Strategi Menangkap Peluang Usaha

Orang sering berkata bahwa kesuksesan bisa diraih ketika ada peluang. Sehingga setiap orang seperti mencoba untuk mencari dan mendapat peluang dalam hal apapun. Terutama dalam hal yang sedang dialami saat itu. Peluang seperti yang telah kita tahu sebenarnya ada dimana-mana. Namun menemukannya adalah hal yang tidak gampang. Karena terkadang, masalah yang sedang dihadapipun sebenarnya bisa dijadikan peluang, hanya saja apakah kita bisa memandang satu situasi sebagai masalah yang harus dihindari atau sebagai peluang untuk dikejar dan dimanfaatkan sebaik-baiknya?

Membuka usaha tentu saja membutuhkan sebuah peluang karena berusaha adalah sesuatu yang sangat beresiko dan penuh ketidakpastian namun dibalik itu ada potensi yang menjanjikan usaha tersebut untuk berhasil. Semuanya mungkin dan pasti akan terjadi, ada kalanya untung dan ada kalanya rugi. Untung rugi adalah hal yang biasa, artinya tidak ada jaminan bahwa setiap usaha bisa selalu mendatangkan keuntungan. Resiko senantiasa ada dimanapun. Ketika menghindari dari satu resiko, bisa jadi menemui jenis resiko lainnya yang juga harus dihadapi.Untuk dapat menangkap peluang usaha, Anda harus dapat menghindari penyebab utama kegagalan menangkap peluang usaha yang biasanya berupa hal-hal sebagai berikut :

  • Dalam berusaha, biasanya orang-orang yang baru saja terjun ke dalam dunia usahanya cenderung memiliki sifat bagai buih sabun atau dalam artian hanya semangat diawalnya saja, namun lama kelamaan berhenti karena menyerah.
  • Dalam berusaha hanya sekedar ikut-ikutan atau mengikuti tren yang ada disekitar atau sekedar ikut teman dekat.
  • Kurang berdedikasi atau tidak sepenuh hati atas bisnis yang telah dirintis.
  • Perencanaan dan pengelolaan keuangan yang buruk (terutama ketika tidak memisahkan antara keuangan perusahaan dengan keuangan pribadi)
  • Pengalaman manajemen yang minim da buruk, kurang disiplin dan tidak terencana dengan matang dan tidak bersistem
  • Memilih lokasi usaha awal yang sering asal-asalan sehingga menyebabkan tidak strategis
  • Pengendalian bisnis yang tidak konsisten juga kurang teliti
  • Manajemen piutang/penagihan yang buruk dan tidak tegas
  • Kurang diyakini bahwa bisnisnya dapat berhasil.

Untuk mendapat peluang usaha, tentu saja Anda harus mengetahui beberapa strategi dalam memilih jenis usaha. Berikut adalah strateginya :

  • Pilihlah jenis usaha yang paling Anda sukai, bisa saja Anda mulai bisnis Anda bermula dari hobi. Seperti pendiri bisnis jamu atau kosmetika Mustika Ratu yang mengawali keterampuilan sejak kecil sebagai puteri keraton.
  • Sebaiknya jangan memilih bisnis yang telah besar walaupun kemampuan keuangan Anda mungkin cukup memenuhi. Lebih baik usaha dari yang kecil dulu agar dapat belajar dari setiap proses dan persoalan bisnis yang terjadi, karena masalah pasti ada dan akan selalu datang. Belajarlah dulu bagaimana menangani masalah kecil sehingga apabila suatu saat muncul masalah besar Anda dapat mengatasinya juga.
  • Jangan memilih jenis usaha secara musiman. Lebih baik berwirausaha item lain yang bisa bertahan lama. Usaha musiman bukan hanya tidak akan dapat berkembang, melainkan menghadapi masalah modal atau ketersediaan dana yang siap dicairkan, lebih baik ‘alon alon asal kelakon’ daripada ‘kelakon alon lon’
  • Coba bisnis waralaba. Bagi calon wirausahawan yang memiliki modal dapat memilih usaha waralaba terutama pilih waralaba yang terbukti sukses dalam jangka panjang dan bahkan terhadap krisis moneter. Jenis usaha ini dapat dijadikan jalan pintas karena bagi Anda yang seorang pemula akan dengan lebih mudah mengatur manajemennya hingga kemudahan mempromosikan produk. Sehingga Anda hanya perlu menjalankan usaha itu sebaik-baiknya tanpa harus rumit memikirkan konsep dan lain sebagainya.

Selamat berusaha!

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *