Sukses Dapat Kerja Lewat Twesume (Twitter Resume)

Bekerja pada perusahaan orang lain dan membuka usaha sendiri merupakan dua cara paling populer yang bisa dilakukan setiap manusia dalam menjalani kehidupannya. Keduanya jika dijalani dengan sungguh-sunggu tentu saja akan menghasilkan rezeki bagi setiap pelakunya. Bersungguh-sungguh ketika membuka usaha tentu akan mendatangkan keuntungan sendiri baik itu omzet yang tinggi hingga bisa buka cabang dimana-mana. Tentu saja hal tersebut telah menjadi mimpi semua orang, terutama bagi yang benar-benar terjun di dunia usaha.

Tidak berbeda dengan Anda yang memutuskan untuk bekerja pada perusahaan yang didirikan oleh orang lain. Jika Anda bersungguh-sungguh dari awal pencarian hingga menjalani pekerjaan tersebut, tentu saja Anda akan mendapat apa yang Anda inginkan dalam pekerjaan tersebut. Namun seperti yang kita ketahui, bahwa mendapat pekerjaan tidaklah semudah yang dibayangkan. Karena banyaknya saingan diluar sana yang sama-sama mencari pekerjaan dengan rasio antara pencari kerja dan pekerja itu sendiri yang memang sangat jauh, hingga akhirnya menciptakan persaingan ketat tersebut.

Nah, bagaimana kiranya agar Anda bisa lebih sedikit unggul dalam persaingan tersebut? Coba periksa apakah lamaran/CV yang dikirim telah dibuat semenarik mungkin? Saat ini, apalagi diluar negeri telah tren dengan yang namanya ‘twesume’ dimana perusahaan mempertimbangkan calon karyawannya melalui resume yang ditampilkan melalui twitter. Tidak jarang juga perusahaan di Indonesia telah memulai perubahan tersebut. So, tak ada salahnya Anda juga mulai membuat twesume itu, terutama jika Anda saat ini tengah mencari pekerjaan.

Seorang pakar online servis bagi para pencari kerja Gertitt Hall dari New Jersey mengatakan bahwa ide dari twesume ini merupakan ide yang brilian. Karena menurutnya, dalam lamaran dan CV, pelamar kadang terlalu panjang menggambarkan tentang dirinya dan membuat pembaca lamaran dalam hal ini HRD malas membaca dan akhirnya kesempatan pelamar tersebut bisa saja hilang karena terlalu banyak lamaran dan CV lain yang harus segera dibaca.

Dengan menggunakan twesume, diharapkan pelamar dapat secerdas mungkin menjelaskan tentang dirinya melalui twitter yang memang dibatasi dalam 140 karakter. Benar-benar jelas, singkat dan padat. Sebelum akhirnya memutuskan untuk membaca resume yang lebih lengkap untuk mengetahui info selanjutnya mengenai pelamar tersebut dan juga sebelum akhirnya menerima pelamar tersebut menjadi karyawan.

Memang, twesume menambah pekerjaan bagi staf penerimaan karyawan dan juga merupakan saluran yang kurang resmi untuk dijadikan sarana perekrutan karyawan. Karena memang biasanya digunakan sebagai sarana untuk ber-media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi, tidak ada salahnya juga untuk menggunakan suatu fasilitas hingga benar-benar bermanfaat bagi banyak orang. Lantas, bagaimana sebenarnya cara membuat twesume yang baik? berikut ulasannya :

Berikut ini adalah beberapa komposisi yang sebaiknya tercantum dalam twesume Anda:

  • Jabatan yang sedang anda cari
  • Penjelasan singkat dari peran Anda saat ini dan keterampilan yang dimiliki
  • Beberapa hashtags yang akan membantu tweet Anda muncul di hasil pencarian perekrut
  • Sebuah link ke profil LinkedIn Anda

Untuk lebih jelasnya, berikut ada beberapa contoh twesume yang bisa Anda jadikan referensi :

Anda bisa menyimpan tweet tersebut di twit favorit Anda agar pencari karyawan dapat dengan gampang melihat tanpa harus scroll down mencari mana tweet yang berupa resume tersebut. Anda juga bisa memposting tweet tersebut terus menerus tiap harinya hingga Anda mendapat pekerjaan tersebut, misalnya. Selain di kotak tweet biasa seperti di atas, Anda juga bisa menaruh twesume Anda pada kotak bio agar tidak berpindah tempat dan lebih memudahkan pencari karyawan. Seperti yang dicontohkan berikut :

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *