Investasi dengan THR

Tak terasa bulan suci Ramadhan telah berlangsung seminggu lamanya. Selain Hari Raya Idul Fitri, hal lain yang lama dinanti, terutama oleh kalangan pekerja, adalah pembagian jatah THR ( tunjangan hari raya ). Besarnya THR yang diterima adalah satu kali gaji, sebagaimana telah diatur oleh undang-undang ketenagakerjaan. Jumlahnya pun bervariasi, sesuai dengan bidang pekerjaan masing-masing. Bonus semacam ini sudah semestinya digunakan dengan baik agar tak terbuang percuma dengan hanya menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi.

Tidak salah kiranya jika Anda menggunakan THR sebagai dana hibah untuk membiayai perayaan hari besar keagamaan. Namun coba Anda pikirkan kembali mengenai cara Anda membelanjakan uang bonus. Konsumsi bahan makanan toh hanya akan membuat perut Anda kenyang hari ini. Begitu pula dengan konsumsi gadget dan barang elektronik lainnya. Sedangkan konsumsi untuk kredit kendaraan bermotor juga akan berubah menjadi bencana manakala pembayaran cicilan tidak lancar dan Anda tak bisa tidur nyenyak akibat kunjungan debt collector.

Melalui tulisan ini saya mengajukan alternative pemanfaatan THR sebagai modal untuk berinvestasi secara sederhana. Kata ‘investasi’ mungkin agak sedikit mengecilkan hati jika kita mengidentikkannya dengan penanaman modal dalam jumlah besar yang dilakukan perusahaan asing maupun local di Indonesia. Kenyataannya, siapapun bisa melakukan investasi dan tidak terbatas pada sebuah bentuk barang, dan juga jasa.

Ada beberapa strategi yang dapat Anda lakukan untuk menginvestasikan bonus THR Anda. Pertama, Anda bisa menginvestasikannya dengan membeli emas, baik batangan maupun perhiasan. Menurunnya harga emas secara drastic pada beberapa bulan terakhir dapat Anda manfaatkan untuk membeli perhiasan emas, yang dapat Anda lepaskan kembali jika suatu waktu Anda mengalami situasi yang membutuhkan dana cukup besar dengan segera. Anda toh tidak perlu menggunakannya secara berlebihan, kecuali Anda memang hendak memancing niat jahat pelaku kejahatan.

Kedua, membeli saham. Metode seperti ini cukup menguntungkan karena Anda akan menerima pembagian deviden perusahaan yang biasanya dibagi setiap tahun. Tidak perlu banyak-banyak, cukup satu atau dua lembar surat saham sesuai dengan kemampuan Anda. Misalnya Anda awam terhadap perkembangan ekonomi dan sisik melik bursa efek, dapat Anda pelajari sendiri melalui internet dan tentu saja bantuan nasehat dari para ahli.

Ketiga, asuransi pendidikan. Biaya pendidikan terus merangkak naik setiap tahun, dan Anda memerlukan sesuatu yang lebih dari sekedar tabungan demi pendidikan anak di masa yang akan datang. Bonus THR yang telah Anda sisihkan dapat digunakan untuk membayar premi asuransi hingga beberapa bulan sesudahnya. Premi yang telah Anda bayarkan dapat digunakan ketika putra dan putri Anda menginjak bangku kuliah, sehingga Anda tidak perlu bersusah payah mencari pinjaman untuk membiayai nya.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *