Bolehkah Berganti Profesi?

Anda sudah jenuh dengan bidang pekerjaan yang sekarang? Atau merasa tidak berkembang di perusahaan? Mungkin anda tertarik dengan profesi teman anda sendiri?

Beberapa tahun anda merasa anda sudah jenuh dan tidak maju di bidang anda. Anda merasa terkekang di bidang ini. Anda juga terkadang merasa tekanan di perusahaan terlalu berat untuk mengupgrade keahlian anda? Perasaan itu memang tak salah. Terkadang hati nurani manusia memang memberitahu kita akan pilihan yang kita hadapi contohnya ketika bergumul dengan profesi kita sekarang.

Sebagai karyawan, tak hanya bekerja dan penghasilan yang didapatkan namun kita juga perlu perkembangan yang membuat kita lebih semangat dan ceria lagi. Sebenarnya tak jadi masalah jika anda melirik profesi lain dan ingin mencoba menggelutinya. Namun anda harus yakin terlebih dahulu. Kenapa? Karena beralih profesi tentunya bukan hal yang mudah karena bidangnya berbeda, maka pekerjaan juga pasti berbeda. Oleh karena itu jangan sampai keputusan anda salah dan berujung kepada penyesalan.

Anda harus mengerti mengapa anda harus beralih profesi? tidak tahan dengan suasana kerja? atau karena belum mendapatkan peningkatan karir setelah beberapa tahun lamanya bekerja?

Jika alasan anda disebabkan karena emosional belaka seperti tidak tahan dengan aturan perusahaan atau tidak cocok dengan anggota tim lainnya, maka dianjurkan untuk tidak beralih profesi dulu. Berpikirlah jernih karena ini adalah masa depan anda. Lain halnya jika anda sudah berusaha sebaik mungkin bekerja selama bertahun-tahun namun tidak ada kenaikan jabatan. Anda sudah yakin bahwa bidang tersebut bukan bidang pekerjaan yang cocok dengan Anda.

Berikut saya sampaikan beberapa hal yang harus anda siapkansebelum beralih ke profesi baru:

1. Cari detail tentang profesi tersebut

Pertama, anda harus mengetahui seperti apa profesi yang akan geluti? Cari tahu melalui sumber informasi, bisa melalui buku atau internet mengenai detail pekerjaan. Anda juga bisa kok untuk mencari referensi melalui teman, kerabat atau keluarga yang pernah menjalani profesi tersebut. Hal ini lebih baik karena kita dapat mengetahui pengalaman mereka.Jika perlu anda harus menggorekinformasi yang banyak seperti standart gaji, jenjang karir, deskripsi tugas atau hambatan yang akan dihadapi.

2. Mencari lowongan kerja

Jika anda sudah mengetahui profesi apa saja yang anda inginkan, maka anda harus mencari lowongan pekerjaan tersebut. Biasanya di lowongan pekerjaan online akan memberikan informasi berapa standard gaji dan berapa banyak jumlah lowongan yang disediakan. Ini dapat menjadi keuntungan karena anda dapat merumuskan pekerjaan yang paling dicari. Biasanya pekerjaan yang paling dicari adalah pekerjaan yang cukup berkembang.

3. Ikuti training atau pelatihan

Jika sudah mengetahui lahan pekerjaan tersebut, maka mulailah berpikir kapan saatnya anda memulai profesi yang baru. Belajarlah dari beberapa sumber untuk mengetahui sedikit pengetahuan tentang profesi baru anda. Ada beberapa pekerjaan yang memang membutuhkan training atau kursus, seperti akuntan pajak, investor saham, dll. Ada juga yang membuat seminar atau workshop dalam jangka waktu singkat.

4. Mempunyai relasi kerja

Anda harus penuh semangat mengikuti training atau kursus di bidang yang baru. Kemauan yang tinggi untuk belajar harus dipertahankan setiap hari. Selanjutnya carilah networking untuk mendapatkan kesuksesan profesi baru anda. Siapa sangka anda akan mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan di perusahan mereka. Mereka pun tak segan untuk mengajari anda tentang profesi tersebut. Jika anda berminat seperti itu, tunjukkan bahwa anda sungguh tertarik maka relasi anda akan sangat membantu anda.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *