Kesalahan Finansial Yang Terkadang Tidak Disadari (Part 2)

Berikut adalah lanjutan dari Kesalahan Finansial Yang Terkadang Tidak Disadari. Untuk membaca artikel sebelumnya silakan klik link berikut ini :

Hemat yang Berlebihan
Sebaiknya: Evaluasi kembali apakah Upaya Anda Menyimpan Uang Benar-Benar Tepat

Jika Anda adalah tipe orang yang akan membeli mobil bekas berharga murah dengan jumlah mil yang sudah banyak, pertimbangkanlah biaya potensi mobil bekas tersebut mogok, perlu ditarik dan diperbaiki, mungkin Anda akan kehilangan pekerjaan sebagai hasilnya, karena mungkin Anda seharusnya berada dalam rapat penting ketika mobil Anda mogok. Kadang-kadang lebih baik untuk tidak terlalu berdedikasi untuk menyimpan uang [dalam jangka pendek].

Jangan sampai Anda memilih karena satu hal tersebut murah tetapi kualitasnya buruk dan Anda diharuskan membayar lebih banyak setelahnya. Lebih baik membayar mahal di awal untuk produk dengan kualitas tinggi tetapi ringan biaya kedepannya. Anda juga akan menghemat waktu dan waktu-waktu yang Anda akan gunakan untuk mendorong mobil bisa Anda gunakan untuk hal yang lebih produktif.

Meningkatkan Skor Kredit Anda Dari “Baik” Ke “Excellent” Tepat Sebelum Membuat Pembelian Banyak
Sebaiknya: Dapatkan Skor Anda Dulu, Baru Membeli

Jika Anda memiliki kredit yang baik dan Anda berencana untuk mengambil mobil atau pinjaman rumah, dan Anda memiliki perhitungan dalam beberapa bulan ke depan Anda akan mendapat peningkatan skor dalam kredit, lebih baik tunggu sampai skor itu berlaku. Baru Anda melakukan pembelian tersebut. Misalnya, pada hipotek Rp200.000.000, seseorang dengan skor 750 mungkin membayar Rp300.000 lebih setiap bulan dibandingkan seseorang dengan 760. Meskipun mungkin tidak tampak seperti masalah besar, dibutuhkan tol: Rp3.600.000 per tahun dan Rp72.000.000 selama hipotek 20 tahun.

Jumlah tersebut sangat besar jika diperhitungkan dengan seksama. Maka dari itu, sebaiknya Anda dapatkan dulu poin tersebut sebelum mengambil cicilan tersebut, jika memang masih bisa diusahakan untuk ditunda.

Terus Memeriksa Rekening Saldo
Sebaiknya: Kurangi Memeriksa, tapi Kembangkan Anggaran dengan Baik

Menjadi ‘stabil’ dalam situasi keuangan Anda terdengar seperti ide yang cerdas, tetapi bisa menjadi bumerang. Ini adalah fenomena yang relatif baru yang disebut ‘belanja keseimbangan,’ di mana orang-orang masuk ke rekening perbankan online mereka terus-menerus. Mereka ingin tetap sadar akan dana yang mereka miliki, tetapi akses mudah ini telah berubah menjadi penopang yang mengarah ke overspending dan kurang baiknya penganggaran.

Daripada membuat keputusan keuangan berdasarkan berapa banyak yang Anda miliki di rekening Anda pada suatu waktu tertentu (Sepertinya Anda hanya perlu menyimpan Rp.1500.000 di bank, dan aku punya Rp.1700.000 Jadi Anda berpikir Anda boleh sepuasnya menggunakan uang yang Rp.2.000.000 tersebut),terus menerus seperti itu dan tetap berpegang pada anggaran.

Sebaiknya, meskipun misalnya Anda memeriksa rekening bank online Anda hanya sekali dalam sebulan dan bukan hanya melirik aplikasi bank online tersebut selama 20 detik. Sebaiknya Anda benar-benar menggunakan beberapa waktu, duduk dan mengevaluasi keuangan Anda dari bulan sebelumnya, dan menetapkan tujuan dan anggaran untuk bulan ke depan. Dari situ Anda tidak akan perlu memeriksa saldo Anda sepanjang waktu karena Anda tahu apa yang harus dibeli dan kapan menghasilkan pendapatan, sehingga laju keuangan Anda terkontrol dengan baik, meskipun tidak selalu memeriksa saldo di rekening Anda.

Itulah beberapa hal yang mungkin menjadi kesalahan yang tak terduga dalam finansial. Sebenarnya masih banyak yang mungkin menjadi kesalahan tak terduga tersebut, Anda hanya harus berpikir lebih keras agar tidak terjebak dalam keadaan finansial yang kemudian hanya akan merugikan.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *