Biaya Hidup di Australia Bisa Murah

Ingin hidup di Australia? Ketahui dulu perkiraan hidup di sana. Memang negara kangguru ini adalah negara maju dengan berbagai keuntungan, diantaranya kursnya yang masih di bawah sepuluh ribu rupiah (terhitung Maret 2016) dan jaraknya yang masih termasuk dekat dengan Indonesia. Kalau Anda ke Australia untuk kuliah, pelajar asing diijinkan untuk kerja part time dengan ketentuan sekitar 20 jam seminggu dengan standard gaji sekitar $AUD 14 – $AUD 20 tergantung jenis pekerjaan. Jadi kalau Anda punya tabungan cukup setelah bekerja di sana, bisa dengan mudah pulang pergi ke Indonesia bertemu keluarga.

biaya hidup di australia bisa murah2

Australia

Dimulai dengan tempat tinggal. Berapakah biaya sewa tempat yang diperlukan? Tergantung Anda tinggal di kota apa. Kalau Sydney, ya jelas mahal. Sama saja seperti di Indonesia, kalau tinggal di Jakarta ya mahal karena kan ibukota. Sydney dan Jakarta sama-sama ibukota. Berikut perkiraan biaya hidup per minggu di Australia dengan kurs $AUD 1 sama dengan 9800an rupiah. Akomodasi yang biasanya diminati pemegang work and holiday visa yaitu share house yang mirip dengan konsep kost di Indonesia. Harga sesuai dengan lokasi dan fasilitas yang didapatkan (AC, listrik, wifi, air, cuci). Harga sewa rumah (3 kamar) sekitar $AUD 250 – $AUD 400. Harga sewa kamar $ AUD 100 – $AUD 170 per minggu. Satu unit rumah atau apartemen terdiri dari 2 – 5 kamar sehingga masih bisa merasa nyaman karena tidak terlalu banyak. Berikut adalah biaya lain di luar penginapan.

Mobile: $AUD 5

Listrik : $AUD 10

Air: $AUD 4

Grocery : $AUD 50 – $AUD 100

Internet : $AUD 10

Entertainment : $AUD 15

Bensin: $AUD 40

Untuk transportasi, jika Anda memilih tinggal di suburb (jauh dari kota) disarankan naik bus, ferry atau kereta dengan tujuan city centre dengan harga mulai dari $AUD 2 sekali jalan. Kalau Anda rutin menggunakan transportasi umum untuk kerja atau kuliah, sebaiknya membeli kartu langganan per minggu atau per bulan.

biaya hidup di australia bisa murah1

Namun jika Anda memilih tinggal di wilayah city centre, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi karena bisa berjalan kaki menuju tempat-tempat perbelanjaan dan kebutuhan lainnya. Jelas hal ini bisa menghemat pengeluaran. Anda juga bisa memanfaatkan free bus yang berada di city centre. Di Sydney ada 555 green bus dan di Perth ada CAT bus.

Kemudian makanan di Australia apakah lebih mahal dari Indonesia? Belum  tentu. Harga daging di sana lebih murah, makanya tidak heran jika penduduk Australia senang sekali BBQ. Perbandingan sederhananya, dengan uang $AUD 5 bisa membeli seporsi makanan termurah namun belum termasuk minuman. Juga dengan $AUD 5 bisa membeli bahan masakan untuk makan sehari. Jadi, mau pilih mana?

Kalau tidak terlalu suka western food, tenang saja, di sana ada Asian shop / Chinese shop. Sebagai contoh, jika Anda tinggal di Darling Harbour, untuk menuju Paddy’s Market hanya jalan kaki. Setiap weekend, Paddy’s Market menjual berbagai macam sayur dan buah dengan harga murah. Kalau untuk daging, ada toko Chinese butchery yang menjual 1kg ayam seharga $AUD 2.6/kg yang lebih murah dibandingkan di Coles, IGA, Woolworth seharga #AUD 3.5/kg. Jadi, pintar-pintarnya Anda menemukan toko untuk belanja bahan-bahan makanan dengan harga miring.

Tentulah kalau dibandingkan dengan kota Sydney dan Perth, harga makan siang yang tidak mewah sekitar $AUD 11- $AUD 17. Beda lagi dengan di Melbourne, harga makan siang masih di bawah $AUD 10. Untuk kopi, penduduk Australia memang terkenal sangat suka ngopi. Harga di coffee shop sekitar $AUD 3 – $AUD 4 per cup. Kalau mau yang instan, bisa beli di Seven Eleven seharga $AUD 1 per cup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *