Investasi Lewat Dinar

Selain emas, anda tentu saja pernah mendengar dinar juga dirham sebagai salah satu alat untuk berinvestasi. Maka dari itu, tidak sedikit yang mungkin ‘kebingungan’ memilih untuk memulai berinvestasi emas, antara koin dinar ataukah emas batangan LM. Yang pasti keduanya sama-sama terbuat dari emas yang dalam jangka panjang selalu mengalami kenaikan nilai. Ini adalah karakter murni emas, default value. Apapun bentuknya kalau dia terbuat dari emas, maka pasti akan mengalami kenaikan nilai, karena emas dan perak telah terbukti sebagai ‘alat timbang’ yang adil.

Jenis-Jenis Dinar

Ada baiknya sebelum berinvestasi dinar Anda mengetahui beberapa jenis dinar agar mengetahui secara langsung pengertian dari dinar itu sediri. Dari jenis-jenis dinar ini diharapkan dapat diperhitungkan keuntungan yang akan didapat dari masing-masing dinar tersebut yang kemungkinan cocok dan menarik bagi anda untuk berinvestasi.

  • Dinar Irak : Dinar iraq merupakan salah satu investasi terbaik saat ini karena peluang yang sangat besar untuk terjadi kenaikan mata uang dinar iraq saat ini. Iraq merupakan salah satu Negara di Timur Tengah penghasil minyak terbesar di dunia. Negara ini memiliki mata uang dengan nama Dinar Iraq. Iraq semasa tahun 1990-an merupakan mata uang paling kuat di Timur Tengah. jatuhnya sanksi PBB yang disusul invasi Amerika Serikat membuat Dinar Iraq terjungkal ke titik terendah dalam sejarah Iraq. Sebelumnya nilai tukar dinar Iraq begitu berjaya. 1 Dinar Iraq = $ 3,29 USD (Tiga Koma Dua Puluh Sembilan Dolar Amerika). Semasa invasi Amerika Serikat nilai tukar Dinar Iraq melorot tajam sampai dengan 6.000 Dinar Iraq per $1 USD . Akhir tahun 2006 lalu telah menjadi 1400 Dinar Iraq per $1 USD. Awal tahun 2007 nilai tukar membaik menjadi 1300 Dinar Iraq per Dolar AS. Membeli Dinar Irak lebih tepat jika disebut berspekulasi, karena adanya ketidakjelasan di dalamnya dan imbal hasil yang ditawarkan juga terlalu tinggi melebihi nilai wajar.
  • Dinar Emas : Dinar emas merupakan koin emas, beratnya 4,25 gram dengan kadar 22 Karat. Dan jagan tertukar, dirham ialah koin perak murni 2,975 gram. Di Indonesia, keduanya diproduksi PT Aneka Tambang (Antam), Tbk. Jadi pastikan beli dinar dan dirham yang resmi, ditandai dengan sertifikat yang menyertainya. Berinvestasi di Dinar Emas bisa jadi alternatif selain berinvestasi di Emas batangan. Hanya saja untuk menjual kembali Dinar Emas sebaiknya jangan di toko emas biasa, karena nilainya akan turun di bawah harga pasar. Jika ingin menjual Dinar Emas lebih baik jual kembali ke agen tempat membeli Dinar Emas.

Keuntungan dan Kerugian Berinvestasi dengan Dinar

Untuk Dinar dan Dirham itu sendiri, inilah beberapa keuntungan dan kerugiannya :

  • Memiliki sifat unit account; mudah dibagi, dikali, dijumlah dan dikurangi. Semisal kita punya 10 dinar dan kita perlu untuk melepas 1 dinar, maka tinggal dilepas yang 1 dinar dan tetap bisa kita simpan yang 9 dinar.
  • Memiliki nilai dakwah, karena penggunaan dinar dirham merupakan bagian dari syariat Islam itu sendiri.
  • Nilai jual kembali yang cukup tinggi, perbedaan antara harga jual dan beli adalah sekitar 4%. Namun ini hanya berlaku sesama pengguna atau di komunitas.
  • Liquid, namun tidak begitu liquid. Sesama pengguna/komunitas koin dinar cukup gampang diperjualbelikan, namun di toko emas agak sulit dijual ataupun di gadai bank syariah, harga gadainya sedikit lebih rendah.
  • Di Indonesia, koin dinar dianggap seperti perhiasan sehingga dikenakan PPN 10%.
  • Biaya cetak yang masih tinggi, ikut berpengaruh pada harga jual koin dinar itu sendiri. Prosentasenya sekitar 3-5% dari harga jualnya.

Beberapa Tips dalam Berinvestasi Melalui Dinar

  • Tentukan tujuan dari berinvestasi melalui dinar sejak awal dan yakinlah terhadap investasi tersebut akan membawa keuntungan.
  • Tentukan jangka waktu investasi dinar tersebut, artinya tentukan sejak awal bahwa investasi tersebut adalah untuk berinvestasi, maka sebaiknya gunakan ‘uang dingin’ untuk berinvestasi agar tidak mengganggu hingga mendapatkan keuntungan yang diinginkan/sesuai dengan perhitugan awal karena dinar bukan merupakan bentuk investasi jangka pendek. Namun, tentu saja jika terjadi gejolak dinar yang naik meskipun belum tepat pada tenggat waktu yang disediakan, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan.
  • Ikutlah komunitas masyarakat pengguna dinar. Dalam berinvestasi DINAR, untuk menambah semangat dan pengetahuan kita, tidak salahnya jika kita bergabung dengan komunitas-komunitas pengguna DINAR. Di sana kita dapat berbagi tips-tips menguntungkan berinvestasi DINAR. Selain itu, hal tersebut juga akan mempermudah Anda dalam bertransaksi melalui dinar baik membeli maupun mejualnya.
|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *