Memanfaatkan Modal dengan Memilih Jenis Usaha yang Tepat

Jika Anda, baik direncanakan maupun tidak, ternyata mempunyai sejumlah uang dan kebetulan belum tahu dipakai apa dan sedikit terlintas untuk membuka usaha dengan sejumlah uang yang Anda punya tersebut tetapi yang juga kebetulan, Anda belum bisa memutuskan usaha mana yang akan Anda laksanakan dikarenakan banyaknya pilihan jenis usaha yang Anda pikir sama-sama akan menguntungkan. Tetapi pada akhirnya, Anda diharuskan hanya bisa memilih salah satu jenis usaha yang paling tepat dengan segala kondisi yang Anda miliki saat ini.

Berikut beberapa tips tentang strategi memilih jenis usaha yang tepat dan bisa dijadikan sebagai referensi Anda untuk memulai usaha, yaitu sebagai berikut :

  • Akan sangat lebih baik jika Anda memilih jenis usaha yang Anda kuasai dan Anda sukai, bisa jadi bermula dari hobi yang Anda sukai. Seperti Anda menyukai fotografi, maka Anda bisa memulai bisnis studio foto. Selain melakukan pekerjaan, Anda juga akan merasa lebih senang ketika melaksanakan hobi dan hebatnya lagi, hobi Anda tersebut dapat menghasilkan uang. Maka segalanya akan dijalani dengan lebih menyenangkan tanpa merasa ada paksaan.
  • Sebaiknya pula Anda tidak memilih bisnis yang langsung besar walaupun sebenarnya kemampuan keuangan Anda mencukupi untuk membuat bisnis yang langsung besar. Lebih baik membangun usaha yang kecil terlebih dahulu. Apalagi jika ini bisnis pertama Anda. Itung-itung sebagai latihan sebelum melangkah lebih jauh lagi karena perusahaan kecil juga pasti memiliki proses dan masalah yang harus dihadapi, belajarlah terlebih dahulu dari bisnis yang baru Anda dirikan sebelum mempersiapkan diri untuk lanjut ke bisnis yang lebih besar.
  • Lebih baik, Anda tidak memilih jenis usaha yang musiman. Artinya, dibutuhkan kreativitas Anda agar uang yang Anda jadikan modal tidak sia-sia karena banyaknya perusahaan lain dengan jenis usaha yang sama menjadi pesaing Anda dan mempersulit usaha Anda. Dengan kreativitas tersebut, maka diharapkan Anda dapat berfikir lebih luas tentang usaha apa yang akan Anda bangun dan usaha tersebut sangat menarik, bahkan bagi diri Anda sendiri. Seperti misalnya, membuat kafe. Jika kafe lain bernuansa Jepang atau bahkan bernuansa Jawa, maka pilihlah kafe dengan nuansa Yunani yang jarang ditemui. Atau misalnya, jika di kota Anda hanya tersedia kolam renang dengan air dingin, buatlah kolam renang dengan air hangat. Selain itu, Anda bisa mencoba misalnya membuat usaha makanan yang menyediakan makanan-makanan dengan nuansa luar angkasa dengan target pasar anak dan remaja.
  • Waralaba/Franchise. Nah, usaha jenis ini bisa dibilang paling cocok dengan pengusaha baru. Karena dari mulai manajemen, bahan baku, harga hingga konsep pelayanan dibeli dari pihak penyedia usaha waralaba. Anda hanya tinggal memilih usaha waralaba mana yang paling sesuai dengan Anda dan tentu saja menawarkan keuntungan yang paling menggiurkan. Anda juga bisa memilih waralaba yang telah terbukti sukses hingga kebal terhadap inflasi. Jenis usaha ini bisa dibilang sebagai jalan pintas dalam memulai bisnis karena tidak usah repot dengan sistem atau format bisnis dan tidak memakan waktu terlalu lama untuk memperkenalkan produk, dan umumnnya tidak direpotkan dengan pembuatan produk baru/dari awal yang tentu saja membutuhkan berbagai pemikiran yang matang dari berbagai sektor. Contoh usaha waralaba misalnya jenis usaha kebab, tahu pedas, minimarket-minimarket yang tersebar di seluruh penjuru, hingga pom bensin. Tetapi, dengan sistem yang disediakan perusahaan waralaba tersebut bukan berarti Anda harus tenang tanpa memperhatikan proses berjalannya usaha Anda tersebut di lapangan, tetap saja Anda harus ikut andil dalam mengontrol jalannya usaha tersebut hingga tidak ‘kecolongan’ dan malah menimbulkan kerugian.
  • Terakhir adalah memilih jenis usaha dengan modal yang ringan atau bahkan jika Anda cermat, usaha yang tidak membutuhkan modal. Seperti menjadi agen perantara penjualan rumah dimana Anda hanya perlu menghubungkan pembeli dengan pemilik rumah dengan menaikan sedikit harga asli yang kemudian menjadi komisi Anda, atau menjadi agen bisnis MLM yang banyak ditemui di tengah masyarakat hanya saja bisnis ini membutuhkan ketelitian karena banyak perusahaan MLM yang ternyata adalah penipuan. Selanjutnya, ketika usaha pertama tersebut berjalan sesuai keinginan, Anda kemudian bisa menjalankannya dengan cara Anda sendiri dan mendapatkan keuntungan sendiri.

Maka dari itu, besar atau kecil usaha yang dijalankan, masing-masing mempunyai resiko. Tinggal pintar memilih mana yang cocok sebagai jenis usaha yang akan dilakukan dan tidak membuang-buang uang Anda tersebut, maka harapan melipatgandakan uang Anda pun tercapai. Selamat mencoba.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *