Bisnis Jual Beli Dollar

Tahukah anda bahwa jual beli dollar dapat anda jadikan salah satu lahan bisnis? Kita ketahui perbedaan mata uang memiliki perbedaan nilai tukar. Nilai tukar inilah yang menjadi dasar dari bisnis satu ini. Sebenarnya bukan hanya dollar, anda dapat menggunakan berbagai mata uang asing namun jual beli dollar yang lebih populer di masyarakat. Bisnis ini cukup mudah karena anda cukup membeli dollar dan kemudian menyimpannya ketika nanti dollar menguat atau saat harganya tinggi anda dapat menjualnya kembali.

1301184ilustrasi-rupiah-dollar-AS780x390

Dollar

Ketika dollar menguat akan terjadi perbedaan dengan rupiah dan anda dapat menikmati keuntungan. Cara dalam berbisnis jual beli dollar memang cukup mudah, namun anda perlu memperhitungkan kapan dollar akan menguat sehingga anda untung. Bisnis ini dapat digolongkan dalam jenis investasi. Berikut cara berbisnis jual beli dolar

1. Belilah dolar dengan harga terendah.

Bandingkan kurs jual antar bank atau money changer satu dan lainnya, kemudian belilah dolar pada tempat yang menawarkan harga paling rendah.

2. Beli dolar secara reguler.

Belilah dolar secara reguler atau rutin sehingga nilainya tidak terpatok pada satu harga saja. Membeli dan menjual secara reguler akan mencegah kerugian besar ketika tiba-tiba harga dolar jatuh.

3. Jual ketika kurs beli naik.

Anda bisa menjual dolar anda ketika kurs beli naik. Sama seperti saat anda membeli, saat anda menjual anda dapat memilih tempat penukaran yang menawarkan kurs beli paling tinggi. Jika anda mulai tertarik dengan bisnis jual beli dollar berikut tipsnya

4. Pahami istilah kurs beli dan kurs jual

Ketika anda memulai bisnis ini tentu anda harus memahami berbagai istilah yang akan menjadi dasar bisnis anda. Di money changer biasanya akan terpampang kurs beli dan kurs jual, anda harus memahami istilah tersebut dengan baik. Kurs jual adalah nilai yang ditawarkan oleh bank ataupun money changer untuk menjual dolar. Nilai tersebut yang akan menjadi patokan ketika kita membeli dolar. Kurs beli adalah nilai yang ditawarkan bank ataupun money changer untuk membeli dolar dari masyarakat. Nilai ini yang kita gunakan saat menjual dolar. Contohnya kurs jual Rp 14.000 dan kurs beli Rp 13.800, maka ketika kita ingin membeli dolar harganya adalah Rp 14.000 sementara jika kita menjual dolar harganya adalah Rp 13.800. Perlu anda ingat bahwa kurs jual selalu lebih tinggi dari kurs beli.

5. Belilah ditempat resmi

Jika anda ingin membeli dolar sebaiknya belilah ditempat resmi. Tidak hanya rupiah, dolarpun juga dapat dipalsukan. Anda harus memastikan bahwa dolar yang anda beli adalah asli. Salah satu hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah memperoleh dolar palsu adalah dengan membeli di tempat resmi. Tempat resmi yang dapat anda gunakan untuk membeli dan menjual dolar adalah bank dan money changer. Resiko mendapatkan dolar palsu tetap ada, namun membeli di tempat resmi dapat meminimalisir resiko tersebut. Anda tetap harus berhati hati meskipun membeli ditempat resmi. Pastikan money changer yang anda gunakan bertransaksi telah memiliki nama dan memiliki banyak pelanggan atau yang memiliki reputasi baik.

6. Jangan menyimpan dolar terlalu lama

Bentuk fisik dolar dapat mempengaruhi harga jual. Dolar yang cacat akan memiliki nilai tukar yang lebih rendah, maka sebaiknya anda jangan menyimpan dolar terlalu lama. Waktu penyimpanan yang terlalu lama dapat menyebabkan dolar mengalami cacat fisik, maka setelah anda mendapatkan dolar sebaiknya langsung anda tabung ke bank. Cacat fisik yang paling sering ditemukan adalah kertas menguning, tercoret dan terlipat. Bisnis ini memang mudah dijalankan namun bisnis ini juga memiliki dampak yang cukup luas. Kelemahan dalam bisnis ini adalah ketika dollar menguat dan banyak orang yang menjual dollar dapat menyebabkan mata uang kita sendiri (rupiah) semakin melemah.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *