Tips Membeli Rumah Bekas

Pertumbuhan masyarakat Indonesia kini kian meningkat alhasil Indonesia menempati posisi keempat sebagai negara dengan penduduk terbesar di dunia. Tentunya hal ini tidak hanya berdampak positif namun juga berimbas negatif. Salah satu dampaknya adalah dibutuhkan lowongan kerja yang lebih serta kebutuhan hidup yang tinggi pula. Kebutuhan hidup manusia ini biasa terdiri dari sandang,pangan dan papan. Rumah merupakan masalah tersendiri yang perlu ditangani pemerintah.

Tips Membeli Rumah Bekas

Masyarakat membutuhkan rumah sebagai tempat berlindung juga merupakan aset di masa depan. Kurangnya lahan membuat sebagian orang memilih untuk membeli rumah bekas yang sudah layak huni ketimbang rumah baru. Selain harganya yang lebih murah daripada membangun bangunan baru rumah bekas juga dinilai daat dijadikan peluang bisnis di masa depan. Sebelum membeli sebuah rumah terlebih rumah yang sudah pernah ditinggali atau bekas ada baiknya anda mencermati dahulu tips-tipsnya.

Sumber:https://img.okezone.com/

Sumber:https://img.okezone.com/

Tips ini akan membantu anda dalam membuat keputusan lebih bijaksana diantaranya sebagai berikut :

1. Anggaran

Sebelum anda membeli rumah langkah awal yang perlu dilakukan adalah memeriksa keuangan anda. Lihat anggaran untuk rumah yang masih tersedia supaya memudahkan bagi anda dalam menentukan keputusan pembelian. Jangan lupa memperhitungkan biaya perbaikan dan jasa pindahan bila rumah tersebut perlu diperbaiki.

2. Rumah idaman

Bila kamu sudah memiliki informasi dana yang tersedia langkah selanjutnya adalah menentukan seperti apa rumah yang anda inginkan. Catatlah rumah idaman yang anda inginkan. Anda bisa mencatat perihal kapasitas rumah, lokasi idaman anda atau jumlah kamar yang harus dimiliki.

3. Pencarian

Tentu saja bila dana dan gambaran rumah sudah ditentukan kini saatnya anda mencari rumah tersebut. anda bisa mencari lewat koran pada iklan baris atau mencari informasi di internet. Jangan lupa catat informasi rumah-rumah yang ingin anda beli beserta kontak penjualnya.

4. Survei lapangan

Bila informasi rumah yang anda beli sudah terkumpul saatnya untuk melakukan survei lapangan. Datangi rumah-rumah tersebut ada baiknya sebelum kesana anda menghubungi penjualnya agar anda bisa memiliki akses untuk melihat hingga dari dalam ruma tersebut.

5. Kondisi fisik

Jangan lupa untuk melihat secara mendetail rumah yang akan anda beli. Cek setiap sisi bangunan dan bila ada kerusakan tanyakan biaya perbaikannya. Tidak masalah bila anda banyak bertanya sebab mencari informasi seperti ii memudahkan anda dalam menentukan pilihan. Anda juga bisa menanyakan masalah listrik dan air di rumah tersebut.

6. Periksa dokumennya

Bila anda telah melakukan pengecekan bangunan secara mendetail langkah selanjutnya adalah memeriksa dokumen rumah tersebut. Pastikan anda tidak membeli rumah yang masih dalam sengketa. Periksa berkas yang ada seperti izin membangun bangunan dan surat tanah bangunan tersebut. Pastikan dokumen yang diberikan merupakan dokumen asli dan dapat dipertanggungjawabkan.

7. Persempit pilihan

Anda mungkin memiliki beberapa pilihan rumah yang ingin anda beli sehingga perlu mempersempit pilihan rumah yang hendak anda beli. Pikirkan baik-baik dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Pertimbangkan lokasi,kondisi fisik serta termasuk atau tidak dalam rumah idaman anda.

8. Penawaran

Bila anda telah menentukan pilihan kini saatnya melakukan penawaran dengan penjual. Ingat jangan sampai menyudutkan pihak penjualnya dan bilamana tidak mncapai kata sepakat maka menolaklah dengan sopan.

9. Uang muka

Biasanya ketika kesepakatan untuk membeli rumah terjadi maka pembeli akan dimintai uang muka sebagai tanda jadi. Jangan lupa selain uang muka anda juga harus membayar kekurangannya sesuai kesepakat an kedua belah pihak sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *