Menilik Kerja Perencana Keuangan Independen

Kala anda mengulik artikel-artikel di website ini anda tentu akan menemukan istilah perencana keuangan atau financial planner. Artikel-artikel yang sudah ada kebanyakan menyebutkan alasan anda membutuhkan jasa seorang perencana keuangan, hingga tips bagaimana memilih perencana keuangan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan finansial anda.

Kali ini kami akan membagikan informasi tentang perencana keuangan independen. Informasi ini secara khusus akan membahas tentang bagaimana mereka bekerja, poin-poin apa yang perlu anda pertimbangkan, dan sebagainya. Perencana keuangan independen perlu anda ketahui karena bisa jadi kelak atau sekarang anda membutuhkan jasanya, atau bahkan hal ini bisa menjadi lahan baru bagi anda yang memiliki kualifikasi yang cukup.

Tanpa berbanyak kata lagi, mari kita telusuri uraian berikut.

:: Apa Arti Penting Independen?

Perencana keuangan akan memberikan rekomendasi finansial kepada klien. | via www.domestiquecap.com

Mengapa tidak perencana keuangan saja? Mengapa harus ditambahi kata independen? Sebenarnya kata independen ini adalah kunci untuk memahami. Kalau ada yang independen, berarti ada yang dependen. Jadi memang demikian, perencana keuangan yang independen biasanya memang tidak terikat dalam sebuah perusahaan keuangan. Apa masalah yang diatasi dengan hal tersebut? Biasanya memang ditemukan pola bahwa perencana keuangan dependen turut menjualkan produk yang ditawarkan oleh perusahaan keuangan—tentu saja mendapat komisi. Nah, perencana keuangan independen dianggap akan menjadi lebih objektif karena ketiadaan keterikatan dengan perusahaan keuangan. Mereka diharapkan akan bekerja lebih optimal demi kepuasan dan pemenuhan kebutuhan dari klien. Perencana keuangan independen juga akan lebih bebas memberi rekomendasi bagi klien untuk membeli produk keuangan yang bagaimana dan seperti apa, tentu saja dengan objektif dan tidak ada titipan kepentingan.

:: Apa yang Dilakukan Perencana Keuangan Indenden?

Untuk membuat rencana keuangan yang matang, perencana keuangan perlu tahu seluk beluk kekayaan anda. | via insuranceidea.org

Sebenarnya yang dilakukan perencana keuangan independen ini punya prinsip yang sama dengan perencana keuangan dependen. Mereka punya tujuan untuk memuaskan dan memperbaiki kondisi finansial dari klien, hanya saja perencana keuangan yang dependen tadi lebih punya risiko diintervensi oleh perusahaan yang menaungi mereka. Perencana keuangan mendampingi klien mulai dari turut menentukan tujuan keuangan hingga mengawasi pelaksanaan rencana keuangan yang sudah mereka susun. Demikian rinciannya:

  • Menetapkan tujuan keuangan dan menentukan prioritas. Seperti yang kita tahu, awalilah segala bentuk aktivitas finansial kita dengan tujuan. Perencana keuangan akan membantu klien untuk menetapkan tujuan dengan tepat, fokus, spesifik, serta realistis.
  • Mengumpulkan informasi yang relevan. Layaknya dokter, seorang perencana keuangan harus tahu isi tubuh anda. Segala macam aset, investasi, saldo tabungan, hingga utang adalah informasi penting yang akan menghasilkan rekomendasi yang penting dan berguna bagi anda.
  • Analisis informasi yang ada. Informasi yang tadi dikumpulkan kemudian akan dianalisis untuk dimunculkan rekomendasinya. Di sinilah keahlian sebagai perencana keuangan mulai ditunjukkan. Mereka harus memahami rumus dan formula penghitungan yang tepat untuk menghasilkan rekomendasi yang optimal, termasuk mempertimbangkan informasi-informasi lain yang tidak bisa dihitung dengan angka.
  • Menyajikan rekomendasi perencanaan keuangan. Bisa dikatakan ini adalah langkah besar yang telah diraih oleh perencana keuangan. Mereka harus mengeluarkan rekomendasi yang dibutuhkan klien. Untuk itu mereka juga perlu membekali diri dengan kemampuan presentasi dan komunikasi yang efektif supaya pesan dapat tersampaikan.
  • Implementasi rekomendasi perencanaan keuangan. Setelah rekomendasi itu muncul, maka pastikan anda turut menjalankan rekomendasi tersebut. Bila perlu anda bisa mendampingi klien hingga produk keuangan dan investasi yang muncul dalam rekomendasi bisa langsung terbeli.
  • Mengawasi perencanaan keuangan. Tak cukup pada implementasi, secara berkala anda perlu juga melakukan pengawasan atas implementasi tersebut. Seringkali perubahan ekonomi bisa berlangsung begitu cepat, misalnya minggu lalu dolar masih bertengger, minggu ini lalu merosot. Barangkali ada strategi-strategi yang perlu dirombak supaya tujuan bisa tetap tercapai. Dengan catatan, dua proses terakhir ini biasanya hanya diberikan melalui paket layanan yang full karena memang membutuhkan waktu dan tenaga yang tak sedikit.

:: Perencana Keuangan Independen: Peluang Karir

Selain ahli dalam finansial, perencana keuangan juga harus membuktikan pengetahuan itu pada dirinya sendiri. | via kohe-aims.blogspot.com

Setelah anda mengetahui hal-hal mendasar yang perlu dilakukan oleh seorang perencana keuangan independen, tidak ada salahnya untuk melihat hal tersebut sebagai peluang bisnis dan karir anda. Seperti yang sudah sedikit disinggung tadi, salah satu tugas perencana keuangan independen adalah memberikan masukan kepada klien soal produk keuangan dan investasi yang sesuai dengan kebutuhan klien. Kebutuhan itu tentu saja didapat dari berbagai macam analisis kekayaan dan aset yang dimiliki oleh klien. Oleh sebab itu pengetahuan soal keuangan harus sudah mutlak dimiliki oleh seorang yang akan melabeli diri sebagai perencana keuangan independen.

Namun pengetahuan saja tak cukup, ada hal lain yang perlu untuk anda raih.

  • Pertama, tentu saja, kredibilitas di mata calon klien. Anda sangat membutuhkan klien karena merekalah yang membuat profesi ini menjadi eksis. Calon klien harus melihat anda seorang perencana keuangan yang kredibel dan mampu mereka percayai untuk urusan keuangan mereka. Salah satu caranya adalah memiliki sertifikasi dari asosiasi profesi.
  • Kedua, perencana keuangan independen haruslah punya keahlian tanpa harus jadi pakar. Maksudnya, perencana keuangan haruslah menguasai urusan finansial, tetapi mereka bukanlah pakar yang bicara di seminar. Perencana keuangan independen lebih tepat disebut sahabat atau kawan diskusi yang bisa memberi masukan tanpa terkesan menggurui.
  • Ketiga, perencana keuangan independen haruslah menjadikan dirinya sendiri sebagai contoh. Logikanya begini, kalau mereka tahu soal finansial, tentu saja mereka bisa membenahi urusan finansial mereka sendiri, bukan? Maka akan jadi aneh kalau ada yang menyebut diri sebagai perencana keuangan tetapi selalu gagal dalam investasi, selalu meleset dalam menghitung peluang dan risiko, dan sebagainya.

Nah, itulah tadi paparan mengenai perencana keuangan independen. Kebutuhan masyarakat kelas menengah, terutama menengah ke atas, akan perencana keuangan adalah sebuah keniscayaan. Dari tahun ke tahun juga dipastikan akan meningkat seiring bertambah besarnya jumlah masyarakat yang bergerak ke kelas menengah ke atas. Menjadikan hal ini sebagai kebutuhan ataukah peluang bisnis anda adalah awal yang baik untuk turut membangun perekonomian kita.

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *