Menghindari Penipuan dalam MLM

Tags:

Ketika mendengar kata MLM barangkali yang muncul di benak masyarakat kita secara umum adalah soal money game, soal bagaimana mendapatkan uang dari mengumpulkan orang di bawah jaringan yang kita buat. Bahkan seringkali juga kata ini dilekatkan dengan ?nvestasi?yang kemudian turut dianggap bisnis penipuan saja. Padahal, sesuai dengan namanya (Multi-Level Marketing) kata ini diartikan sebagai konsep pemasaran produk yang dilakukan secara berjenjang.

Baca: Mengenal Multi-Level Marketing

Tidak jarang pula yang kemudian mengaitkan cara kerja MLM ini dengan aturan agama. Beberapa kalangan menyebutkan bahwa bisnis MLM ini termasuk haram, karena berbagai aturan dan sistem yang dianggap tak sesuai dengan ajaran agama. Namun bukan itu yang menjadi fokus pada tulisan ini. Kita anggap saja pada dasarnya, bisnis MLM ini baik dan dapat menguntungkan apabila kita bekerja keras, seperti halnya metode bisnis yang lain. Maka, kami akan membagikan beberapa rambu-rambu yang dapat anda gunakan untuk mengenali apakah bisnis MLM yang sedang/akan anda jalani ini termasuk bisnis yang sehat atau tidak.

:: Pastikan Perusahaan MLM Tersebut Menawarkan Produk

Hal ini sudah jelas dan harus menjadi yang utama. Karena ini adalah model pemasaran, lantas apa yang dipasarkan? Tentu saja yang dipasarkan adalah produk. Produk itu bisa bermacam-macam mulai dari buku, obat, komputer, dan sebagainya. Kalau sampai perusahaan itu tidak menjual produk, artinya dia hanya bermain money game saja. Anda akan diminta untuk merekrut sejumlah orang untuk menjadi member (downline, investor, dsb.) anda. Model seperti inilah yang kemudian memunculkan citra negatif soal MLM di mata masyarakat. Sebisa mungkin hindari perusahaan MLM yang tidak menjual produk semacam ini.

Cara lain untuk mengamati soal ini adalah melihat dengan cara sebaliknya. Kalau anda pernah mengetahui seseorang dekat anda menggunakan produk MLM tapi mereka tidak menjadi member/tidak ikut berbisnis melalui MLM, bisa dikatakan bahwa sistem perusahaan dan produk yang dijualnya bisa dikatakan bagus. Artinya mereka betul-betul berorientasi pada pemasaran produknya, bukan pada perekrutan orang.

Sekadar tips saja, selain memastikan bahwa perusahaan MLM itu menjual produk, anda juga perlu tahu dengan mata kepala sendiri soal kualitas produk yang anda jual lewat sistem pemasaran ini. Bisa dikatakan bahwa yang anda jual adalah ?iri?anda sendiri. Artinya, ketika produk yang anda jual itu ternyata bermasalah (baik dari persoalan hak cipta, aturan kesehatan, dan sebagainya) anda sendiri juga bersalah di mata hukum karena berperan dalam pemasaran produk yang bermasalah di masyarakat.

:: Periksa Soal SIUPL

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2008 Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL) adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan dengan sistem penjualan langsung. Surat izin tersebut berbeda dengan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan).

SIUPL ini harus dimiliki oleh setiap perusahaan MLM, itu adalah langkah kedua yang perlu anda lihat untuk menilai suatu perusahaan atau produk dari MLM. Kemudian yang lebih penting lagi adalah SIUPL tersebut menempel pada suatu produk saja. Katakanlah sebuah perusahaan MLM menawarkan berbagai macam produk; produk A, B, dan C. Lalu mereka sudah mengurus SIUPL untuk produk A saja, tetapi turut juga memasarkan produk B dan C yang belum memiliki SIUPL. Tindakan ini ilegal dan melawan hukum, karena seharusnya produk B dan C harus memiliki SIUPL terlebih dahulu baru bisa dipasarkan oleh perusahaan MLM.

:: Sistem Adil Bagi Setiap Member

Bila dilihat dari sistem perekrutan yang ada, pasti banyak orang akan berpikir bahwa sistem bisnis ini hanya akan menguntungkan member yang lebih dahulu bergabung, berada di posisi atas, dan punya downline yang banyak. Istilahnya, anda hanya akan tinggal duduk manis tapi anda akan mendapat uang yang banyak dari hasil kerja keras downline anda. Sampai ada MLM yang seperti ini, bisa dikatakan MLM tersebut punya sistem yang tidak adil, tidak sehat.

Bisnis MLM yang sehat akan mendatangkan kesuksesan bagi setiap member, entah baru atau lama, asal mereka bisa bekerja keras. Jadi idealnya, ketika anda bergabung duluan dan punya banyak downline, anda tetap harus bekerja keras untuk mendatangkan kesuksesan. Kalau anda hanya duduk manis saja dan melihat bagaimana para downline anda bekerja keras, ya anda hanya akan melihat bagaimana mereka meraih sukses dan anda hanya begitu-begitu saja. Nah, ini baru sistem yang adil dalam bisnis MLM, siapa yang bekerja keras, dia yang akan menuai sukses lebih banyak.

Nah, dari beberapa poin yang sudah anda simak itu, anda akan sedikitnya dapat meraba untuk kemudian menyimpulkan apakah perusahaan MLM yang anda tuju itu baik atau tidak. Ketika semua poin tersebut sudah anda amati dan bernilai positif, maka kecil kemungkinan perusahaan MLM tersebut menjalankan suatu bentuk penipuan.

Artikel Terkait