Franchise : Memilih Bisnis Franchise Bagi Pemula

Bosan jadi pekerja dengan rutinitas kantor? Ingin punya usaha sendiri? Namun bingung usaha apa yang akan digeluti. Perencana keuangan Aidil Akbar Madjid menyarankan agar memulai bisnis sesuai passion atau semangat dan kegemaran. Lantaran, passion akan membuat seseorang totalitas saat terjun pada bisnis yang dipilihnya.

Aidil mengungkapkan bisnis akan mengalami jatuh bangun. Saat memulai bisnis besar, kemungkinan orang tersebut akan bangkrut. “Ilmu statistik mengatakan, setiap usaha itu punya potensi rugi yang cukup besar. Sebab itu, kalau kita punya dana yang modalnya dari kita selalu pecah menjadi beberapa nominal, karena kalau usaha kita gagal kita masih punya modal untuk bangkit lagi memulai usaha baru,” kata Aidil di Jakarta, Senin (16/8).

Bisnis, katanya, adalah salah satu bentuk investasi. Investasi berarti akan terjadi potensi untung rugi. Bahkan katanya potensi rugi akan lebih besar terjadi. Contohnya saja para pengusaha, usaha yang mereka geluti saat ini rata-rata bukanlah usaha awal. Sudah dapat dipastikan para pengusaha tersebut mengalami jatuh bangun. Menurut ilmu statistika lainnya, 8 dari 10 bisnis gagal di satu tahun pertama. Selain itu, 9 dari 10 bisnis akan gagal setelah lewat waktu satu tahun sampai masuk ke usia lima tahun.

Terutama bagi pemula, salah satu cara meminimalisir kegagalan adalah dengan cara memilih usaha franchise. Usaha waralaba atau franchise memang memudahkan bagi pemula. Dengan memiliki lisensi salah satu jenis waralaba, pebisnis pemula bisa belajar menjalani usaha dengan mengenali pola dan risikonya. Meski begitu, jangan asal memilih jenis usaha waralaba. Apalagi jika berinvestasi dengan didorong emosi. Lakukan investigasi mendalam terhadap pilihan waralaba yang Anda minati.

Anang Sukandar, Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia, mengatakan dari 1.500 jumlah franchise lokal di Indonesia, hanya sekitar 75-80 usaha yang memenuhi syarat. “Sebagian besar, sekitar 90 persen, adalah business opportunity yang memiliki risiko lebih tinggi,” jelas Anang kepada Kompas Female usai peluncuran buku Prinsip Di Sini Senang, Di Sana Senang yang berisi perjalanan bisnis Es Teler 77, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Anang, pelajari dan kenali lebih dahulu berbagai pilihan waralaba yang Anda minati. Sebaiknya jangan terburu-buru mengambil keputusan dengan memilih waralaba sembarangan. Dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk mempelajari pilihan waralaba, untuk kemudian memilih salah satunya. “Sebaiknya pilih satu jenis usaha dan fokus di dalamnya sebelum melakukan diversifikasi bisnis,” katanya menambahkan, fokus mengembangkan satu jenis bisnis selama kurun waktu lima tahun sebelum menjalankan bisnis baru.

Langkah-langkah melakukan investigasi mendalam untuk memilih franchise:

  1. Tentukan minat Anda sebelum memilih jenis usaha waralaba, apakah di bidang kuliner, salon kecantikan atau lainnya.
  2. Pilihlah satu jenis usaha, misalnya waralaba salon. Lalu ambil tiga pilihan waralaba salon atau tiga brand yang Anda minati untuk Anda seleksi.
  3. Kenali lebih dalam mengenai sistem waralaba dari ketiga pilihan waralaba tersebut. Pelajarilah dan bandingkan dengan seksama dari sistem yang ditawarkannya.
  4. Untuk memilih waralaba yang tepat dan bisa membawa Anda pada kesuksesan berbisnis, berikan pertanyaan detil kepada franchisor. Seperti informasi detil sejarah berdirinya, kapan memulai franchise, siapa franchisee pertama, mintalah izin dan informasi apakah Anda boleh bertemu dengan franchisee pertama untuk mencari tahu pengalaman bisnisnya, dan temukan apa keunikan dari setiap usaha waralaba yang Anda seleksi tersebut.

“Jika semua pertanyaan tersebut bisa dijawab oleh franchisor dengan baik, ini petanda usaha tersebut adalah murni franchise dan bukan business oppotunity,” lanjut Anang. Jika Anda sudah menjatuhkan pilihan produk waralaba, patuhi sistem yang sudah dibangun franchisor. Ini menjadi kunci sukses bisnis waralaba. Selain faktor lain seperti manajemen keuangan dan dukungan keluarga. “Sisihkan uang hasil penjualan dan jangan campurkan dengan pengeluaran day to day,” tegas Anang.

Selamat mencoba 😉

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *