Rencana Persiapan Memasuki Pensiun

Semua orang pasti akan berhenti bekerja suatu hari nanti, baik berhenti karena sudah masuk pada usia pensiun maupun disebabkan oleh hal yang lain. Agar pensiun lebih berdampak positif sebaiknya ada masa persiapan pensiun yang benar-benar diisi dengan kegiatan-kegiatan untuk mempersiapkan diri.

Keputusan untuk berhenti bekerja dan resiko kehilangan pengasilan tetap setiap bulannya merupakan suatu ketakutan bagi sebagian besar orang, karena bnayk orang takut tidak bisa mempertahankan gaya hidupnya yang sekarang.

Sebaliknya memasuki masa pensiun bagi sebagian orang merupakan masa yang dinantikan karena banyak orang yang dahulu tidak pernah bisa melakukan hal yang diinginkannya dulu dapat melakukannya sekarang di saat sudah tidak terganggu dengan sibuknya pekerjaan. Untuk itu perlu juga dicari pengganti penghasilan yang biasa diterima semasa kerja dulu untuk dapat hidup nyaman di masa pensiun. Oleh karena itu di bawah ini akan dibahas beberapa persiapan untuk memasuki masa pensiun.

Hal penting yang kita butuhkan untuk merencanakan  masa pensiun adalah:

1. Menetapkan tujuan pensiun dan waktunya (pada saat usia berapa)
Setelah ditetapkan tujuan pensiun yang telah disesuaikan dengan realita yang bisa dicapai, sehingga mudah diwujudkan. Pentingnya penetapan tujuan ini untuk memperhitungkan usia di mana anda dapat pensiun dan besar simpanan anda untuk membantu tercapainya hal ini, karena hal ini berpengaruh terhadap berapa lama anda dapat menabung.

2. Menghitung biaya hidup yang akan dibutuhkan pada masa pensiun.
Biaya hidup pada masa pensiun pada umumnya menurun, hal ini disebabkan karena adanya pengurangan pengeluaran yang berhubungan dengan pekerjaan, seperti transportasi dsb. Jadi biaya hidup yang dibuat disesuaikan dengan tujuan awal pensiun.
Biaya hidup dapat dihitung sebagai berikut:
Setelah perkiraan besarnya pengeluaran biaya hidup sehari-hari saat ini dilihat dari neraca penghasilan dan pengeluaran, maka setelah pensiun pengeluaran akan berkurang, jadi untuk menghitung biaya pengeluaran dengan cara  min 80% dari jumlah biaya pengeluaran saat ini, karena pengeluaran di masa pensiun sudah dikurangi dengan biaya-biaya lain jadi hanya 80%.

3. Menghitung pendapatan yang akan disisihkan untuk pensiun.
Besar pendapatan yang disisihkan tergantung pada poin 1 dan 2. Disisihkan berdasarkan jumlah kemampuan untuk menabung dengan lamanya tabungan yang bisa dicapai sebelum usia pensiun., misalnya  pensiun 30 tahun lagi, berarti lama menabung 30 tahun dengan jumlah tabungan sesuai dengan biaya hidup yang hendak dicapai.
Perlunya komitmen dan disiplin dalam melaksanakan hal ini. Biasanya hal ini harus dievaluasi  setiap tiga atau lima tahun tergantung apabila ada perubahan dalam rencana Anda maupun adanya inflansi.

4. Mengakumulasi semua aset investasi/ kekayaan selama masa bekerja dan dihitung apakah sudah cukup untuk menutup adanya resiko kehilangan, inflansi, dll.
Seiring dengan adanya banyak perubahan dalam perekonomian, maka aset kekayaan maupun ivestasi dapat diperhitungkan dengan cermat untuk mengantisipasi adanya inflasi maupun kerugian apabila bermain saham, reksa dana, dll, dalam hal ini apabila perlu dapat menghubungi jasa profesional untuk membantu.

5. Perlunya asuransi kesehatan dan jiwa.
Seiring dengan pertambahan usia yang semakin lanjut, maka perlu adanya persiapan untuk jasa perawatan kesehatan khususnya apabila Anda mengidap penyakit tertentu, hal ini agar dapat membantu mengatasi biaya pengobatan yang semakin mahal dari tahun ke tahun.

6. Perencanaan tempat tinggal pada masa pensiun.
Tempat tinggal adalah hal yang penting apabila Anda merencanakan masa pensiun yang damai dan tentram. Tempat tinggal dapat dipilih sesuai dengan tujuan awal Anda pensiun dan disesuaikan dengan biaya hidup yang sudah dihitung sebelumnya karena ada perbedaan yang besar antara hidup di kota besar dengan di kota kecil.

7. Merencanakan kegiatan yang akan dilakukan pada masa pensiun.
Pada masa pensiun terjadi  banyak perubahan, termasuk perubahan kedudukan, jabatan, peran, kegiatan, status dan harga diri. Hal ini perlu diantisipasi dengan perlunya kegiatan setelah masa pensiun seperti wiraswasta, berkebun, atau pun hal lain yang berguna. Kegiatan ini sangat membantu agar setelah pensiun Anda tidak merasa tidak berguna, menganggur, penghasilan berkurang dan sebagainya.
Perencanaan untuk memasuki masa pensiun adalah suatu proses yang panjang dan berkesinambungan dalam merencanakan hal ini perlu dipastikan  sumber pendapatan dan pendanaan di masa pensiun. Solusi untuk hal ini adalah perencanaan yang tepat dan menabung sedini mungkin untuk masa pensiun, serta perlunya investasi yang tepat demi kesejahteraan di masa tua Anda. Selamat menabung.  (Lois Juanita.P)

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *