Proyeksi Keuangan Sebelum Memulai Usaha

Sebelum memulai usaha baru, baiknya kita mengetahui anggaran keuangan kita. Perhitungan keuangan perlu dilakukan sejak dini agar modal yang ditanamkan ke dalam usaha dapat berkembang dan berjalan dengan sukses. Perencanaan usaha yang matang tentunya akan mengembangkan bisnis kita lebih baik.

Apa itu proyeksi keuangan? Proyeksi keuangan merupakan anggaran yang dirancang untuk penyelenggaraan sebuah usaha yang akan dijalankan. Proyeksi keuangan secara umum memberi gambaran mengenai sirkulasi keuangan sebuah perusahaan, prediksi pengeluaran, anggaran modal dan sebagainya. Segala sesuatu yang menyangkut pembiayaan penyelenggaraan sebuah usaha akan tertuang di dalam sebuah proyeksi keuangan

Bagi Anda yang ingin membuat keputusan dan menjalankan bisnis dengan baik, menuangkan semua angka dan kalkulasi dalam benak kita sangat diperlukan dengan menggunakan proyeksi keuangan. Proyeksi keuangan seperti ini akan dibutuhkan investor potensial untuk mengesahkan seberapa besar uang yang dibutuhkan untuk memulai dan seberapa banyak pemasukan yang ditargetkan dari investasi yang diberikan.

Dibawah ini adalah komponen-komponen yang diperlukan untuk menyusun proyeksi keuangan:
1. Proyeksi Arus Kas: perkiraan pendapatan dari penjualan, bunga simpanan dan lain-lain.
2. Biaya pendirian perusahaan: tempat, perijinan, perlengkapan kantor, promosi, dan lain-lain.
3. Proyeksi penjualan,
4. Proyeksi harga pokok penjualan
5. Proyeksi biaya-biaya lainnya.

Mulailah membuat proyeksi keuangan dengan model yang sederhana yang tersedia dalam bentuk generik. Proyeksi keuangan dapat diperoleh dari banyak sumber di dunia maya. Jika Anda merasa belum mampu belajarlah dari seseorang yang lebih berkompeten untuk mengolah angka pengeluaran dan pemasukan bisnis menjadi formula proyeksi, ringkasan arus kas dan laporan laba rugi. Akan lebih baik jika Anda lakukan sendiri, atau setidaknya terlibat langsung di dalam proyeksi keuangan tersebut.
Menciptakan proyeksi keuangan memungkinkan kita untuk meninjau kelebihan dan kelemahan dalam model bisnis yang Anda ajukan, dan memungkinkan Anda untuk memperbaiki bagian-bagian krusial yang bisa berperan positif bagi kemajuan bisnis di masa mendatang.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *