Cara Berdagang Keliling

Berdagang merupakan salah satu bentuk usaha yang paling banyak ditekuni oleh orang. Jika memiliki modal usaha yang besar, maka membuka kios atau bahkan toko besar tidak akan menjadi kendala yang berarti. Namun, bagaimana dengan calon pedagang yang memiliki modal terbatas? Salah satu pilihan yang paling banyak diambil sebagai usaha dengan modal kecil adalah berdagang keliling. Berdagang keliling memiliki keuntungan lain yaitu dapat langsung menemui konsumennya.

Berdagang Keliling

Di kota besar maupun kecil, pedagang keliling sudah lama dikenal banyak orang. Contoh pedagang keliling yang biasanya mondar-mandir di sekitar rumah adalah penjual bakso, penjual es, dan lainnya. Sebagian besar pedagang yang memilih untuk memutarkan dagangannya langsung ke tangan konsumen adalah pedagang makanan, namun sekarang ini juga sudah banyak pedagang lain yang memilih sistem jemput bola ini. Bagi pedagang pemula, mungkin masih dibingungkan bagaimana cara berdagang keliling yang tepat. Inilah beberapa tips untuk pedagang keliling yang bisa diterapkan

Sumber: https://massayur.files.wordpress.com/

Sumber: https://massayur.files.wordpress.com/

1. Tepat Sasaran

Baca Juga:

Maksud tepat sasaran disini yaitu memilih tempat yang tepat dimana akan menjual barang dagangan. Misalnya saja berjualan mainan, pilihlah tempat dimana mainan tersebut bisa cepat laku dengan melihat sasaran yakni anak-anak.

2. Berjualan di Waktu yang Tepat

Melihat waktu yang tepat juga menjadi kunci kesukesan seorang pedagang keliling. Seorang pedagang es biasanya akan berkeliling pada waktu siang hingga sore hari dimana pada jam tersebut kemungkinan dagangan laku lebih besar.

3. Atur Rute dan Jadwal

Konsumen biasanya akan menunggu pedagang keliling di jam dan waktu yang sama, jadi usahakan untuk tepat waktu dan sesuai jadwal. Jika memiliki jadwal yang tidak teratur, pedagang keliling akan kesusahan mencari pelanggan tetap.

4. Berkeliling dengan Pelan

Jika seorang pedagang berkeliling seperti ia sedang berada di arena balapan, pelanggan mana yang mau menghentikannya. Berdaganglah dengan santai dan beri tanda tertentu kepada pelanggan akan kedatangan anda seperti membunyikan bel ataupun lainnya.

5. Ramah Tamah dengan Pembeli

Jangan sampai kecapean menjadi alasan untuk bermuka masam kepada pelanggan. Tegur sapa serta ramah tamah akan menjadikan palanggan lebih merasa akrab dan kenal kepada pedagang. Hal tersebut tentunya akan membuat pelanggan lebih nyaman dan tak sungkan untuk membeli barang dagangan.

6. Jangan Berteriak dengan Suara yang Terlampau Kencang

Selain mengganggu ketenangan sekitar, berteriak juga dapat membuat pedagang cepat lelah. Cukuplah membunyikan sesuatu sebagai tanda atau berteriak seperlunya saja.

7. Datangi Tempat yang Ramai

Pada hari-hari tertentu biasanya akan ada event yang membuat banyak orang berkumpul di satu tempat. Carilah informasi mengenai adanya event-event tersebut secara berkala agar dapat mendatangi tempat tersebut tepat waktu. Semakin banyak orang yang berada pada satu tempat, kesempatan untuk mendapatkan laba tentunya lebih besar.

8. Jangan Memaksa

Gigih boleh, tetapi jangan ngeyel dan terkesan memaksa pembeli. Hargai hak mereka jika ingin menolak. Segeralah pergi jika memang calon pembeli tidak tertarik dan ucapkan terimakasih.

9. Menjaga Kebersihan

Perhatikan secara berkala barang dagangan, karena dijual keliling maka bukan tidak mungkin debu dan asap kendaraan mudah mengotori. Jika berdagang makanan, pastikan makanan benar-benar dalam keadaan tertutup rapat.

10. Pilihlah Barang yang Tepat untuk Dijual

Karena pedagang keliling memiliki jadwal harian, maka sebaiknya memilih barang yang bisa laku setiap harinya seperti makanan. Untuk barang yang sifatnya bukan konsumtif cenderung susah lakunya, kecuali jika berhasil menemukan lokasi dan waktu yang tepat.

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *