perusahaan, anda perlu untuk mengetahui secara langsung siapa-siapa saja yang melamar sebagai calon karyawan pada perusahaan anda. Sebelumnya anda tentu memelajari terlebih dahulu riwayat hidup masing ?masing pelamar dengan singkat dan baik. Tanyakan seputar pengetahuan mereka mengenai bisnis yang mereka bangun, apa komitmen mereka atas pekerjaan yang akan mereka ambil ini, dan apa target-target yang akan mereka capai sebagai karyawan pada perusahaan anda.

Masih ada banyak tips tentang merekrut karyawan yang efektif dan efisien, tetapi tentu akan dibahas pada artikel lain supaya bisa lebih detil. Berbagai sumber mengingatkan kita untuk tidak membeli kucing dalam karung, maka ada baiknya untuk betul-betul mengenal calon karyawan anda sebelum mulai bekerja pada perusahaan anda.