Kiat Menghindari Rugi Saat Investasi Tanah

Banyak sekali kalangan yang sepakat bahwa berbisnis tanah merupakan salah bisnis yang selalu menguntungkan. Orang-orang selalu butuh tanah untuk tempat tinggal dan kepentingan lainnya. Jumlah itu semakin bertambah dari hari ke hari, sementara jumlah tanah tidak bertambah. Asumsinya, harga tanah pasti akan semakin mahal. Namun, investasi tanah bisa menjadi senjata makan tuan jika tidak dipikirkan dengan matang. Salah satu alasannya, tanah adalah investasi jangka panjang. Alasan lain, kondisi di sekitar dan keadaan tanah ikut mempengaruhi. Sebagaimana bisnis-bisnis yang lain, investasi tanah pun memiliki strategi-strategi tertentu agar tetap menguntungkan. Kiat-kiat berikut ini bisa dijadikan pertimbangan untuk dilakukan jika anda telah memutuskan untuk berinvestasi tanah.

Pertimbangkan lokasi tanah. Letak tanah menjadi faktor penting dalam investasi tanah. lokasi tanah dekat dengan pusat bisnis seperti kawasan industri atau lokasi yang sedang berkembang seperti kawasan pemukiman, harga tanahnya akan lebih cepat naik. keamanan lokasi juga ikut mempengaruhi harga nantinya. Lokasi yang aman akan membuat tanah lebih cepat naik. Tanah yang bersebelahan dengan makam biasanya kurang diminati. Semakin dekat lokasi tanah dengan perkotaan harga jual tanah memang semakin mahal, tapi tidak berarti selalu lebih menguntungkan. Oleh karena itu, perlu diteliti dahulu rata-rata kenaikan harga di lokasi yang telah dipilih.

Perhatikan keadaan tanah. Seluruh aspek keadaan tanah, apakah itu bentuk, hadap, kerataan dan kepadatan, maupun luas tanah perlu dipertimbangkan. Tanah yang paling diminati umumnya berbentuk persegi. Bentuk lain yang juga cukup diminati ialah bentuk trapesium. Orang lebih memilih tanah yang datar dan lebih padat, sehingga lebih mudah untuk mendirikan bangunan. Jika tanah berada di daerah yang akan menjadi daerah elit, sebaiknya pilih tanah dengan ukuran yang luas, minimal 400 meter persegi. Sebaliknya jika, berada di daerah orang dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah, pilihlah tanah dengan ukuran sedang ataupun kecil. Untuk hadap tanah, biasanya orang lebih meminati tanah yang menghadap ke utara atau ke selatan. Ini karena sinar matahari merata sepanjang tahun. Tanah yang menghadap ke timur juga disukai karena memperoleh sinar matahari pagi.

Pastikan tanah memiliki legalitas dan bebas sengketa. pastikan tanah adalah tanah yang berdokumen atau bersertifikat yang jelas. Sertifikat tanah, Izin Mendirikan Bangunan, SPPT PBB tahun terakhir, maupun salinan cetak biru bangunan. Periksa kesesuaian data di dalam dokumen dengan keadaan fisik tanah. Hindari tanah yang masih menjadi sengketa. Anda bisa menghabiskan waktu, tenaga, uang yang seharusnya tidak perlu karena ini.

Lakukan negosiasi harga. Cari tahu harga pasaran untuk tanah-tanah yang berada di sekitar. Informasi harga ini nantinya akan dijadikan perbandingan. Cari tahu juga kekurangan-kekurangan yang ada pada tanah. Informasi ini bisa digunakan sebagai bahan negosiasi untuk mendapatkan potongan harga. Kemudian gunakan jasa notaris yang terpercaya dan bagus. Lebih baik jika berada di sekitar tanah yang dibeli karena lebih memahami wilayah tersebut.
Pastikan anda mempunyai dana cadangan. Keuntungan yang didapatkan dari investasi tanah memang tidak langsung dirasakan dalam waktu singkat. Kenaikan harga dalam jangka waktu pendek semisal 3 tahun mungkin saja belum dapat menutup biaya untuk pembelian maupun penjualan kembali. Misalnya, biaya untuk akta jual beli, biaya pajak pembelian, biaya perawatan, biaya balik nama, dan lain-lain. Ketika dijual pun nantinya akan dikenai biaya untuk pajak penjualan. Investasi tanah merupakan investasi untuk jangka panjang, misalnya 5 tahun ke atas. Dana cadangan akan sangat berguna dalam keadaan darurat, sehingga tanah tidak perlu kembali dalam waktu singkat.

|

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *