Mengelola Keuangan yang Sehat

Sehat itu tidak hanya bagus untuk tubuh. Jika keuangan kita pun sehat, maka semuanya dijamin lancar.Sehari-hari mungkin anda membuat pilihan tentang bagaimana, di mana dan kapan Anda akan menghabiskan uang Anda. Pilihan ini dapat memiliki mempengaruhi besar padakehidupan finansialAnda. Apakah anda menghabiskan banyak uang dengan kartu kredit setiap bulan? Apakah Anda menyimpan uang secara teratur? Kemana Uang Anda Pergi? Jika Anda tidak melacak pengeluaran Anda, Anda tidak tahu bagaimana Andamenghabiskan uangAnda. Ketika Anda tahu dari mana uang Anda masuk dan keluar, Anda merasa lebih memegang kendali. Luangkan waktu untuk berpikir tentang pengeluaran Anda.

Berikut ini adalah beberapa perilaku mengelola keuangan yang dapat mengubah hidup Anda, tentunya mengubah menjadi lebih baik. Perilaku ini fungsinya sederhana yaitu meningkatkan kendali dan pengawasan terhadap uang dan kondisi keuangan Anda.

Membuat Anggaran.Cara pertama agar Kita dapat mengendalikan keuangan adalah membuat anggaran. Seorang ahli manajemen bernama Peter Drucker mengatakan: jika Anda tidak dapat mengukur, Anda tidak dapat mengelolanya.Penulis mengakui membuat anggaran adalah salah satu hal yang membosankan dan bukan hal yang umum bagi sebagian orang. Pembuatan anggaran biasanya dibuat oleh istri. Kebiasaa tersebut sebaiknya diperbaiki dengan: membuat anggaran adalah tugas bersama antara Ayah dan Ibu.Apa manfaat membuat sebuah anggaran? Tentu saja Anda dapat mengendalikan pos-pos pengeluaran mana yang perlu dihemat, pos pengeluaran mana yang harus ditingkatkan dan sebagainya.Setelah membuat anggaran, hal apa yang harus dilakukan?

Mencatat Pengeluaran Harian.Mencatat pengeluaran harian adalah kebiasan atau perilaku yang belum lazim. Mencatat pengeluaran harian adalah salah satu cara untuk mengendalikan pengeluaran-pengeluaran. Pastikan pengeluaran actual mengikuti anggaran yang telah dibuat.Setelah membuat anggaran dan mencatat pengeluaran harian, langkah berikutnya adalah melakukan audit. Jangan mempersepsikan istilah audit dengan sebuah langkah yang kompleks dan susah. Lakukan audit keuangan keluarga Anda dengan cara yang sederhana. Mengecek bon atau nota dengan catatan. Membandingkan pengeluaran actual (yang ada di catatan pengeluaran harian) dan anggaran yang telah dibuat. Hasil dari audit bulanan ini digunakan sebagai cara pembelajaran, pengendalian dan umpan balik (feedback) dalam membuat anggaran bulan depan.

Membuat dan Melakukan Perencanaan Keuangan.Perilaku mengelola keuangan selanjutnya adalah melakukan perencanaan keuangan dan mulai melaksanakan. Perencanaan keuangan adalah salah satu cara untuk memenuhi tujuan-tujuan keuangan Anda, seperti dana darurat, dana pendidikan, dana hari tua, dana pembelian rumah dan lain sebagainya.Perencanaan keuangan ini dapat Anda lakukan sendiri atau dengan jasa professional perencana keuangan.

Cek Perkembangan Anda.Langkah berikutnya adalah mulai melakukan pengecekan perkembangan usaha yang sudah dilakukan. Pengecekan dilakukan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang Kita lakukan. Contoh Kita berinvestasi pada produk keuangan yang kurang sesuai dengan kebutuhan, perhitungan asumsi inflasi terlalu rendah, mengecek kebutuhan pendapatan pasif agar dapat bebas keuangan dan lain sebagainya.

Mungkin ada baiknya Anda juga mengubah cara Anda menghabiskan Uang.Setelah menilai bagaimana Anda mengelola uang Anda, Anda mungkin ingin mengubah kebiasaan pengeluaran dan menabung. Mampu mengelola lebih baik uang Anda akan membantu Anda mempersiapkan masa depan. Kebiasaan pengelolaan uang yang buruk terkadang dapat sulit untuk dikendalikan. Untuk mengatasi kebiasaan yang tidak diinginkan, pertimbangkanlah hal ini:

  1. Apa yang saya dapatkan? Jika Anda menghabiskan banyak uang tetapi menabung hanya sedikit, apa yang Anda dapatkan di masa tua? Anda bisa menikmati hidup sekarang dengan nyaman, tetapi bagaimana hari esok? Apakah selamanya anda akan sehat-sehat saja?
  2. Lihat sisi negatifnya? Jika Anda pergi belanja dan tidak membayar tagihan listrik Anda, Anda mendapatkan ?kesenangan? sementara waktu tetapi Anda mungkin kehilangan layanan yang sangat penting. Jika Anda tidak menyimpan uang, apa yang bisa terjadi jika timbul keadaan darurat? Jika Anda menyadari hal ini, Anda mungkin menyadari bahwa Anda tidak membuat pilihan yang baik.
  3. Berpikirlah sebelum Anda belanja. Setiap kali Anda menghabiskan uang tiu berarti Anda membuat pilihan resiko. Pilihan Anda harus mencerminkan nilai-nilai dan tujuan-tujuankeuangan. Sebelum mengeluarkan uang tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya membutuhkannya? Bolehkah aku membelinya? Apa ini benar-benar mendesak?
  4. Lakukan kebiasaan yang baik. Jika Anda benar-benar ingin menghilangkan kebiasaan buruk yang berkaitan dengan pengelolaan uang, gantilah dengan kebiasaan yang baik. Ini tidak mudah tetapi bisa jika dibiasakan. Sebagai contoh, kurangilah pengeluaran melebihi anggaran pada pakaian desainer, mulai menyisihkan uang untuk membayar uang muka rumah atau tujuan lainnya. Anda harus benar-benar ingin menghilangkan kebiasaan buruk, dan Anda harus berlatih untuk berubah.
|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *