Berita Terkini Perusahaan di Indonesia (6 Mei 2014)

Indocement Akuisisi Perusahaan Baru

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengakuisisi perusahaan perdagangan PT Terang Prakarsa Cipta senilai Rp 200 juta. Aksi itu dilakukan melalui dua anak usaha Indocement yakni PT Sari Bhakti Sejati dan PT Makmur Abadi Perkasa Mandiri. Adapunanak usaha baru tersebut akan menjadi penunjang kegiatan usaha beton siap pakai. Adapunbukan merupakan transaksi material yang akan mempengaruhi nilai ekuitas perseroan sebesar Rp 23 triliun per Desember 2013.Adapun penandatanganan Perjanjian Jual Beli telah dilaksanakan pada 2 Mei 2014.Sebelum dilakukan transaksi, Terang Prakarsa dimiliki oleh PT Karya Usaha Cemerlang dan PT Inti Trio Bhakti Jaya.

Sinar Mas Multiartha Siap Lepas 10% Saham

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) siap melepas sebanyak 623,7 juta (10%) saham baru tahun ini. Penerbitan saham baru dilakukan dalam rangka menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD).Dengan demikian, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Sinar Mas Multiartha akan meningkat menjadi 6,86 miliar dari saat ini 6,23 miliar.Untuk memuluskan rencana tersebut, Manajemen Sinar Mas Multiartha mengungkapkan, pihaknya berniat meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 13 Juni 2014.Saat ini, sebanyak 52,41% saham perusahaan jasa keuangan milik Grup Sinar Mas itu dimiliki oleh BNYM SA/NV Cust of Bank of Singapore. Adapun sisa sebanyak 47,59% dikuasai oleh investor publik.Hingga kuartal I ?2014, jumlah pendapatan Sinar Mas Multiartha tercatat sebesar Rp 4,2 triliun atau menurun 19,2% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 5,2 triliun. AdapunKontribusi underwriting asuransi masih menempati porsi terbesar, sekitar Rp 2,9 triliun (69%) dari total pendapatan.

PTBA Jalin Kerjasama Teknologi Cat-HTR

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah menandatangani kerjasama (MoU) untuk pengembangan teknologi Cat-HTR di Australia dan Indonesia dengan Ignite Energy Resources Ltd (IER). Nantinya, teknologi dalam kerjasama tersebut dapat mengolah batubara kalori rendah menjadi minyak mentah sintetis dan batubara kualitas tinggi (PCI). Adapunminyak mentah sintetis tersebut, nantinya dapat diproses sebagaimana minyak mentah (crude oil) dapat menjadi bensin, kerosin, dan PCI. Sedangkansaat ini batubara kalori rendah persroan sudah dikirim ke Australia untuk dicujicobakan pada teknologi Cat-HTR, di pabrik milik IER. Hasil uji coba tersebut sukses menghasilkan minyak mentah sintesis dengan kualitas menyerupai minyak mentah biasa.

Sekawan Intipratama Rights Issue Rp 4,6 Triliun

PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) akan melaksanakan penawaran umum terbatas 1 (PUT) untuk menerbitkan hak memesan efek terlebih daulu (HMETD) ataurights issuesenilai Rp 4,6 triliun. Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak 23,4 miliar unit saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 200.Manajemen Sekawan Intiprima mengungkapkan, seluruh dana hasilrights issueakan digunakan perseroan untuk mengakuisisi 100% keoemilikan saham Ridgetop Holding Ventures pada RITS Venture Limited.pertambangan batubara memiliki prospek yang bagus di masa akan datang. Sektor tersebut, diperkirakan bakal memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan dan memperkuat kondisi keuangan perseroan.Sementara itu, pemegang saham perseroan, yaitu PT Graha Sakti Prima tidak akan melaksanakan haknya dalam rights issue. Graha Sakti memiliki hak membeli 14 miliar unit saham dari rights issue.

Telkom Batalkan Pencatatan Saham ADR di LSE

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berencana membatalkan pencatatan saham American Depositary Receipt (ADR) perseroan di London Stock Exchange (LSE).Setiap satu ADR mewakili 200 saham seri B dengan nilai nominal Rp 50 per unit saham.Investor Relations Telkom Hendra Purnama mengungkapkan, pembatalan pencatatan, menyebabkan pembatalan perdagangan ADR persroan di LSE, efektif pada 5 Juni tahun ini.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *