Tips Memilih Asuransi Jiwa

Beberapa dari kita pasti pernah ditawari untuk memiliki asuransi jiwa. Tidak jarang para sales itu menawarkan produknya dengan menyajikan cerita-cerita yang sangat tak ingin kita dengar apalagi kita alami. Bagi anda yang seorang kepala keluarga, kebutuhan itu kemudian menjadi lebih besar dari pada anda yang masih single.

Sebenarnya, apa pengertian dari asuransi jiwa? Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) asuransi jiwa adalah program perlindungan dalam bentuk pengalihan resiko ekonomis atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan Jika dianalogikan, asuransi jiwa sering diandaikan sebagai payung di rumah anda, pelampung di kapal atau pesawat udara. Sangat dibutuhkan karena berguna pada saat tertentu tetapi seringkali tidak terpikirkan ketika keadaan aman.

Dari sekian banyak perusahaan dan produk asuransi jiwa, mana yang sebaiknya anda pilih? Kami membagikan sejumlah tips yang penting bagi anda lewat artikel ini. Semoga bisa membantu anda memutuskan dengan lebih baik.

  1. Tentukan Kebutuhan Anda

Asuransi jiwa memberikan perlindungan bagi keluarga anda | via log.viva.co.id

Sama seperti tips lain yang perlu anda pahami ketika berinvestasi ataupun membeli sesuatu, anda harus menentukan terlebih dahulu kebutuhan anda. Ibarat ketika anda akan membeli mobil, anda pasti tidak akan membeli city car ketika anda punya keluarga yang berjumlah besar dan medan yang dilalui seringkali tanah berbatu. Asuransi jiwa juga demikian, anda perlu menentukan kebutuhan anda untuk kemudian menentukan produk yang paling sesuai. Biasanya perusahaan asuransi akan menawarkan lebih dari satu produk kepada anda. Setiap produk tersebut biasanya menawarkan risiko tertanggung yang berbeda. Beberapa yang seringkali ditawarkan adalah biaya pendidikan anak, penyakit kritis, serta risiko lain. Sebisa mungkin pelajari tiap-tiap produk, bandingkan masing-masing detilnya, kemudian tentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan anda.

  1. Sesuaikan dengan Keuangan Anda

Menjadi sangat lucu ketika anda mengalami kekacauan finansial lantaran mengikuti asuransi jiwa. Mengapa demikian? Karena pada dasarnya asuransi kan memberikan perlindungan kepada anda. Nah, supaya hal tersebut tidak terjadi, maka anda harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan anda. Jangan sampai aspek perlindungan yang akan anda dapatkan justru mengorbankan kebutuhan lain yang punya urgensi yang tak kalah besarnya. Saat ini ada banyak jenis asuransi jiwa yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Kalau anggaran anda tidak banyak, maka pilihlah asuransi jiwa yang murni saja karena preminya yang relatif rendah. Kalau anda memilih asuransi yang sekalian investasi, rata-rata preminya lebih besar. Bila perlu buatlah anggaran bulanan yang cukup ketat guna memastikan anda tidak terlalu terbebani dengan besaran premi. Beberapa pakar menyarankan untuk menganggarkan 10 persen dari pendapatan bulanan untuk asuransi, tetapi persenan ini bisa saja berbeda pada tiap orang.

  1. Pastikan Perusahaan Asuransi tersebut Kredibel

Demi perlindungan terbaik, pilih perusahaan asuransi yang kredibel. | via www.quickquote.com

Selain jenisnya yang beragam, perusahaan yang menyediakan asuransi jiwa juga turut beragam. Sebelum memutuskan untuk menjadi nasabah di sana, pastikan terlebih dahulu perusahaan penyedia asuransi jiwa tersebut cukup kredibel. Pada dasarnya prinsip usaha yang dijalankan adalah kepercayaan pelanggan, seperti layaknya perusahaan keuangan lainnya. Lagipula asuransi adalah sebuah bentuk perjanjian yang termasuk jangka panjang, maka kredibilitas perusahaan adalah harga mati yang harus diperjuangkan. Maka pilihlah perusahaan keuangan yang tidak pernah tercatat bermasalah dalam mengelola keuangan. Anda bisa melihat laporan keuangan mereka baik melalui surat kabar ataupun media massa lainnya, perhatikan juga rating yang diperoleh perusahaan tersebut. Jika anda tidak begitu memahami laporan keuangan, mintalah bantuan kepada orang lain yang anda anggap lebih mengerti.

  1. Pilih Pelayanan yang Paling Baik

Kredibilitas perusahaan adalah hal penting, salah satunya adalah perkara bagaimana mereka memberikan pelayanan yang prima kepada para nasabah. Misalnya, mereka memberikan pelayanan pelanggan selama 24 jam, karena kebutuhan untuk itu bisa datang kapan saja tanpa mengerti waktu. Dengan pelayanan tersebut anda bisa mengakses mereka kapanpun untuk mencari informasi soal detil produk asuransi yang anda nikmati. Pelayanan tersebut juga termasuk bagaimana mereka mengurusi klaim yang akan anda gunakan. Ketahuilah prosedur yang mereka gunakan, persyaratan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk klaim anda dapat terbayarkan. Satu hal yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana relasi bisnis mereka dengan rumah sakit di sekitar tempat anda tinggal. Pastikan mereka punya kerja sama di sana sehingga urusan keuangan menjadi lebih mudah, pasalnya akan menjadi merepotkan ketika dalam kondisi tertentu anda masih harus membayar terlebih dahulu di rumah sakit.

  1. Belilah Ketika Anda (Masih) Sehat

Belilah asuransi jiwa selagi anda masih sehat dan aktif bergerak. | via blog.walkjogrun.net

Kembali lagi ke atas, asuransi jiwa diibaratkan sebagai payung untuk melindungi anda dari hujan atau panas yang menyengat. Maka kapan waktu yang paling tepat untuk membelinya? Tentu saja ketika cuaca masih cerah dan memungkinkan anda untuk melakukan banyak hal. Begitu pula dengan asuransi jiwa, sangat tidak disarankan untuk mulai menggunakan asuransi jiwa ketika anda sudah mengalami sakit. Untuk menjadi nasabah asuransi jiwa ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Beberapa perusahaan asuransi jiwa ada yang menolak pasien untuk menjadi nasabah karena urusan kesehatan tertentu. Sekalipun diterima, biasanya nasabah yang sudah menderita sakit diharuskan membayar premi lebih mahal dibandingkan dengan nasabah yang masih sehat. Maka belilah asuransi jiwa sedini mungkin ketika anda masih berada pada kondisi sehat, karena bagaimanapun perlindungan itu dibutuhkan ketika tiba-tiba terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.

  1. Periksalah Polis Asuransi

Tips yang keenam ini mirip dengan tips pertama, yaitu menentukan kebutuhan anda. Sebelum anda memutuskan untuk membeli asuransi, pastikan anda telah dengan cermat memerika setiap polis asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Polis tersebut berbeda tergantung jenis asuransi jiwa tersebut. Paling tidak ada empat jenis asuransi jiwa yang bisa anda temui dengan mudah:

  • Asuransi Berjangka—asuransi jenis ini memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Biasanya asuransi ini dipilih oleh kalangan muda yang masih membangun kemapanan finansial mereka, yang menginginkan perlindungan yang baik dengan premi yang relatif rendah.
  • Asuransi Seumur Hidup—asuransi ini punya tanggungan yang tetap berjalan selama pemegang polis masih hidup. Biasanya perusahaan asuransi menyediakan hingga usia 100 tahun, dengan catatan premi tersebut dibayarkan rutin sesuai ketentuan.
  • Asuransi Dwiguna—asuransi ini sering disebut dengan kontrak. Pasalnya, perusahaan wajib memberikan santunan kepada tertanggung sebesar nilai pertanggungan. Oleh karena itu biasanya premi yang dibayarkan bernilai cukup besar.
  • Asuransi Unitlink—produk asuransi ini sering disebut juga dengan sambil menyelem minum air, asuransi sekaligus investasi. Menurut informasi yang ada, asuransi jenis ini berkembang cukup pesat selama beberapa tahun terakhir.

Baca: Menimbang Asuransi Unit Link

  1. Terbuka Terhadap Peluang Investasi

Ini adalah penjelasan dari jenis asuransi yang terakhir tadi disebut, yaitu asuransi unitlink. Investasi jenis apa yang bisa didapatkan oleh nasabah? Inilah salah satu keunggulan dari asuransi unit link, nasabah bebas memilih investasi yang diinginkan. Biasanya mereka diminta memilih reksa dana pasar uang, reksa dana saham, reksa dana campuran, ataupun reksa dana pendapatan tetap. Sama halnya dengan investasi yang lain, pasti memiliki risiko. Nah, risiko kerugian ini nanti sepenuhnya akan menjadi beban nasabah yang memegang polis. Beberapa tips yang bisa anda gunakan sebagai referensi adalah sebagai berikut:

  • Pelajari keuntungan dan manfaat yang akan anda peroleh dengan membeli produk ini.
  • Perhatikan reputasi dan kredibilitas perusahaan manajemen investasi yang mengelola produk tersebut.
  • Terakhir, tetapi jadi yang utama, tetap pikirkan kebutuhan dan tujuan invesetasi anda. Apakah anda membutuhkan jangka pendek, jangka menengah, ataupun jangka panjang.

Itu tadi 7 tips yang bisa kami berikan bagi anda yang hendak memilih produk asuransi jiwa. Semoga membantu anda untuk memutuskan mana produk terbaik yang hendak anda pilih. Kendati kita perlu perlindungan jiwa, tak pernah berhenti kami berharap supaya kesehatan selalu menyertai anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *