Kesalahan Ketika Meminta Kenaikan Gaji

Sebagai seorang karyawan yang memiliki tugas, tanggung jawab dan hak tentu perihal kenaikan gaji merupakan keinginan yang seringkali muncul. Tetapi keinginan untuk meminta kenaikan gaji terkadang juga mampu menjadi penyebab stress. Oleh karena itu anda harus mencermati berbagai hal sebelum meminta kenaikan gaji. salary Namun tahukah anda kesalahan terbesar seorang karyawan adalah tidak pernah meminta kenaikan gaji. Percaya atau tidak berdasarkan survey CareerBuilder ternyata sebesar 56% dari total karyawan tidak pernah meminta kenaikan gaji selama mereka bekerja. Dan karyawan wanita lebih sering meminta kenaikan gaji dibandingkan karyawan pria. Jadi apa yang mungkin menjadi alasan karyawan tidak pernah meminta kenaikan gaji? Kemungkinannya adalah perasaan takut tidak diterima, tidak bisa bernegosiasi dan kemungkinan paling buruk adalah ketakutan untuk dipecat. Sayangnya alasan-alasan tersebut sangat tidak rasional. Karena sudah sewajarnya sebagai karyawan anda meminta kenaikan gaji.

Berikut ini adalah 3 kesalahan yang harus anda hindari ketika meminta kenaikan gaji :

1. Menjadikan Gaji Rekan Sebagai Tolak Ukur

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan ketika meminta kenaikan gaji adalah menggunakan gaji rekan kerja sebagai tolak ukur. Jika anda memang benar-benar ingin meminta kenaikan gaji lebih baik buang jauh-jauh pikiran untuk membandingkan gaji anda dengan rekan kerja. Karena dalam sebuah perusahaan terkadang memang ada perbedaan nominal gaji. Bahkan terkadang sesama karyawan dengan posisi sama mendapatkan gaji berbeda. Biasanya perbedaan itu bermula dari perbedaan hasil yang dicapai.

Jadi jika anda ingin meminta kenaikan gaji lebih baik tingkatkan prestasi anda dan buktikan bahwa anda layak mendapatkan apresiasi lebih dari perusahaan. Dan tetap perlu diingat untuk menggunakan standar gaji posisi anda ataupun standar gaji yang berlaku di lokasi anda sebagai tolak ukur.

2. Menggertak dengan Membandingkan Gaji Karyawan Kantor Lain

Poin kedua ini juga harus anda hindari, karena tidak sepantasnya juga anda mengutarakan keinginan untuk naik gaji menggunakan standar perusahaan lain. Anda boleh melakukan research tentang nominal gaji untuk posisi anda di perusahaan lain. Namun jangan pernah mengutarakannya secara langsung kepada pihak kantor anda, entah melalui proposal kenaika gaji ataupun komunikasi secara langsung. Tetaplah menjaga attitude anda sebagai karyawan yang baik.

3. Curhat

Banyak sekali karyawan yang menyelipkan curhatan di sela-sela permintaan naik gaji seperti kegelisahan karena tariff listrik naik, harga sembako melambung ataupun harga BBM yang tinggi. Seyogyanya setiap perusahaan akan menyesuaikan gaji karyawannya dengan situasi ataupun kondisi saat ini. Anda tidak perlu menceritakan panjang lebar kehidupan anda yang tercekik dengan keadaan ekonomi saat ini. Akan lebih baik jika anda tetap fokus dan memberikan hasil maksimal pada perusahaan. Dengan pencapaian tersebut, tanpa dimintapun perusahaan akan dengan senang hati menaikkan gaji anda.

Setelah mengetahui tentang beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan ketika meminta kenaikan gaji, maka hindarilah kesalahan-kesalahan tersebut. Anda boleh dan memang harus meminta kenaikan gaji, tetapi ingat untuk melakukannya dengan cermat. Anda perlu tahu bahwa meski terlihat diam, perusahaan selalu memantau karyawan-karyawan yang dimilikinya. Perusahaan tidak akan mau kehilangan karyawan yang memang loyal dan berdedikasi tinggi untuk perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *