Tips Mengetahui & Menghitung Modal Usaha

Masalah modal, dalam usaha tentu saja menjadi salah satu pentingnya pendirian suatu usaha. Mendapatkan modal tentu menjadi masalah bagi sebagian pengusaha, apalagi pemula. Namun, sebelum melangkah jauh untuk mencari cara tentang bagaimana agar mendapat modal, mengetahui modal awal yang Anda butuhkan juga menjadi sama pentingnya. Agar dalam membuka usaha, Anda tidak menggunakan modal dengan cara berlebihan yang berakhir pada pemborosan atau bahkan kekurangan hingga usaha kemudian menjadi tersendat.

Karena memang banyak orang yang tertarik untuk membuka usaha, tetapi bingung kalau diminta menghitung berapa sebenarnya modal yang dibutuhkan. Lantas, bagaimana caranya mengetahui modal awal yang dibutuhkan ? Berikut ulasannya :

Berdasarkan cara mendapatkan modal, modal terbagi dari modal pribadi dan modal pinjaman. Mengenai hal tersebut, tentu saja Anda memiliki gambaran tersendiri mengenai apa itu modal sendiri dan modal pinjaman. Sudah tentu, modal sendiri merupakan modal yang Anda gunakan merupakan modal yang berasal dari kantong pribadi. Sedangkan modal pinjaman tentu saja yang berasal dari pihak lain yang biasanya digunakan sebagai pinjaman.

Nah, berdasarkan penggunaannya, modal terdiri dari modal awal, modal kerja dan modal operasional. Sebelum Anda memikirkan tentang modal sendiri dan modal pinjaman, sebaiknya Anda hitung modal yang akan Anda gunakan berdasarkan jenis penggunaannya tersebut. Dan berikut ini penjelasannya :

Modal Awal

Untuk modal awal ini, Anda harus memikirkan tentang dimana Anda akan membuka usaha Anda. Menggunakan media apa, apakah gedung atau cukup dengan gerobak yang diam di tempat maupun gerobak untuk dibawa berkeliling. Karena hal tersebut akan termasuk pada modal awal Anda. Ini adalah jenis modal yang harus Anda keluarkan di awal, dan biasanya dipakai untuk jangka panjang. Contoh-contoh modal ini adalah bangunan, peralatan seperti komputer, kendaraan, perabotan kantor dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang.

Kalau usaha Anda usaha laundry, maka modal investasi awal Anda adalah bangunan, alat-alat laundry, dan perabot lain yang dibutuhkan di laundry tersebut. Kalau usaha Anda makanan misalnya bakso, maka modal investasi awal Anda adalah gerobak, rak, meja, bahkan mungkin juga mesin kasir. Biasanya, modal ini nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang. Tetapi nilai dari Modal Investasi Awal ini akan menyusut dari tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan.

Modal Kerja

Modal kerja Ini merupakan modal yang harus Anda keluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan Anda. Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau setiap periode tertentu yang diperlukan. Misalnya, kalau usaha Anda usaha laundry, maka modal kerja yang Anda butuhkan adalah modal untuk membeli bahan mencuci. Kalau usaha Anda usaha pembuatan makanan, maka modal kerja Anda adalah uang yang Anda keluarkan untuk membeli bahan baku makanan tersebut. Kalau usaha Anda adalah jasa pengetikan, ya modal kerja Anda uang yang Anda keluarkan untuk membeli kertas, tinta, dan lain sebagainya.

Pentingnya modal kerja adalah karena modal kerja ini memiliki prinsip dimana jika tanpa modal kerja, Anda tidak akan bisa menyelesaikan pesanan Anda atau tidak memiliki barang dagangan. Nanti, bisa-bisa Anda malah tidak akan dapat pembeli karena barangnya saja tidak ada.

Modal Operasional

Modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal operasional adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.

Pos-pos dalam modal operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir sama. Ini karena pada prinsipnya, yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus Anda keluarkan untuk membayar pos-pos biaya di luar bisnis Anda secara langsung. Jadi, Modal Operasional ini biasanya dibayar secara bulanan.

Setelah Anda mengetahui jenis modal tersebut, coba buat semacam skema, tidak usah terlalu profesional jika memang tidak ahli dalam keuangan. Gambaran secara garis besar saja. Dari situ Anda akan mengetahui berapa kisaran modal yang harus Anda persiapkan sebelum usaha Anda benar-benar berdiri.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *