Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Bermasalah

Jika Anda seorang pekerja, tentu Anda akan sering berinteraksi dengan berbagai macam orang yang juga datang ke kantor tempat Anda bekerja. Dari interaksi tersebut, tentu tidak akan selalu berjalan mulus karena didalam sebuah perusahaan tentu saja terdapat masalah yang datang dan pergi. Masalah tersebut datang dan pergi karena perbedaan pendapat yang datang dari diri masing-masing terhadap suatu permasalahan. Tidak mulusnya transaksi tersebut tentu akan dirasakan seseorang terlebih jika memiliki masalah dengan salah satu/ beberapa rekan kerja Anda.

Tentu saja, jika menghadapi masalah yang bersifat personal antara karyawan satu dengan yang lainnya tidak akan membawa manfaat apa-apa malah terkesan membuang waktu dan tenaga. Daripada digunakan untuk menghadapi masalah dengan karyawan lain, lebih baik dipakai untuk bekerja sama antara satu sama lain didalam menghadapi permasalahan perusahaan dan terlebih lagi, membahas konsep-konsep yang bisa digunakan perusahaan agar bisa lebih maju. Jika Anda bisa menghadapi masalah Anda tentu saja akan berdampak pada beberapa aspek dalam kehidupan pekerjaan Anda. Dari mulai merasa nyaman ketika bekerja, dan tentu saja kenyamanan tersebut juga akan berdampak pada produktivitas pekerjaan dan jika Anda produktif tentu saja akan ada berbagai kebaikan yang datang kepada Anda dari mulai naik gaji, promosi jabatan, mendapat tugas dan kepercayaan yang penting, dan lain sebagainya. Maka dari itu, berikut ini beberapa tips tentang bagaimana sebaiknya menghadapi permasalahan yang datang antara Anda dan rekan kerja Anda yang bermasalah :

Carilah masalah utama mengapa Anda hingga memiliki masalah dengan rekan kerja Anda tersebut. Ingat kembali kesalahan apa yang mungkin Anda perbuat terhadapnya. Anda tidak boleh berfikiran negatif disini. Kerahkan pemikiran yang positif, maka energi positif pun akan Anda dapatkan dan Anda akan berpikir lebih jernih dan tentu saja akan tahu mengenai apa yang harus dilakukan nantinya.

Setelah Anda dapat menggambarkan apa permasalahannya, cari tahu juga solusi apa yang akan Anda berikan terhadap permasalahan tersebut. Cari cara yang tepat tentang bagaimana cara menghadapi orang tersebut sesuai dengan kepribadiannya.

Sebisa mungkin, jika masih bisa ditangani jangan sampai masalah Anda dan rekan kerja yang bermasalah tersebut diumbar kepada rekan kerja yang lain. Selain malah akan membuat Anda lebih buruk dimata orang lain, masalah-masalah lain pun akan semakin berdatangan. Jika Anda memang membutuhkan saran dari orang lain, carilah orang terdekat Anda yang bisa dipercayai.

Setelah semuanya siap, datanglah kepadanya dan bicaralah dengan cara yang sebaik mungkin. Sampaikan bahwa Anda berniat baik untuk memperbaiki hubungan yang selama ini tidak baik dan membuat Anda tidak nyaman bergerak di kantor. Disarankan bagi Anda untuk selalu menjaga ucapan dan senantiasa berusaha menjaga perasaan orang tersebut. Salah-salah, Anda malah akan menjadi kambing hitam dan makin banyak dibenci oleh rekan kerja Anda.

Jika masalah terselesaikan saat itu juga dan terdapat sebuah kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, jalani kehidupan seperti biasa. Ambil pelajaran dari kejadian sebelumnya tersebut dan jangan mengulangi kesalahan yang sama. Lebih baik memikirkan pekerjaan dan membuat perusahaan maju kan, dibanding mencari masalah dengan rekan kerja? Bekerja sama dengan rekan kerja tentu saja akan mendatangkan keuntungan dibanding bersekutu dengan mereka.

Sedangkan, jika masalah tetap tidak bisa diselesaikan setelah melakukan hal diatas, coba datangi senior/atasan Anda di kantor. Ceritakan kejadian sebenarnya dan maksud Anda yang ingin menyelesaikan permasalahan tersebut hingga Anda bisa bekerja secara produktif lagi dengan meminta masukan apa yang harus Anda lakukan. Jika memang rekan kerja Anda yang salah dan terdapat bukti kuat atau mungkin teman Anda mengakuinya, mungkin teguran dari bos akan membuatnya sadar dalam waktu yang cukup instan.

Segala kegiatan pasti ada resiko permasalahannya. Poinnya adalah tentang bagaimana kejernihan pemikiran bisa menyelesaikan semua. So, itu semua tergantung dan kembali kepada diri Anda masing-masing. Selamat bekerja 😉

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *