Perlukah Membeli Asuransi?

Setiap orang hidup tidak terlepas daripada risiko, dengan adanya resiko maka produk asuransi muncul untuk menjawab kebutuhan itu. Asuransi memang menjawab kebutuhan itu, akan tetapi seringkali terjadi seseorang yang membutuhkan asuransi tidak membelinya dan sebaliknya orang yang tidak membutuhkan asuransi membelinya berlebihan. Bagaimanakah anda mengetahui jika anda perlu atau tidak perlu asuransi? Banyak faktor yang dapat menjadi alasan anda perlu mengambil asuransi, salah satunya adalah jika anda memiliki keluarga muda di mana jika keluarga itu kehilangan anda tidak dapat bertahan, atau faktor seperti keadaan keuangan yang akan menjadi beban bagi orang-orang yang ditinggalkan seperti hutang kartu kredit, cicilan, KPR atau berbagai pinjaman yang tetap harus dibayar walaupun anda sudah tidak ada lagi. Pastinya anda mungkin tidak memerlukan asuransi jika warisan anda sangat besar sehingga dapat menutup seluruh tanggung jawab tersebut.

Membeli asuransi haruslah diperhitungkan dan dipertimbangkan dengan hati-hati, karena asuransi itu sangat berhubungan dengan kehidupan yang anda tinggalkan. Anda tidak ingin membeli asuransi dan kemudian ternyata nilai yang diperoleh tidak mencukupi untuk menutupi biaya hidup keluarga yang ditinggalkan, tidak mencukup untuk menutupi biaya tanggung jawab seperti yang sudah disebutkan di atas. Seorang agen asuransi mungkin akan dengan mudahnya mengaduk-ngaduk perasaan anda, mengarahkan anda untuk membeli asuransi dan anda mempercayakan sepenuhnya tanpa mengetahui asuransi yang anda beli, hal itu merupakan kesalahan yang sangat besar karena mungkin saja anda membeli sesuatu yang bukan kebutuhan anda, atau anda membeli lebih dari yang dibutuhkan.

asuransiJenis-jenis asuransi saat ini cukup beragam, tapi kita dapat membagi asuransi-asuransi ini menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsinya, yaitu:

  1. Asuransi Jiwa – berguna untuk memberikan kompensasi kepada pemegang polis asuransi jika terjadi risiko meninggal pada pihak yang tertanggung
  2. Asuransi penyakit kritis – berguna untuk memberikan kompensasi jika terjadi penyakit berat seperti kanker, serangan jantung, dan penyakit kritis lainnya.
  3. Asuransi kesehatan – berguna untuk memberikan kompensasi kepada pemegang polis asuransi jika terjadi risiko sakit yang dirawat di rumah sakit sesuai dengan kriteria penyakit yang terlampir pada polis
  4. Asuransi pendidikan – berguna untuk memberikan kompensasi biaya pendidikan bagi anak jika terjadi risiko kepada orang tua
  5. jaminan hari tua – berguna untuk memberikan penggantian pemasukan ketika masa pensiun tidak dapat bekerja lagi.

Untuk mengetahui kebutuhan asuransi kita, maka kita dapat mengajukan pertanyaan kepada masing-masing pribadi, berikut adalah daftar pertanyaan yang mungkin akan dapat membantu dalam menentukan asuransi apa yang dibutuhkan:

  1. Jika kita meninggal besok, apakah istri, anak, atau keluarga perlu bekerja untuk menutupi biaya hidup?
  2. Jika kita tiba-tiba terkena penyakit kritis, apakah kita memiliki dana untuk biaya berobat, ataukah kita perlu mengambil dari tabungan, menjual rumah, atau menjual asset lain? (berdasar survey pengobatan akan memakan waktu 1-5 tahun dan itu antara sembuh atau tidak sembuh).
  3. Apakah pekerjaan kita beresiko? Banyak melalui jalan raya di mana kendaraan berlalu lalang?
  4. Berapa biaya perawatan yang biasa kita keluarkan jika terjadi rawat di rumah sakit?
  5. Apakah anak-anak sudah mandiri?

Setelah menjawab pertanyaan itu, maka berikutnya tugas anda untuk mendengarkan keterangan dari agen asuransi, dengarkanlah dari berbagai sumber mengenai produk yang diterangkan sehingga anda dapat pasti memutuskan produk yang anda butuhkan dan juga agar tidak ada kesalahpahaman yang menyebabkan perlindungan tidak dibayarkan. Selamat membeli asuransi sesuai yang anda butuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *