Legacy Marketing vs New Wave Marketing

Didalam memasarkan produk, tentu saja terdapat berbagai macam cara yang dapat dilakukan agar dapat menarik pelanggan sesuai dengan yang diperkirakan atau lebih baik lagi jika bisa melebihi ekspektasi. Jika anda merasa telah melaksanakan langkah-langkah yang harus dilaksanakan layaknya oleh seorang wirausahawan baik yang bersifat sulit hingga strategi yang sangat mudah seperti melakukan inovasi, kemudian mengemas produk Anda dengan cara yang menarik, menentukan harga yang sesuai dengan keinginan pasar tetapi tetap berfokus pada biaya produksi hingga memberikan pelayanan yang memuaskan pada pelanggan, tetapi target penjualan belum juga memuaskan, mungkin ada beberapa hal kecil yang terlewat dan kemudian hal tersebut berpengaruh signifikan terhadap penjualan Anda.

Anda kemudian bisa melakukan sebuah evaluasi terhadap produk Anda tersebut dan mencari dimana letak kesalahan yang terjadi. Hingga kemudian mengevaluasi bentuk pemasaran yang Anda lakukan. Apakah sesuai dengan target pasar anda atau tidak. Karena dengan perubahan zaman, berubah pula pola pasar yang ada di masyarakat dari mulai permintaan mereka hingga pola pikir tentang bagaimana seharusnya kesesuaian produk yang mereka beli itu. Seperti yang dijelaskan dalam buku Manajemen Entrepreneurship yang diakaran oleh Dr. H. Saban Echdar, SE., M.Si tentang Legacy Marketing dan Wave Marketing. Berikut sedikit bekal tentang apa itu legacy marketing dan wave marketing yang mudah-mudahan dapat membantu dalam menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan bisnis Anda.

Menurut data yang dikemukakan oleh seorang pakar bahwa sejak 2008, era marketing telah masuk pada era New Wave Marketing, dimana pasar bersifat desentralisasi/berbentuk horisontal. Sedangkan sebelumnya yaitu sejak tahun 1998 hingga 2007 merupakan legacy marketing yang pelan-pelan ditinggalkan yang ditandai dengan ditinggalkannya sistem sentralisasi/vertikal dimana perusahaan lebih fokus terhadap marketing yang sifatnya hanya sebatas menjual produk dari produsen hingga sampai ke konsumen, tanpa perlu mengetahui apakah konsumen tersebut berpotensi kembali menjadi pelanggan atau tidak.

Dalam hal ini, perusahaan menghitung biaya investasi, lalu menentukan harga produk dan menghitung untung rugi perusahaan. Adapun ciri yang menonjol dari era New Wave Marketing adalah bahwa untuk memasarkan produk, sifatnya adalah horisontal. Dimana perusahaan tidak dapat lagi mendikte konsumen baik dari sudut harga maupun unsur lainnya karena orang yang ada pada perusahaan tersbut  berperan sebagai pemasar baik langsung maupun tidak langsung. Maksudnya adalah jika dulu yang bertugas membuat image produk menjadi bagus adalah tugas dari marketer, maka sekarang tugas tersebut menjadi tugas semua pihak yang ada dalam perusahaan tersebut apapun posisinya, tetapi tetap menjadi tugas utama bidang marketing, hanya saja dibantu oleh bagian lain yang tentu saja akan membatu sedikit pekerjaan marketer baik secara langsung maupun tidak langsung.

Berikut beberapa perbedaan mendasar dari Legacy Marketing (LM) dengan New Wave Marketing (NWM) :

Jika LM pasarnya tepusat dengan bentuk vertikal, maka NWM bersifat terdesentralisasi dan berbentuk horisontal. LM menganut sistem vertikal silo dimana marketing bertugas mengelola image produk sedangkan accounting hanya bertugas mengelola keuangan atau bagaiamana berinvestasi dan terdapat 8 (delapan) komponen dalam pemasarannya yaitu : segmentation (segmentasi), targeting (target), position (posisi), differentiation (diferensiasi), selling (penjualan), brand (merk), service (pelayanan), dan proses. Sedangkan untuk NWM menggunakan sistem silo busting yang menganggap semua orang dalam perusahaan tersebut mempunyai kewajiban membuat image produk menjadi bagus dimata konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung, dan terdapat juga 8 komponen dalam NWM ini yaitu : communitization (komunitas), conforming (konfirmasi), clarifying (klarifikasi), coding (pengkodean), commercialization (komersialisasi), character (karakter), Caring (pemeliharaan), serta collaboration (kolaborasi).

Dilihat dari beberapa hal di atas memang terdapat perbedaan tentang bagaimana sebenarnya Legacy Marketing dengan New Wave Marketing. Anda sebenarnya bisa menyikapinya dengan tetap melakukan apa yang ada dalam Legacy Marketing dan menambahkan apa yang ada dalam New Wave Marketing. Hingga semua jenis konsumen baik yang masih berpikir dengan cara lama, maupun konsumen dengan pemikiran modern, yang kemudian hanya akan menambah keuntungan bagi perusahaan Anda. Selamat mengevaluasi 😉

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *