Biaya tarik tunai kartu kredit

indexSebelum anda tarik tunai kartu kredit lewat mesin ATM, lebih baik anda pikirkan kembali. Suku bunga tarik tunai kartu kredit tersebut tinggi dan lebih besar dibandingkan dengan suku bunga ritel ketika anda tidak membayar penuh tagihan kartu kredit. Setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda mengenai besarnya biaya bunga penarikan tunai. Untuk lebih jelasnya silakan tanya ke pihak bank. Rata-rata biaya bunga penarikan tunai kartu kredit berkisar antara 3% sampai 6%. Anda bisa melihat kartu kredit bank mana yang menawarkan biaya tarik tunai termurah di bawah ini.

Berikut data tarik tunai beberapa bank besar per 20 November 2015

HSBC 3% or Min 50,000
BCA 4% atau min. 40.000
Panin 4% or Min 50,000
Niaga 5% darijumlah yang ditarikatau min Rp 75.000 (mana yang lebihbesar)
BNI 6% dari jumlah penarikan tunai (minimal Rp. 50.000,-)
Mega 6% dari transaksi penarikan tunai (min Rp 50.000,-)
Citibank 6% dari jumlah penarikan tunai (minimal Rp. 50.000,-)
Standard Chartered 6% atau Rp75.000 (mana yang lebih besar)
Mandiri 6% dari jumlah pengambilan tunai atau Rp. 50.000 (mana yg lebih besar)
Permata 6% atau Rp 80.000,- (mana yang lebih tinggi)
Danamon 6% dari jumlah pengambilan tunai atau Rp. 50.000 (mana yg lebih besar)

Jika anda ingin membeli suatu barang namun toko tersebut belum menerima transaksi kartu kredit, saran kami jangan mengambil tunai ke mesin ATM. Lebih baik cari toko yang menawarkan gesek tunai. Selain biayanya lebih kecil, limitnya juga lebih besar untuk sekali gesek. Biasa biaya gesek tunai antara 2% sampai 3% tergantung anda menawarnya. Walaupun sudah di larang oleh Bank Indonesia, gesek tunai masih banyak terjadi. BI melarang gestun karena hal itu sering disalahgunakan untuk berhutang dengan mudah sehingga di khawatirkan hutang tersebut bisa macet.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *