Cara Bisnis Jual Beli Tanah

Di dunia yang serba sulit seperti ini banyak orang-orang yang mencari peruntungan dengan membuka bisnis milik sendiri. Bisnis jenis ini bukan hanya dapat membuka lapangan kerja baru tetapi juga lebih fleksibel yang mana anda memegang kendali penuh dan bebas untuk mengatur jam kerja anda.

Salah satu bisnis yang sempat menjadi primadona adalah jual beli tanah. Banyak orang mencoba berbisnis di bidang ini dikarenakan tanah merupakan asset tetap yang memiliki nilai ekonomis stabil bahkan cenderung naik nilainya tiap tahun.

jual beli tanahTidak heran banyak orang berbondong-bondong mencobanya namun ada pula yang terganjal perihal modal. Karena untuk membeli tanah memang dibutuhkan dana yang cukup besar. Tetapi bila anda mengetahui trik khusus atau pengetahuan dalam bisnis ini modal pas-pasan pun tidak akan menjadi masalah buat anda. Nilai tanah yang tidak akan turun tentu saja sangat menggiurkan namun juga memiliki tantangan tersendiri seperti diperlukan modal yang besar dan proses legalitas yang cukup rumit.

Baca Juga:

Jual Beli TanahMenghindari kendala tersebut kini ada beberapa pengetahuan yang dapat anda terapkan untuk usaha jual beli tanah sebagai berikut :

  1. Bila anda tergolong pebisnis jual beli tanah yang baru saja merintis usaha namun tidak memiliki banyak modal anda bisa saja mengakalinya dengan menjadi developer. Bila anda menjadi developer bukan hanya masalah modal saja yang tertanggulangi bahkan ada manfaat lain yaitu besarnya keuntungan yang anda dapatkan jauh lebih besar dan menambah koneksi anda kedepannya. Anda bisa membuat kesepakatan kepada pemiik tanah untuk menjualkan tanah miliknya kepada konsumen dengan imbalan komisi yang telah tersepakati.
  2. Bila anda tidak menghendaki menjadi developer dan memiliki banyak modal anda bisa membeli putus. Beli putus merupakan metode jual beli tanah dimana pembeli membayar lunas tanah yang dibeli tanpa mencicilnya. Jika anda menggunakan cara ini pastikan nilai tanah yang anda beli dibawah nilai pasarannya agar anda tidak mengalami banyak kerugian.
  3. Cara terakhir yang bisa anda lakukan adalah dengan beli bertahap dimana sipembeli membuat kesepakatan kepada penjual agar dapat mencicil tanah yang dibelinya. Resiko yang tertanggung oleh pembelipun juga akan semakin kecil dengan cara ini.
  4. Jangan lupa untuk mengenali tanah yang akan anda beli apakah layak untuk diinvestasikan ataukah tidak. Nilai tanah memang akan cenderung naik namun ada pula resiko lainnya yakni tidak laku atau lama dalam penjualan kembali. Oleh karenanya anda perlu memprediksi apakah area sekitar tanah yang anda beli akan dijadikan kawasan tempat tinggal kedepannya atau daerah industry maupun perkantoran.
  5. Pastikan pula legalitas dan dokumen terkait tanah yang anda jual belikan agar jelas dimata hukum dan terhindar dari penipuan.
  6. Gunakan pula media sosial dan toko online bilamana anda telah mencapai tahap penjualan supaya informasi tanah yang anda jual lebih tersebar dan sebagai media promosi tanah anda.

Sukses selalu untuk anda semua..

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *