Bisnis barang atau jasa

Sebelum melangkah jauh untuk membuka usaha seperti menentukan lokasi usaha atau desainnya seperti apa, tentu saja memutuskan untuk memilih memulai bisnis jenis barang atau jasa menjadi sesulit menentukan itu semua. Terutama bagi pengusaha pemula yang tidak memiliki basic bisnis sebelumnya. Seperti bisnis dengan resep keluarga, atau memutuskan untuk tidak franchise, dll. Lalu, apa saja sebenarnya yang membuat bingung? Berikut beberapa gambaran mengenai bisnis di bidang perusahaan dagang dan jasa.

Dimulai dari kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis bisnis itu sendiri.

Dimana kelebihan perusahaan dagang disebutkan adalah sebagai berikut :

  1. Perusahaan dagang tentu saja bergerak dalam menjual barang baik yang dibuat sendiri (berupa makanan, minuman, dll) maupun produk barang yang tanpa harus diolah terlebih dahulu (seperti handphone, produk bayi, dll)
  2. Dengan wujud yang nyata, membuat kualitas barang yang disediakan oleh perusahaan dagang dapat diketahui secara langsung oleh konsumen sebelum membelinya.

Kekurangan perusahaan dagang:

 

  1. Karena barang bersifat nyata, maka dari itu diperlukan tempat untuk memajang (display) barang dengan tujuan menarik minat pembeli agar barang bisa dilihat dan dirasakan terlebih dahulu
  2. Agar pembeli dapat membeli barang sesuai dengan yang dipasarkan tepat waktu, diperlukan tempat untuk menyimpan barang
  3. Untuk menyediakan barang tersebut tentu saja diperlukan alat angkut untuk mengirim barang kepada konsumen
  4. Jika ada yang salah dengan barang tersebut, kadang bisa dikembalikan (retur) tentunya dengan syarat dan ketentuan tertentu yang pada akhirnya terkadang merugikan perusahaan.

Ciri-ciri perusahaan dagang:

  1. Pendapatan diperoleh dari hasil penyerahan/penjualan barang dagangan
  2. Barang dagangan yang diperjual belikan tidak diubah bentuk maupun fungsinya
  3. Rekening-rekening yang terdapat pada perusahaan dagang antara lain: pembelian atau persediaan barang dagangan, retur dan pengurangan harga pembelian, potongan pembelian, beban angkut pembelian, penjualan, retur dan pengurangan harga penjualan, potongan penjualan, harga pokok penjualan, beban nagkut penjualan.
  4. Beban usaha perusahaan dibedakan dalam dua kelompok yaitu: beban pemasaran dan beban administrasi umum

Dan jika dilihat dari laporan laba/rugi, perusahaan dagang memiliki catatan keuangan sebagai berikut :

Penjualan xx
Harga pokok penjualan (xxx)
Laba kotor xxx
Beban usaha (xxx)
Laba usaha xxx

Sedangkan untuk perusahaan jasa memiliki catatan keuangan seperti berikut :

Pendapatan jasa xxx
Beban usaha (xxx)
Laba usaha xxx

Berikut ini beberapa contoh perusahaan jasa:

?Jasa bengkel/servis kendaraan
?Transportasi
?Telekomunikasi
?Salon
?Persewaan/rental mobil,computer dll.
?Jasa pengacara
?Notaris
?Konsultan teknik,akuntansi,manajemen dll.

Dan berikut ini merupakan contoh perusahaan dagang:
?Toko bahan bangunan
?Toko buku dan perlengkapan sekolah
?Pengecer dan grosir
?Dealer motor dsb.

Bagaimana dengan perusahaan jasa? Menjalankan usaha sendiri juga memberikan potensi tambahan pendapatan, bisa saja dua, lima atau bahkan sepuluh kali lipat daripada yang biasa Anda dapatkan. Mengapa? Duplikasi yang sederhana. Ketika Anda bekerja untuk orang lain, hanya ada diri Anda dan begitu banyak jam dalam sehari untuk menghasilkan upah atau gaji. Ketika Anda menjalankan usaha, Anda menggandakan diri Anda dengan memperkerjakan karyawan atau sales untuk meningkatkan pendapatan;

Anda bisa menggandakan pelanggan dan menemukan lebih banyak lagi orang untuk membeli jasa Anda; dan Anda bisa menggandakan model bisnis dan membuka area baru untuk melayani lebih banyak pelanggan dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Semua ini tidak bisa Anda dapatkan jika bekerja dengan orang lain, dan jika Anda bisa melakukannya, maka akan menguntungkan bos Anda secara finansial daripada Anda.

Maksimalkan keterampilan Anda

Memang telah menjadi kekhawatiran tersendiri ketika keterampilan dan pengalaman bisnis yang dimiliki kurang memadai, seperti di bidang pengelolaan waktu, kontak penjualan, negosiasi, pembukuan, dan kemampuan menciptakan iklan yang efektif. Tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa semua ketrampilan ini penting untuk dimiliki, tapi dalam waktu yang bersamaan ada juga ketrampilan yang bisa dipelajari dan dikuasai melalui praktek.

Pertanyaan lain yang penting adalah, “Ketrampilan apa yang Anda miliki yang bisa dijual sebagai jasa ?” Apapun ketrampilan yang Anda miliki, bisa menjadi ketrampilan terbaik dan merupakan aset terbesar Anda . Jika Anda tahu bagaimana merencanakan dan mengadakan pesta, itu juga merupakan ketrampilan dimana orang bersedia membayar Anda untuk merencanakan dan mengelola acaranya. Jika Anda tahu bagaimana memainkan piano, ini merupakan ketrampilan dimana orang lain akan membayar Anda jika Anda mengajarinya. Jika anda tahu bagaimana menjual produk dan jasa online, sekali lagi, ini adalah ketrampilan dimana orang lain bersedia membayar Anda untuk menjadi konsultan marketing online. Seluruh contoh ketrampilan ini adalah dimana orang lain bersedia membayar Anda untuk melakukan, atau mengajarkan pada mereka bagaimana mempelajarinya. .

Setiap orang memiliki satu atau lebih ketrampilan yang bisa digunakan sebagai jasa yang dijual sehingga orang lain bersedia membayarnya, atau mempelajarinya. Namun, jika dikatakan demikian, banyak orang yang memiliki kecenderungan untuk meremehkan nilai sejati dalam ketrampilan dan pengalaman mereka. Anda harus ingat, apa yang Anda miliki secara alami belum tentu juga dimiliki secara alami oleh orang lain. Demikian juga, jika Anda memikirkan pengetahuan atau keahlian khusus dengan nilai yang kecil, tapi jika orang lain membutuhkan atau ingin mempelajari pengetahuan tersebut, maka akan sangat bernilai bagi mereka.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *