Investasikan Uang Perusahaan Lewat Pemeliharaan Karyawan untuk Mendapat Loyalitas Karyawan

Pertama, kita ulas mengenai loyalitas. Betapa beruntungnya jika sebuah perusahaan memiliki karyawan-karyawan yang loyal terhadap perusahaan. Karena mereka dengan sukarela bekerja sebaik mungkin dan juga berharap yang terbaik bagi perusahaan seperti layaknya perusahaan tersebut adalah perusahaan mereka. Dengan menganggap perusahaan tersebut milik sendiri, tentu saja para karyawan akan meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi dalam pekerjaannya dan tentu saja itu mengurangi atau bahkan menghilangkan kerugian yang dialami perusahaan. Kerugian apa? Tentu saja berbagai macam kerugian baik kerugian bersifat finansial maupun non-finansial.

Misalnya saja, karyawan yang tidak loyal terhadap perusahaan cenderung melakukan pekerjaan seadanya atau lebih parahnya lagi mereka berleha-leha dalam bekerja. Atau bahkan mereka cenderung menginginkan untuk segera keluar dari perusahaan tersebut hingga membuat tingkat turn-over (tingkat keluar-masuknya karyawan) yang tinggi. Mengapa hal tersebut merugikan? Pikirkan saja, karyawan yang keluar tentu saja harus diganti dengan yang baru dan penggantian karyawan tentu saja memakan waktu dan biaya yang cukup besar. Dari mulai rekrutmen dimana harus dilakukan wawwancara dan berbagai macam tes hingga harus melatih karyawan tersebut agar layak bekerja di perusahaan.

Tentu saja hal tersebut merugikan. Bandingkan jika Anda menggunakan uang perusahaan Anda yang seharusnya menjadi biaya pelatihan atau biaya pengganti karyawan baru dalam bentuk lainnya, sebagai investasi dalam bentuk sebuah usaha agar karyawan Anda betah bekerja di perusahaan Anda. Bagaimana caranya? Pemeliharaan karyawan.

Pemeliharaan karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia. Apa bentuk pemeliharaan tersebut? Berikut selintas ulasannya :

  • Komunikasi yang baik akan membuat karyawan betah. Cara berkomunikasi yang dikelola dengan baik di suatu perusahaan akan membuat karyawan lebih nyaman karena mungkin saja karyawan lebih bebas bersuara mengkomunikasikan apa yang perlu disampaikan terhadap siapapun ditempat kerja, tanpa ada halangan atau perasaan ragu karena gap yang terlalu besar diciptakan perusahaan dengan sistem komunikasi yang tidak tertata dengan rapi dari atas hingga bawah.
  • Gaji/insentif yang sesuai dengan apa yang dikerjakan karyawan juga menjadi sangat berpengaruh terhadap betah tidaknya karyawan bekerja di suatu perusahaan. Jika gajinya dirasa sudah layak dan sesuai dengan apa yang dikerjakan, untuk apa mencari pekerjaan lain yang belum tentu memberikan gaji yang sesuai dengan beratnya pekerjaan tersebut. Apalagi jika disertai dengan bonus/tunjangan-tunjangan pendukung lain.
  • Diadakannya rekreasi/kegiatan menyenangkan yang diadakan dalam kurun waktu tertentu tentu juga akan membuat karyawan menunggu untuk terus bekerja sebaik mungkin agar perusahaan mendapat keuntungan dan dapat mengajak karyawannya ‘jalan-jalan’ seperti yang diharapkan.
  • Pemeliharaan berupa pelatihan karyawan juga akan sangat efektif. Dimana karyawan yang berpotensi diberikan semacam beasiswa untuk menambah kemampuannya belajar tentang bidangnya dan bekerja lebih baik dalam perusahaan dengan ilmu yang telah didapat tersebut.
  • Asuransi kesehatan yang mumpuni bagi karyawan tersebut dan beberapa anggota keluarganya pun akan membuat karyawan tenang terhadap segala penyakit yang akan diderita olehnya atau keluarganya dan lebih berfokus pada pekerjaan yang menumpuk di perusahaan.
  • Selain asuransi, tentu saja kesehatan dan keselamatan kerja yang diberikan pada karyawanpun harus sebaik mungkin agar kecelakaan saat kerja bisa diminimalisir sebaik mungkin.

Masih banyak lagi program-program yang dapat dijadikan sebagai kegiatan dalam usaha memelihara karyawan yang tentu saja sesuai dengan kebutuhan dan keadaan perusahaan Anda. Yang jelas, pemeliharaan karyawan akan berpengaruh terhadap loyalitas yang dimiliki karyawan dan memiliki karyawan yang loyal akan memberikan banyak manfaat bagi perusahaan termasuk memberikan keuntungan meskipun terasa berat diawal karena harus menyediakan berbagai macam biaya untu memelihara karyawan tersebut. Tapi tentunya memelihara karyawan tidak ‘se-sia-sia’ jika dibandingkan dengan karyawan yang keluar masuk perusahaan.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *