Tertarik Terjun ke Dunia Investasi? Hati-hati Penipuan!

Mungkin Anda pernah tertarik ketika beberapa orang di sekitar Anda, atau Anda melihat bagaimana pelaku bisnis investasi masuk acara televisi yang Anda tonton, memamerkan tentang bagaimana mereka mendapat keuntungan yang sangat besar dari bisnis investasi yang digelutinya. Dapat mengubah hidup mereka dari kehidupan yang biasa saja atau bahkan kekurangan menjadi memiliki segalanya.

Well, Anda harus tahu bahwa mereka tidak begitu saja langsung berhasil menggeluti bisnis tersebut. Mungkin ada beberapa diantara mereka yang beruntung berhasil pada saat satu kali percobaan, atau! hal tersebut memang bukan keberuntungan semata melainkan memang orang tersebut melakukan perhitungan yang detail sebelum benar-benar terjun ke dunia investasi, termasuk berhati-hati menjadi cerdas tentang bagaiaman menghadapi penipuan yang mungkin terjadi dalam suatu investasi. Berikut beberapa tips agar Anda dapat mewaspadai penipuan terhadap investasi.

Bacalah referensi sebanyak-banyaknya dan pahamilah setiap artikel yang Anda baca tentang investasi tersebut. Dari mulai memilih jenis investasi, bagaimaan cara berinvestasi yang aman, memilih perusahaan yang akan Anda investasikan, menentukan jumlah investasi, hingga mencari referensi perusahaan/tawaran investasi mana yang merupakan penipuan. Sedikit tips, jika Anda telah memiliki gambaran sebuah perusahaan yang ingin Anda masuki sebagai investor, carilah dan baca dengan detail apakah ada referensi buruk tentang perusahaan tersebut atau tidak.

Perhatikanlah perusahaan yang menawarkan investasi untuk anda. Akan lebih aman jika anda berinvestasi pada perusahaan yang memang sudah mempunyai nama. Namun perusahaan ternama pun belum tentu menjanjikan. Maka dari itu anda harus memperhatikan hal-hal lain yang berhubungan dengan investasi tersebut.

Jangan mudah tergiur dengan tawaran keuntungan yang “WOW” atau cenderung tidak wajar. Investasi biasanya menggunakan bunga dalam perhitungan keuntungannya. Perhatikan besarnya bungan yang diberikan oleh investasi tersebut. kisaran bungan yang diberikan biasanya tidak akan terlalu jauh dengan bunga bank pada umumnya. Penipuan yang berkedok investasi biasanya menawarkan bunga yang sangat tinggi bahkan bisa 200% daripada bunga bank. Jika hal tersebut yang terjadi, maka anda perlu mencurigainya.

Jika Anda tidak yakin tentang bagaimana menghitung investasi yang wajar, ajak atau jika memang perlu sewalah kenalan yang Anda percayai dimana orang tersebut mengerti tentang investasi.

Pastikan bahwa orang/perusahaan yang melakukan penawaran investasi tersebut telah memiliki izin sesuai peruntukkannya dari salah satu lembaga yang berwenang seperti: Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, ataupun Bappebti (Kementerian Perdagangan RI), dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Contohnya

  • Jika akan menawarkan produk Efek (surat berharga) atau produk perbankan, maka perusahaan tersebut harus memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan  (OJK). Begitu juga dengan produk yang ditawarkannya, wajib tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Jika akan menawarkan produk komoditi berjangka (seperti forex), maka perusahaan tersebut dan produknya harus memiliki izin usaha dan tercatat di Bappebti (Kementerian Perdagangan RI),
  • Jika akan menawarkan produk koperasi, maka perusahaan tersebut harus memiliki izin usaha dan tercatat di Kementerian Koperasi dan UKM.
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) bukanlah izin untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

Jangan terburu-buru, artinya lakukan investasi dengan perlahan tapi pasti. Jangan ‘mentang-mentang’ tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan, Anda lantas terburu-buru memberikan uang Anda tanpa berpikir panjang dan berharap akan mendapat keuntungan berkali lipat dari uang yang Anda setorkan tersebut. Salah-salah, uang tersebut ternyata raib dan ekspektasi tinggi tersebut, bisa berbahaya bagi diri Anda sendiri.

Jika memang terjadi hal yang janggal dan Anda memiliki bukti yang kuat tentang apa yang Anda alami atau saksikan sendiri, segera laporkan kepada Polisi ataupun Sekeretariat Satgas Waspada Investasi apabila mengetahui ada tawaran penghimpunan dana dan pengelolaan investasi yang ilegal atau mencurigakan. Jangan mengandalkan kedekatan Anda dengan perusahaan/personal yang menawarkan investasi. Business is business, right?

Lakukan investasi yang Anda inginkan jika semuanya telah Anda siapkan dari mulai kemungkinan mendapat keuntungan hingga resiko yang mungkin Anda alami. Good luck 😉

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *