Tips Cermat Agar Proposal Pinjaman Dana Anda Sukses

Memiliki usaha sendiri, terutama rintisan baru tentu saja akan menjadi lebih baik jika bisa dikembangkan dengan sebaik mungkin menggunakan sebanyak-banyaknya sumber daya yang bisa digunakan apalagi jika bisnis tersebut dalam waktu berjalan mengalami berbagai kemajuan dan akan memiliki prospek bagus jika terus dikembangkan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah modal usaha. Dari mulai menggunakan uang tabungan sendiri, claim asuransi, meminjam dari saudara/orang tua, hingga meminjam ke lembaga keuangan.

Seperti yang Anda tahu, untuk mengajukan pinjaman ke bank terdapat berbagai prosedur. Dan tidak dapat begitu saja Anda dengan cuma-cuma mendapat pinjaman. Terkadang, ada yang harus melalui proposal pengajuan dana, terlebih jika dana yang dipinjam dalam jumlah yang sangat besar. Setelah membuat proposal-pun belum tentu pengajuan Anda tersebut dapat menarik pihak bank untuk benar-benar memberikan pinjaman kepada Anda. Mengapa? Banyaknya pengajuan proposal yang juga dilakukan oleh pengusaha lain diluar sana membuat pihak bank harus pintar memilih dan tidak sembarangan memberikan pinjaman. So, buatlah proposal Anda semenarik mungkin. Dimulai dari tampilannya mungkin? Jika Anda tidak terlalu akrab dengan komputer, Anda bisa menyewa seseorang untuk melakukannya. Selain tampilan, isinya pun harus merepresentasikan hal-hal yang sangat detail.

Berikut ada kutipan dari Kepala Kelompok Pengembangan Bisnis untuk UKM dari Bank Negara Indonesia (BNI) Ayu Wulandari mengatakan pengaju mesti menekankan tiga prinsip dalam proposal usaha nya, yaitu lengkap, jelas, pasti. Di depan para peserta Workshop ‘Wanita Wirausaha ‘ kerja sama BNI dan Femina di Hotel Crowne Plaza, beberapa waktu lalu, Ayu mengatakan kelengkapan data proposal merupakan syarat mutlak agar kredit Anda segera memperoleh kepastian dari pihak bank, yaitu informasi umum usaha , informasi agunan, informasi keuangan, uraian aktivitas usaha,serta informasi khusus dan asumsi perkembangan usaha .

“Kalau lengkap pasti kita akan langsung proses, biasanya tujuh hari setelah dokumen lengkap akan ada kepastian disetujui atau ditolak,” tuturnya. Dalam presentasinya, Ayu juga menyorot sejumlah kelemahan proposal usaha yang akhirnya menyebabkan proses lama atau bahkan ditolak oleh bank yang bersangkutan, seperti tidak menyebutkan jumlah kredit yang akan diajukan,pengalaman usaha yang dimiliki, legalitas dan ijin usaha yang dimiliki, lokasi usaha dan statusnya apakah sewa atau milik sendiri, serta sarana yang dimiliki dan kapasitas yang telah terpakai.

Selain itu, proposal biasanya tidak melampirkan data keuangan yang meliputi data kas, piutang, persediaan, hutang, modal, penjualan dan biaya operasional. Proposal juga tidak menyebutkan sarana yang dimiliki secara rinci dan tidak dilengkapi dengan data pemasok dan pelanggan serta data riil yang mendukung prospek usaha ke depannya. Ayu menyarankan kelemahan-kelemahan ini harus dihindari.

Lainnya adalah, apabila kegiatan usaha Anda telah berjalan minimal enam bulan maka lebih baik mengajukan pinjaman kredit dalam bentuk KUR. Sedangkan untuk usaha yang telah beroperasi minimal selama 2 tahun disarankan mengajukan kredit pada bank umum. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa usaha yang Anda ajukan haruslah menguntungkan dan hal tersebut dapat dibuktikan secara langsung maupun tidak langsung. Pembuktian secara langsung dapat dilihat dari jumlah pelanggan yang datang ke tempat usaha Anda dan melakukan pembelian sejumlah produk. Sedangkan pembuktian tidak langsung dapat dilihat dari pembukuan. Dalam pembuktian seperti ini perlu diperhatikan juga bagaimana kesuksesan (dalam bentuk pembukuan ) tersebut diakui yaitu dapat dipercayai oleh pertugas bank.

Memiliki jaminan murni sehingga pihak bank setidaknya percaya bahwa Anda mampu melakukan kewajiban. Sekali pun usaha yang Anda lakukan mengalami kebangkrutan. Kondisi seperti itu tidak perlu dikhawatirkan oleh bank karena bank memegang jaminan murni yang Anda miliki. Dengan begitu bank dapat menjual aset yang menjadi jaminan sebagai pengganti kewajiban yang Anda tanggung selama ini.

Perlihatkan pribadi Anda sebagai sosok yang jujur dan dapat dipercaya dengan dibuktikan ketaatan serta tepat waktu dalam menyelesaikan hutang­ piutang. Satu hal lagi apabila Anda terbukti mempunyai hutang kepada pihak lain dan bermasalah, permohonan kredit akan ditolak oleh lembaga keuangan.
|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *