Gaji Minim, Tapi Ingin Buka Usaha?

Setelah bersusah payah mencari pekerjaan di zaman seperti sekarang dengan persaingan antar tenaga kerja yang bisa dibilang sangat ketat, dan pada akhirnya Anda mendapat gaji. Bulan ke bulan Anda kemudian merasakan bahwa gaji yang Anda terima tersebut minim karena tidak bisa menabung dari penghasilan tersebut. Kemudian Anda-pun berpikir untuk membuka usaha sebagai salah satu cara untuk menambah penghasilan sehingga Anda bisa memenuhi kebutuhan yang tertunda dan bahkan menabung untuk keperluan masa depan.

Sebetulnya, banyak sekali pilihan yang bisa Anda gunakan untuk memulai usaha, dengan modal yang besar hingga tanpa modal sekalipun. Semua itu tergantung pada bagaimana Anda menggambarkan kesempatan yang ada di sekitar Anda dan menerapkannya pada bisnis sungguhan.

Jadi, gaji minim sebenarnya tidak ada hubungannya dengan keinginan Anda membuka usaha jika Anda bisa menemukan dan mendirikan usaha tanpa modal. Misalnya, mulailah membuka usaha re-tailler. Anda tentu saja mengerti akan konsep dari usaha retailler tersebut bukan? Dimana Anda hanya akan menjual barang dari perusahaan tertentu dengan harga yang lebih tinggi. Itu merupakan bisnis populer saat ini, karena anak sekolah-pun bisa melakukannya. Intinya adalah, menjadi reseler juga bisa dijadikan sebagai alat untuk Anda bisa belajar sebelum melangkah kepada bisnis dengan modal yang lebih besar.

Salah satu contoh bisnis reseller yang populer adalah bisnis jual beli baju. Jika Anda memiliki rekanan yang memiliki usaha pakaian, maka ajaklah rekanan Anda tersebut untuk berbisnis. Namun sebenarnya, semua perusahaan akan bersedia produknya disebarluaskan/ dipasarkan oleh sebanyak-banyaknya orang asalkan orang tersebut bisa dipercayai. Setelah itu, mintalah beberapa sample baju dari perusahaan tersebut dan coba tawarkan kepada tetangga-tetangga Anda dengan harga yang lebih tinggi. Tapi usahakan tidak terlalu tinggi dari harga aslinya. Usaha pertama adalah tentang membangun image perusahaan baru. Dan memasang harga terlalu tinggi tentu saja akan membuat konsumen Anda tidak percaya dan tidak mau membeli barang dari Anda. Lakukan hal tersebut berulang-ulang hingga Anda membuat keuntungan yang besar dan semakin besar.

Tapi tentu saja Anda harus bersabar. Karena mungkin pada awalnya, usaha reseler tersebut membuahkan hasil yang belum terlalu besar. Tapi jika Anda melakukan usaha tanpa modal tersebut dengan serius dan ketekunan tentu lama-lama akan memberi keuntungan hingga bisa membantu gaji Anda yang notabenenya minim.

Usahakanlah bisnis yang Anda bangun tersebut, keuangannya tidak tercampur dalam kesehariannya. Karena itu akan membuat Anda bingung dan salah-salah malah akan membuat keuangan Anda semakin tidak teratur. Dan ketidak-aturan tersebut hanya akan membuat keuangan Anda semakin kacau. Dan jika pada awalnya keuangan Anda normal, akan membuat adanya kemungkinan bahwa keuangan Anda akan menjadi hancur dan makin memburuk dari sebelumnya.

Kemudian, jika Anda telah menemukan usaha apa yang akan Anda jalani, Anda kemudian harus memperhitungkan hal penting lainnya. Seperti memperhitungkan kemungkinan usaha tersebut apakah usaha tersebut akan membuahkan atau merugikan. Untuk apa menghabiskan waktu dan tenaga untuk hal yang tidak akan membuahkan hasil? Sehingga sebaiknya Anda juga menggunakan sedikit kemampuan bisnis melihat secara kasar mata dan secara kemampuan Anda yang minim terhadap dunia bisnis, untuk dapat menyelamatkan bisnis tersebut.

Meskipun bisnis tersebut merupakan bisnis dengan modal yang minim atau tanpa modal, Anda tetap harus merencanakan bisnis tersebut sematang mungkin agar bisnis tersebut bisa berjalan sesuai keinginan Anda. Terlebih lagi bisnis tersebut dapat mendatangkan keuntungan. Apa yang harus direncanakan? Semuanya. Dari mulai jenis bisnis, cara pemasaran, dan bagaimana cara penjualan (apakah cash atau sistem cicil) dan lain sebagainya.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *