Para Single, Berikut Tips Mengatur Keuangan Anda

Mengelola keuangan baik penghasilan aktif maupun penghasilan pasif sangatlah penting. Apalagi jika Anda sudah berkeluarga. Namun, tidak menutup kemungkinan juga pengelolaan keuangan akan menjadi sangat penting jika bisa dilakukan ketika Anda masih single. Dengan berbagai maksud. Seperti maksud agar nanti Anda terbiasa jika sudah tidak single lagi.Mengapa mengelola keuangan menjadi penting? Terutama bagi anda yang memiliki pendapatan pas-pasan. Membuat pembukuan bisa dilakukan oleh siapa saja, tidak memandang status sosial atau gaji bulanan. Salah satu tujuan mengelola keuangan adalah agar pengeluaran tidak lebih besar daripada pemasukan. Jika sampai pengeluaran lebih besar, anda mungkin harus meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan dan akhirnya terlilit utang piutang di sana-sini. Berikut adalah beberapa cara mengelola keuangan pribadi:

Buat rencana keuangan. Berapa pemasukan yang Ada dapatkan sebulan? Apa saja yang hrus dibayarkan secara rutin tiap bulannya? Apa kebutuhan primer yang Anda harus beli dan berapa yang bisa ditabung?Perencanaan keuangan dibutuhkan oleh siapa saja karena dengan merencanakan pengeluaran kita, kita dapat mengetahui kemana saja aliran uang kita, untuk sapa saja dan berapa besar. rencana keuangan dibuat bukan hanya untuk sekedar menjadi rencana tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk nyata.

Mulai menabung dari sekarang.Biasakan diri untuk menabung karena ini akan berguna jika suatu saat anda menghadapi masalah keuangan. Anda bisa menggunakan layanan dari Bank untuk mendebit otomatis sebagian gaji anda. Jika masih bisa meminjam atau menyewa, hindarilah membeli.Jika anda menginginkan sebuah barang yang hanya akan dipakai sekali atau 2 kali saja, sebaiknya hindari membeli. Anda bisa menyewa atau meminjam karena jauh lebih murah. Ini adalah salah satu hal terpenting dalam mengelola keuangan. Semakin banyak uang yang bisa anda hemat, semakin baik. Jika ingin mencicil barang, pilih angsuran yang DP nya besar. Pada akhirnya yang anda harus melihat jumlah total yang harus anda bayarkan. Misalnya anda memilih barang yang DP nya kecil, kemudian bunganya tinggi. Anda bisa membayar hingga 2 kali lipat harga barang tersebut. Oleh sebab itu berusahalah melunasi cicilah secepat yang anda bisa.

Perhitungkan Kebutuhan Dana Darurat.Dana darurat sangat perlu dipersiapkan, apalagi untuk para single. Para single sangat suka dengan hal-hal baru termasuk olahraga yang memacu adrenalin, mencoba karir baru, mencoba sesuatu yang sifatnya lebih agresif. Oleh sebab itu peluang terkena masalah menjadi lebih besar. Dana darurat akan membantu Kita untuk mendanai hal-hal yang sifatnya genting. Misalnya :Penuhi dana untuk asuransi kesehatan atau asuransi jiwa.Asuransi kesehatan sangat penting bagi seorang single, walaupun telah di cover oleh perusahaan. Misal seseorang bekerja di perusahaan PT. ABC dan diberi fasilitas asuransi kesehatan. Jika orang tersebut keluar dari PT. ABC bisa jadi orang tersebut kehilangan fasilitas asuransi kesehatan dari PT. ABC. Asuransi Jiwa penting jika seseorang telah memiliki tanggungan. Jika belum memiliki tanggungan dana untuk asuransi jiwa dapat dialihkan untuk tujuan-tujuan keuangan yang lebih utama, misal kebutuhan untuk rumah.

Mulai Berinvestasi untuk Perencanaan Dana Hari Tua.Berinvestasi untuk kebutuhan dana hari tua ada baiknya dipersiapkan sejak dini. Mengapa? Semakin panjang waktu yang ada untuk berinvestasi, maka kegiatan investasi untuk dana hari tua menjadi semakin ringan.Mudahnya seperti ini misal seseorang memerlukan dana pensiunnya ketika orang tersebut berumur 55 tahun. Dana pensiun yang dibutuhkan adalah Rp 500.000.000. Katakan saja orang tersebut berinvestasi di reksadana X dengan imbal hasil 10% setahun. Mana yang lebih ringan? Mulai berinvestasi sejak umur 25 tahun dengan investasi sebesar 250.000 per bulan atau berinvestasi pada umur 45 dengam investasi sebesar 2.600.000 per bulan.

Jangan Berasumsi Menikah adalah Solusi Keuangan.Kata orang Banyak Jalan Menuju Roma, begitupula ada banyak jalan menuju kaya. Salah satunya adalah menikah dengan anak orang kaya. Beberapa orang berpikir bahwa berinvestasi pada pasangan yang kaya adalah salah satu strategi untuk kebebasan keuangan. Apakah betul? Jangan langsung berpikiran untuk berinvestasi pada pasangan yang kaya, karena di Indonesia mengenal istilah perjanjian pranikah. Dalam perjanjian pranikah tersebut seringkali tertulis pasal-pasal yang mengatur masalah pisah harta.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *