Managemen Pemasaran

Managemen pemasaran berasal dari dua kata. Dua kata itu adalah kata “management” dan “pemasaran”. Pengertian management pemasaran bisa dikatakan berasal dari gabungan dua pengertian. Sebelum kita membahas tentang management pemasaran. Alangkah baiknya kita mengetahui tentang apa itu pemasaran. Berbagai upaya dalam marketing harus dijalani karena banyaknya kompetitor. Persaingan dari kompetitor yang makin ketat, membuat aktivitas peningkatan skala produksi dipandang bukan sebagai masalah utama.

Management Pemasaran

Hal ini berbeda dengan aktivitas pemasaran atau jasa yang dihasilkan. Bisa dikatakan keberhasilan dalam pemasaran adalah kunci kesuksesan. Baik kesuksesan dari suatu entitas bisnis atau perusahaan.aktivitas pemasaran mempunyai nilai yang positive. Baik dilihat dari sisi produsen maupun dari sudut pandang konsumen. Berdasarkan sudut pandang konsumen, kegiatan pemasaran produk dipandang sebagai aktivitas yang bisa menawarkan berbagai alternative. Baik alternative pemuas suatu kebutuhan, sehingga nilai dari kepuasan itu sendiri meningkat.

Sumber : https://manajemenku.id/

Kegiatan pemasaran dari sudut pandang produsen. Barang atau jasa, kegiatan pemasaran adalah aktivitas untuk meningkatkan pelayanan. Pelayanan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan para customer. Jadi pemasaran semestinya bukanlah sekedar kepentingan produsen, tapi juga kepentingan konsumen. Aktivitas pemasaran adalah salah satu aktivitas pokok. Aktivitas yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan ,untuk menjaga kelangsungan kehidupannya. Berkembang ke skala yang lebih besar lagi. Proses kegiatan pemasaran dimulai sebelum barang atau jasa diproduksi. Meski hanya aktivitas penjualan, namun kegiatan ini bisa memberikan suatu kepuasan yang dibutuhkan oleh konsumen.

Baca Juga:

A. Pengertian management Pemasaran

Management pemasaran adalah alat analisis, perencanaan, penerapan dan pengendalian program yang dirancang, untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan target pasar untuk mencapai tujuan utama perusahaan yaitu memperoleh laba.

B. Pengertian management pemasaran menurut para ahli

Menurut kotler 1980 management pemasaran adalah pengalalisisan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju, dengan maksut untuk mecapai perusahaan.Management pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan, untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, berkembang, dan mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimlai jauh sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran harus memberikan kepuasan kepada konsumen, jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta&Handoko, 1982).

 

Management pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian program yang didesign untuk menciptakan, mebangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran, untuk mencapai tujuan masyarakat (kotler &Amstrong). American marketing association menterjemahkan pemasaran sebagai pelaksana dunia usaha, yang mengarahkan arus barang-barang dan jasa-jasa dari prosusen kekonsumen. Definisi ini hanya menekan aspek distribusi daripada kegiatan pemasaran. Philip kotler dalam bukunya marketing managent analysis, planning and control.

 

Mendefinisikan pemasaran secara lebih luas. Pemasaran adalah suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan, dan mereka inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya. Definisi pemasaran menurut William J. Staton adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
Falsafah konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan kepada konsumen. Seluruh kegiatan dalam perusahaan menganut konsep pemasaran, harus diarahkan untuk memenuhi tujuan tersebut.

 

Secara definitive konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan baha pemuas kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Staton, 1978). Konsep management pada hakikatnya mencakup upaya dan strategi, yang ditempuh management, dalam rangka untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen.

C. Unsur dalam management pemasaran

Terdapat tiga unsur yang penting dalam management pemasaran. Sebagai berikut:
1. Orientasi pada konsumen atau pembeli
Umumnya produsen menghasilkan produk sebagai upaya memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan dari konsumen. Konsumen adalah orientasi paling utama, yang harus dipertimbangkan dalam segala macam bentuk strategi bisnis. Demikian juga dalam proses marketing atau penjualan. Maka dalam bisnis selalu mengedepankan pihak konsumen. Sebab konsumen bisa dibilang sebagai raja, dan pihak produsen atau perusahaan adalah pelayan yang harus melayani kebutuhan raja. Management pemasaran menyetujui konsep pemasaran yang terbaik, dengan menjadikan konsumen sebagai prioritas.

 

2. Perencanaan kegiatan pemasaran secara menyeluruh
Management pemasaran menyetujui adanya pengatutan secara dinamis. Hal ini sebagai bentuk penyusunan kegiatan dari pemasaran secara menyeluruh. Segala keperluan dalam bidang pemasaran, strategi, Ikplementasi, penganalisaan, contolling (pengawasan) dan lain-lain yang berkaitan dengan pemasaran harus dilakukan secara tersusun. Hal ini akan mempermudah dalam proses pelaksanaan dan pengawasan. Evaluasi terhadap suatu management pemasaran salah satunya, juga didasarkan atas kegiatan penyusunan secara menyeluruh tersebut.

 

3. Kepuasan konsumen
Kepuasan konsumen menjadi unsur yang penting. Hal ini harus diperhatikan dalam menyusun strategi pemasaran. Management pemasaran yang bagus, yaitu menyetujui adanya keputusan para konsumen yang maksimal, sebagai akibat dari proses pemasaran yang berjalan. Kepuasan dari konsumen tidak hanya diukur dan dilihat dari bagaimana kualitas produk yang dihasilkan, akan tetapi dari bagaimana cara maupun strategi pemasaran yang dijalankan.

Loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *