Cerita Liz Claman Mendapat Nasihat Terbaik dari Warren Buffett

Ketika pembaca berita dan pemenang penghargaan Emmy, jurnalis Liz Claman memulai debutnya pada FOX Business Network pada tahun 2007, dia melakukannya dengan kerja keras. Nah, lebih khusus ketika Emmy melakukan sebuah wawancara eksklusif dengan investor legendaris, Berkshire Hathaway CEO, dan orang terkaya ketiga di dunia Warren Buffett. Sejak saat itu, dia mewawancarainya tentang tips investasi dan saran keuangan lainnya.

Sebagai permulaan, Claman mengatakan pendekatan Buffett dalam investasi berbeda dari cara sebagian besar dari kita dimana berpikir bahwa uang kita adalah tentang bagaimana kita mengatasi rasa takut.

“Sebagian besar dari kita lari ketika rasa takut adalah yang terbesar. Ada dalam genetik kita. Sama seperti saat pasar mulai berada di ambang kerusakan, kebanyakan dari kita bersembunyi di sebuah gua dan menjaga bubuk kering dari keuangan, “jelasnya.

“Berbeda dengan Buffett, saat itulah Buffett menempatkan diri untuk bekerja. Dia mengisi senapannya (atau ‘gun elephant’ saat ia menyebutnya) dan mulai menembak lagi. Jika lebih dari kita bisa melakukan ‘pertarungan’ bukan ‘penerbangan’ selama masa kekacauan pasar, kita bisa membuat lebih banyak uang sekalipun ini adalah permainan berisiko.”

Apa lagi yang bisa kita pelajari dari keberhasilan Buffett? Claman berbagi tiga bagian terbaik dari nasihat investasi dia diambil dari wawancara mereka.

Jadilah Non-konformis

Filosofi Buffett menunjukkan manfaat menjadi kambing hitam. Claman menjelaskan:

Hindari kawanan dan menjadi pemikir asli. Buffett tidak pernah tertangkap dalam hype dari tren saham atau sektor. Dia menghancurkan budayadot-com bubble untuk ”missing out’‘ ketika saham melonjak. Dengan menghindari hype, ia juga menjauhi bencana yang ditebang investor ketika gelembung muncul.”

The Takeaway

Ketika memilih investasi Anda, ingatlah bahwa hampir semua dari mereka mengambil waktu untuk bisa melunasinya. Anda tidak dapat bereaksi terhadap setiap dip di pasar, tren panas, atau kegiatan saham lainnya yang akan datang. Tentu, menjaga mata Anda pada tren investasi. Tapi yang lebih penting, percaya pada diri Anda sendiri, pengalaman Anda, dan situasi Anda. Tetapkan tujuan jangka panjang yang bekerja untuk Anda dan tunjukan kepada mereka.

Jangan Over-buy sebuah Stock, Bahkan jika Anda Sangat ingin memilikinya

Atau, dengan kata lain, jangan serta merta membeli sebuah saham katakanlah saham Apple ketika hari ini mengumumkan sebuah produk baru. Sebaiknya, tunggu sampai saham tersebut justru turun lebih murah. Claman mengatakan:

Dia mengatakannya kepada saya dengan cara ini : ‘Liz, Anda tidak ingin membayar untuk pemain gelandang yang baru saja memenangkan Super Bowl. Dia hanya akan memberikan biaya mahal dan tidak ada tempat untuk pergi melainkan ikut turun bersamanya. Membayar dengan jumlah lebih sedikit untuk orang di rumah sakit dengan kaki di selempang, ia akhirnya akan sembuh dan merasa lapar untuk mendapat kemenangan.”

The Takeaway

Ketika pasar (atau saham tertentu) pada puncaknya, sangat mudah untuk merasa paling percaya diri dalam investasi Anda. Tetapi membeli ketika sebuah saham rendah bahkan ketika merasa berisiko-membuat Anda lebih banyak ruang untuk mendapat untung karena harganya akan naik. Jaga perspektif ini dalam pikiran bahkan ketika Anda yakin saham yang sedang naik daun saat ini memiliki tempat untuk pergi yaitu naik.

Berinvestasi dalam Diri

Karena bahkan Warren Buffett memiliki ruang untuk perbaikan. Claman ingat:

Ketika keuangan berada pada masa sulit, Buffett memaksa dirinya untuk membayar biaya pendaftaran untuk kursus Dale Carnegie yaitu tentang ‘Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang.” Dia sangat pemalu dan tahu bahwa ia tidak pernah mencapai potensinya kecuali ia bisa mengubah kelemahan tersebut. Ketahui kelemahan Anda dan kemudian perbaiki. “

The Takeaway

Tentu, tip ini berlaku untuk keuangan Anda jika Anda ingin memulai investasi tetapi tidak tahu banyak tentang hal itu, maka dari itu, pergilah keluar sana dan belajar. Tetapi hal tersebut juga berlaku untuk karir dan kehidupan. Jika ada skill yang bisa membuat Anda lebih berkualitas, lebih percaya diri, atau lebih berharga, go get it. Ini merupakan investasi yang pasti akan berguna dalam jangka panjang.

Claman berbagi satu takeaway akhir saat menutupi percakapan mereka : Kadang-kadang Anda dibenarkan ketika melanggar peraturan Anda sendiri. Dia menjelaskan:

Warren baru-baru ini melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya: Dia berinvestasi dalam perusahaan teknologi. Memang, IBM dan Intel bukan merupakan anak baru, tapi mereka tetap perusahaan teknologi.

Dia selalu mengatakan dia akan menghindari teknologi karena ‘dia tidak mengerti,

“Tapi aku berpendapat dia mengerti semua baik-baik saja dengan berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang menggunakan teknologi untuk menang, seperti Burlington Northern dan MidAmerican Energy.” Claman bercerita.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *