Cerdas Berpikir Sebelum Berhutang

Terkadang Biaya yang diperlukan untuk keperluan tertentu sangatlah besar. Mau tak mau, kita harus mencari biaya tersebut yaitu dengan berhutang. Meskpiun berhutang terdengar tabu dan memalukan di telinga orang lain. Namun hal tersebut sangatlah ampuh untuk memenuhi kebutuhan kita. Jika sampai hari ini kita berhutang, kita tidak boleh lengah untuk tetap mengatur keuangan kita. Baik keuangan kita untuk melunasi hutang itu sendiri atau memenuhi keperluan kita sendiri. Oleh karena itu kita perlu mengatur hutang supaya tidak menganggu cash flow keuang kita. Pelajari cara ini untuk mengatur hutang.

Pahami Arti Berhutang

Mungkin kita pernah berhutang tanpa memahami arti hutang atau uang yang kita pinjam tersebut. Maksud saya adalah segala resiko dan aturan hutang tersebut. Ketika anda memerlukan uang dan langsung tertarik dengan ajakan sales atau marketing bank atau perusahaan finance untuk meminjam uang tanpa mengenali hutang yang anda akan kembalikan nantinya. Memang banyak sekali sekarang bank atau perusahaan yang dengan memberi akses dengan mudah mudah untuk berhutang. Kita harus paham hutang pokok, bunga atau pun resiko lainnya yang anda harus bayar. Kita harus menghitung juga penghasilan per bulan apakah cukup untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Anda juga harus menganalisa apakah sumber penghasilan anda terjamin dan stabil untuk membayar uang hingga lunas.

Pilihlah Hutang Berdasarkan Jenisnya

Bijaklah jika ingin berhutang. Ketahuilah ada 2 jenis hutang menurut penggunaannya, yaitu Hutang produktif dan hutang konsumtif. Hutang produktif adalah hutang yang kita pakai untuk membeli aset produktif. Kita mempunyai hutang produktif karena kita mau menggunakannya untuk membeli aset yang nilainya akan terus meningkat dan menghasilkan nilai yang lebih besar dari cicilan hutang misalnya berhutang untuk kredit kepemilikan rumah, tanah, meminjam uang untuk modal usaha atau juga seperti kredit investasi. Jenis hutang yang kedua adalah hutang konsumtif seperti pemakaian kartu kredit untuk membeli handphone, makan di restoran. Sebaiknya jika anda ingin berhutang, pilihlah jenis hutang produktif yang lebih bermanfaat untuk anda. Hutang produktif juga akan membantu kita untuk melunasi hutang kita sendiri dan bukannya berhutang, kita pun mendapatkan keuntungan dari hutang kita ini.

Bandingkan Keuntungan dan Kerugian

Jika selama ini anda mendapatkan kerugian jika berhutang. Sebaiknya anda tunda dulu untuk meminjam uang misalnya jika anda berhutang untuk sebuah mobil namun mobil tersebut hanya anda pakai untuk berlibur, sebaiknya anda tidak berhutang. Lain halnya jika mobil tersebut anda pakai untuk keperluan bisnis seperti mengantarkan orderan, sebagai tempat untuk promosi dengan pelanggan usaha. Jika lebih besar kerugian dibandingkan keuntungannya, lunasi segera hutang anda. Anda dapat menjual benda tersebut kembali. Berhutanglah jika banyak manfaat yang anda peroleh dan jangan sampai hutang menyengsarakan anda di kemudian hari.

Jangan Menumpuk Hutang

Jika sampai hari ini kita sudah terlanjur mempunyai sederet hutang yang banyak, sebaiknya jangan anda tumpuk dan segera lunasi hutang anda. Anda catat setiap hutang yang harus anda bayar. Hitung dari yang terkecil hingga yang terbesar. Bayarlah hutang anda yang terkecil dahulu atau hutang sudah lama anda tunggak. Juallah aset yang anda tidak pakai terlebih dahulu. Kita harus tahu jika bunga dari hutang ada juga yang naik dari tahun ke tahun, ini akan membuat anda terjerat ke dalam hutang. Masukkan catatan pengeluaran hutang di cash flow anda.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *