Kaya dengan Uang Orang Lain (Other People Money)

Melihat dari judul artikel yang akan kita bahas kali ini, mungkin sulit untuk bisa dimengerti oleh sebagian orang. Bagaimana caranya bisa kaya dengan uang milik orang lain? Saat kita berada pada perekonomian kelas bawah, kita akan memandang orang kaya mudah untuk membeli barang-barang yang diinginkan seperti memiliki lumbung uang sendiri. Kenyataannya, banyak diantara mereka yang memakai uang orang lain untuk membeli keperluannya atau bisa dibilang dengan u(t)ang.

Other People Money

Banyak toko-toko retail yang memiliki omzet tidak begitu besar namun bisa membangun atau memperbesar tokonya dengan meminjam dana di bank. Toko tersebut sedikit demi sedikit akan mengalami kenaikan omzet dan bisa membayar cicilan u(t)angnya kepada bank. Keuntungan yang bisa didapat dengan oleh toko dalam kasus ini adalah, memiliki toko yang lebih besar dengan barang dagangan lebih komplit serta hutang yang akan lunas seiring berkembangnya bisnis yang digeluti.

Sumber:http://pad2.whstatic.com

Sumber:http://pad2.whstatic.com

Ada beberapa cara supaya bisa kaya dengan uang orang lain (other people money), yakni:

1. Memiliki Sumber Pendanaan

Sebuah usaha bisa dikatakan bagus jika hanya mengeluarkan modal usaha sendiri seminimal mungkin, atau bahkan 100% pendanaan bukan dari diri sendiri. Caranya dengan mencari sumber pendanaan, bisa dari sanak saudara, teman, bank, atau lembaga BUMN yang biasanya menawarkan modal dengan proses mudah dan syarat yang ringan kepada usaha mikro atau UKM Usaha Kelas Menengah (UKM).

Baca Juga:

2. Pasar Uang

Beda negara beda juga mata uang yang dipakainya. Mata uang tersebut memiliki nilai yang tidak sama antara negara satu dengan negara lainnya, contoh mudah saja nilai tukar rupiah terhadap dollar. Hal ini terjadi karena negara memiliki nilai uang tertimbang yang dimiliki masing-masing mata uang. Kita bisa memainkan trik dengan mamanfaatkan triangle theory. Ilustrasi singkatnya adalah kita menukarkan uang Rp kedalam mata uang USD, lalu menukarkan USD ke US Singapura, kemudian Rupiahkan kembali. Cara tersebut tentu bisa membuat kita kaya dengan cara mudah bukan?

3. Pasar Saham

Jika memiliki kemampuan untuk melihat pergerakan saham dan juga keberuntungan, maka kita bisa menambah pundi pundi rupiah yang besar dari index maupun transaksi saham.

4. Tingkah Laku

Setelah mendapat dana dari uang orang lain sebagian orang lebih memilih untuk menghabiskannya dengan membeli asset pribadi dibandingkan mengembangkan bisnisnya. Tidak salah jika membeli barang untuk keperluan pribadi, namun barang tersebut tidak akan dapat diputar kembali. Memimbang mana yang menjadi prioritas merupakan kunci kesuksesan yang tidak merugikan satu pihak saja. Jangan sampai kaya hanya sebentar saja dan menderita dikemudian hari.

Akibat yang Bisa Terjadi Karena Kurangnya Pertimbangan

Berhutang di Bank dalam jumlah banyak untuk membeli asset pribadi berakibat pada macetnya pembayaran hutang tersebut. Banyak kasus penyitaan terjadi akibat keteledoran sang pelaku (penghutang). Gaya hidup mewah juga menjadi salah satu penyebab hutang tidak bisa dibayar dengan cepat atau bahkan tidak bisa membayarnya. Harus kita sadari juga jika uang yang kita pakai merupakan hasil tabungan bertahun-tahun orang lain untuk hari tua mereka. Jadi, tidak benar jika menghambur-hamburkan u(t)ang yang notabene adalah uang miliki orang lain. Sesuaikan dana dan keuntungan yang didapat secara rutin untuk melihat berapa besar sebenarnya harta milik sendiri (bukan uang orang lain) sehingga bisa meminimalisir hal yang buruk terjadi pada diri sendiri ataupun keluarga dan orang terdekat.

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

1 Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *