Status Mahasiswa Baru, Bisakah Dapat Pinjaman Modal?

Mahasiswa baru tentu saja juga manusia. Sama seperti manusia-manusia lainnya, terutama manusia dewasa. Seharusnya tidak ada penghalang ketika mahasiswa baru juga ingin mencoba membuka usaha namun terhalang modal dan bermaksud mengajukan pinjaman modal. Namun, seperti yang mitos sebarkan selama ini dimana orang yang sudah ‘settled’ pun tidak semua bisa tembus dan mendapat pinjaman seperti yang diimpikan. Mengapa? Karena memang pinjaman bank tidak semudah itu untuk didapatkan. Seperti yang kita tahu, peminjam harus sesuai kriteria bank sebelum mendapat pinjaman.

Dan kriteria tersebut tentu saja yang menjadi penghalang seseorang dalam mengajukan kredit dan mengembangkan idenya. Sayang memang, tapi seperti itulah keadaan yang ada saat ini, bahkan di masa lalu. Lantas, apakah tidak mungkin jadinya? Jika Anda adalah orang yang menganggap bahwa tidak ada yang tidak mungkin, maka seorang mahasiswa baru tentu bisa saja mendapat pinjaman modal, perhatikan beberapa cara berikut :

Kampus

Jika Anda beruntung, dan Anda memang sudah mengetahui sebuah informasi mengenai kampus yang telah Anda usahakan untuk dapat berkuliah disana, Anda tentu dapat menggunakan dana pinjaman yang disediakan kampus Anda. Apalagi jika Anda mengambil jurusan ekonomi, jurusan lainpun banyak yang menyediakan berbagai pinjaman yang dapat digunakan untuk kepentingan mahasiswa baik kelompok maupun perorangan.

Syaratnya tentu saja ide Anda harus original dan pastinya menarik. Karena sudah pasti Anda akan bersaing dengan puluhan atau bahkan ratusan mahasiswa lainnya yang juga ingin dimodali bisnisnya. Carilah informasi mengenai hal tersebut sebanyak yang Anda bisa dan buat proposal usaha semenarik dan seindah mungkin agar proposal Anda menjadi proposal yang terpilih untuk dimodali kampus.

Perluas Koneksi

Jika Anda memenangkan projek kampus seperti yang dikatakan pada poin diatas, syukurlah. Namun tidak ada salahnya melanjutkan perjuangan pada langkah selanjutnya dimana Anda bisa memperluas koneksi Anda. Hal ini berlaku juga bagi Anda yang proposalnya ditolak oleh kampus Anda. Jangan menyerah. Masih banyak cara lain dan masih banyak waktu untuk terus dipergunakan sebaik-baiknya.

Tidak usah diragukan lagi untuk apa kegunaan memiliki banyak koneksi. Setelah koneksi terkumpul, jangan berhenti dan jangan disia-siakan. Gunakan koneksi-koneksi yang Anda miliki untuk memperlancar ide Anda dan pastikan koneksi Anda bisa mempercayai Anda dalam hal bisnis dan dalam hal kebaikan-kebaikan lainnya.

Cari Lembaga Peminjam Modal

Selain bank, tentu saja tersedia banyak jaringan berupa lembaga non-formal yang meminjamkan sejumlah uang pada mahasiswa sebagai dana talangan yang biasanya dibayar perbulan atau berdasarkan perjanjian yang menjadi pemberi pinjaman. Biasanya, pinjaman untuk mahasiswa ini lebih mudah dan tanpa agunan. Maka dari itu, pinjamannya pun tidak bisa sebesar pinjaman modal yang diberikan bank seperti KTA, Pinjaman UKM, dll. Intinya adalah pinjaman tersebut memang ditujukan agar sesuai dengan ‘porsi mahasiswa’ karena pihak pemberi pinjamanpun tidak mau menanggung resiko terlalu besar apabila memberi pinjaman terlalu besar pada tiap mahasiswa. Pilih saja lembaga terbaik bagi Anda dan jangan terburu-buru karena ditakutkan hanya akan membuat salah langkah seperti misalnya tertipu, dll.

Orang Tua / Keluarga

Langkah terakhir, tentu saja adalah mencoba mencari pinjaman dari keluarga sendiri. Baik itu orang tua maupun keluarga lainnya. Jika Anda beruntung, pinjaman macam ini tentu saja menguntungkan bagi Anda. Karena biasanya tanpa bunga dan agunan. Hanya berbasis kepercayaan saja karena memang sanak keluarga. Tapi jangan salah, Anda harus tetap meresmikan pinjaman tersebut diatas kertas agar jika terjadi sesuatu, semuanya tertulis diatas kertas dan hal tersebut biasanya membantu menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah lain seperti perselisihan antar saudara.

Setelah cara tersebut di atas, Anda juga tetap harus memikirkan bagaimana caranya Anda tidak melupakan kepentingan belajar yang tetap menjadi nomor 1. Gunakan hal-hal tersebut di atas khusus di waktu luang tanpa harus mengganggu waktu belajar. Hal tersebut tentu saja juga sebagai latihan Anda mengatur keuangan sekaligus waktu yang tidak akan Anda dapat di bangku sekolah manapun.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *