Gaya Hidup Vegetarian

Kesehatan adalah salah satu prioritas utama setiap orang. Banyak hal dilakukan agar kesehatan bisa tercukupi. Bahkan ada beberapa orang yang menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjamin. Ada juga yang sampai tidak mengkonsumsi makanan tertentu sebagai penyeimbang kesehatannya. Inilah yang terjadi pada mereka yang memilih hidup sebagai vegetarian. Kendati vegetarian tidak hanya dilakukan dengan alasan kesehatan saja, namun dengan melakukan pola hidup sebagai vegetarian maka anda telah menyumbang cara hidup yang lebih baik.

Gaya Hidup Vegetarian

Alasan lain seseorang seseorang menjadi seorang vegetarian adalah karena tingkat kolesterol yang lebih sehat dari pada yang tidak vegetarian. Berat badan juga bisa menjadi lebih ideal. Ini juga yang menjadi salah satu cara untuk melakukan diet. Ketika anda memutuskan menjadi vegetarian anda akan mengurangi resiko terkena penyakit jantung, darah tinggi, kanker prostat, kangker usus dan diabetes.
Ketika kita mebicarakan tentang vegetarian, maka yang terlintas adalah makanan yang dimakan tentu semuanya adalah makanan dari unsur nabati. Namun tahukah anda jika ada beberapa jenis vegetarian yang tidak harus menghilangkan unsur hewani sepenuhnya dalam makan ?

Sumber:https://www.allianz.co.id

1. Semivegetarian (flexitarian) – adalah mereka yang mengkonsumsi makanan nabati namun sesekali masih memasukkan daging, ikan dan produk olahan susu dalam jumlah kecil.
2. Lacto vegetarian – Pola makan ini tidak memasukan daging, ikan dan unggas dalam makanannnya namun masih mengkonsumsi produk olahan susu, keju, yogurt dan mentega.
3. Ovo-vegetarian – pola ini masih sama dengan lacto vegetarian, hanya saja masih mengkonsumsi telur.
4. Lacto-ovo vegetarian – Pola makan ini tidak menyertakan daging, ikan dan unggas namun masih mengkonsumsi telur dan susu.
5. Vegan – Ini adalah jenis pola vegetarian yang paling ketat dengan tidak mengkonsumsi segala unsur hewani sedikitpun dalam makanannya.

Seperti yang diketahui bahwa vegetarian tidak mengkonsumsi makanan dengan kandungan hewani yang merupakan sumber protein penting dalam tubuh. Oleh karenannya menjadi vegetarian harus merencanakan pola makanan sehat agar seluruh kebutuhan nutrisi dalam tubuh tetap dapat tercukupi. Berikut beberapa jenis nutrisi yang diperlukan tubuh yang dirasa kurang tercukupi untuk vegetarian serta makanan pengganti yang dapat membantu pemenuhannya.

Protein – Fungsinya sebagai penutrisi kulit, tulang, otot dan organ lainnya. Produk olahan seperti susu, daging, ikan dan telur merupakan sumber protein yang tinggi. Vegetarian bisa menggunakan produk kedelai, olahan biji-bijian, kacang-kacangan dan biji utuh untuk memenuhi kebuutuhan protein tubuh setiap harinya.
Kalsium – Fungsinya untuk membantu kebutuhan tulang dan gigi. Kalsium didapat dari olahan susu termasuk yogurt dan keju. Bagi mereka yang vegetarian ketat bisa mengganti susu dengan produk olahan kedelai seperti susu kedelai, tahu, tempe, roti, buah-buahan kering seperti kismis dan biji wijen.
Vitamin D – Fungsinya untuk menyerap kalsium didalam tubuh. Vegetarian bisa memenuhi kebutuhan vitamin D dengan berjemur dibawah sinar matahari pagi dan juga makanan olahan kedelai yang sudah dilengkapi vitamin D. Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen vitamin D yang tidak memiliki kandungan unsur hewani.
Menjadi vegetarian tidak lantas hanya melihat keuntungan dan manfaatnya dari satu sisi saja.

Vegetarian juga harus memperhatikan kebutuhan tubuh terhadap nutrisi penting. Keseimbangan kebutuhan dan pemenuhan nutrisi tubuh juga harus selalu diperhatikan. Menjadi vegetarian bukan hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa saja. Anak-anak, ibu menyusui dan lansia juga bisa melakukannya asal dapat menyesuaikan denga pola yang tepat. Menjadi vegetarian adalah pilihan hidup sehat yang tepat.

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *