Cara Membuat CV yang Menarik

Dalam melamar suatu pekerjaan, biasanya CV merupakan salah satu syarat wajib yang harus diikutsertakan. CV biasa digunakan oleh perusahaan untuk melihat profil dari para pelamarnya. Oleh karena itu, seorang pelamar harus mampu menampilkan profil dirinya dalam sebuah CV yang menarik. Sebenarnya, bagaimana rumusan CV yang menarik? Sebelum berbicara lebih jauh mengenai CV, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan CV.

Apa itu CV?

CV merupakan singkatan daricurriculum vitae.Curriculum vitaemerupakan kata dalam bahasa Latin, yang secara bebas diterjemahkan menjadi ?erjalanan hidup? Di Indonesia, curriculum vitae juga lazim disebutdaftar riwayat hidup. Jadicurriculum vitae, atau yang selanjutnya akan disebut dengan CV pada intinya merupakan dokumen yang memuat informasi mengenai data diri dan rekam jejak perjalan seseorang.

Apa fungsi CV?

Dalam konteks lamaran kerja, CV biasanya merupakan salah satu dokumen utama yang disyaratkan oleh pihak perusahaan yang sedang merekrut calon pelamar. CV memuat profil pelamar yang kemudian menjadi salah satu alat utama dalam melakukan seleksi administrasi terhadap pelamar. Biasanya, pihak perusahaan sudah mencantumkan syarat-syarat serta kriteria untuk para calon pelamar yang berminat. Lewat CV, pihak perusahaan dapat melihat calon pelamar mana saja yang sudah sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan. Biasanya untuk menjamin bahwa pelamar mencantumkan rekam jejak sesuai keadaan yang sebenarnya, disertakan pula salinan dokumen-dokumen penting lain seperti ijazah, serta berbagai sertifikat.

Oleh karena itu, seorang pelamar harus mampu membuat CV yang baik, sebab CV merupakan alat untuk memperkenalkan diri pada perusahaan. Meski bukan sebagai satu-satunya sarana pertimbangan bagi perusahaan, sebisa mungkin CV dibuat dengan baik dan menarik sehingga peluang untuk dapat diterima kerja menjadi lebih besar. Paling tidak, CV yang baik dapat menjadi nilai tambah bagi seorang pelamar. Namun tentu saja, CV yang menarik pun tidak akan berguna apabila pelamar sendiri tidak memenuhi kualifikasi yang disyaratkan perusahaan.

Apa saja yang biasanya ditampilkan dalam CV?

Secara umum, CV biasanya memuat data diri, kompetensi, serta pengalaman yang dimiliki oleh pelamar. Data diri memuat informasi yang bersifat biografis, seperti nama lengkap, jenis kelamin, tempat tanggal lahir, alamat, alamat e-mail, nomor telepon rumah dan telepon selular. Biasanya orang juga mencantumkan riwayat pendidikan, seperti asal sekolah dan tahun lulus.

Data mengenai kompetensi merupakan informasi mengenai keterampilan yang dimiliki pelamar. Misalnya pendidikan non formal, kursus keterampilan yang pernah diikuti, kemampuan mengoperasikan komputer, serta penguasaan bahasa asing. Pelamar juga sebaiknya mencantumkan jenis-jenis pekerjaan yang dikuasai, seperti contohnya menguasai sistem penggajian ataupayrolldan mengelola kas.

Data mengenai pengalaman tentu saja menyangkut pengalaman sebelumnya yang dimiliki oleh pelamar. Misalnya posisi sebelumnya di tempat kerja dan bidang pekerjaan yang ditangani. Pelamar juga dapat mencantumkan pengalaman dalam berorganisasi, event atau acara-acara apa saja yang pernah ditangani, atau terlibat sebagai panitia dalam acara apa saja. Beberapa perusahaan biasanya lebih menyukai pelamar yang sudah berpengalaman, sebab tidak semua perusahaan mengalokasikan dana yang besar untuk kebutuhan training karyawan. Namun ada pula perusahaan yang justru mencari karyawan yang potensial namun minim pengalaman supaya lebih mudah untuk ?ibentuk? Oleh karena itu perusahaan seperti ini biasanya membuka kesempatan bagi para fresh graduate untuk melamar.

Bagaiman rumusan penulisan CV yang menarik?

CV yang menarik tentu saja adalah CV yang mampu menampilkan semua potensi yang dimiliki pelamar, yang kiranya sesuai dengan ekspektasi perusahaan. Jangan ragu untuk menampilkan kompetensi atau pengalaman Anda terlebih dahulu, baru menyusul setelahnya riwayat pendidikan dan data pribadi. Sebab, sesungguhnya tidak ada urutan baku dalam menyajikan data di CV. Sebuah perusahaan biasanya langsung menembak informasi tertentu yang ingin mereka ketahui. Oleh karena itu, tempatkan informasi yang sekiranya menarik untuk perusahaan Anda di bagian atas sehingga mudah untuk dilihat. Selain itu, perhatikan pula bahasa yang Anda gunakan, seyogyanya menggunakan bahasa yang ringkas dan tidak bertele-tele.

Di atas semua ini, etika terpenting dalam menulis CV yang harus dipatuhi pelamar adalah kejujuran, sebab kejujuran menggambarkan integritas dan niat awal Anda. Akhir kata, selamat menulis CV!