Berita Terkini Perusahaan di Indonesia (29 April 2013)

Adira Finance Dapat Kredit Sindikasi US$ 300 Juta

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman sinidikasinya yang kedua sebesar US$ 300 juta di Singapura. Sebelumnya, fasilitas pinjaman sindikasi yang pertama ditandatangani pada November 2013. Kepercayaan investor yang kuat terhadap perseroan telah membuat fasilitas ini mengalamioversubscribed, dari target awal yang senilai US$ 200 juta menjadi US$ 300 juta. Bahkan, fasilitas ini telah berhasil menarik minat para investor asing, terutamanya dari Taiwan, Jepang dan India. Sebelas bank lainnya yang turut memberikan dukungan dalam fasilitas ini adalah CTBC Bank Co., Ltd., Singapore; Mega International Commercial Bank Co., Ltd., Offshore Banking Branch; State Bank of India, Singapore Branch; Aozora Bank, Ltd.; Chang Hwa Commercial Bank, Ltd., Singapore Branch; First Commercial Bank, Offshore Banking Branch; The Gunma Bank, Ltd.; JA Mitsui Leasing, Ltd.; Land Bank of Taiwan, Singapore Branch; The Chugoku Bank, Ltd.; dan E.SUN Commercial Bank, Ltd., Singapore Branch.

BNI Terbitkan 187.181 Kartu BNI-Chelsea FC

PT Bank Negara Indonesia (BNI) hingga akhir Maret 2014 menerbitkan sebanyak 187.181 kartu “co-branding” (menggunakan merek bersama) BNI-Chelsea FC atau tumbuh 80,4 persen dibanding posisi Maret 2013 sebanyak 103.736 kartu. Kartu merek bersama BNI-Chelsea FC tersebut terdiri atas 148.355 kartu debit (per Maret 2014) atau tumbuh 63,5 persen dibandingkan posisi Maret 2013 yaitu sebanyak 90.607 kartu. Selain itu terdapat juga Kartu Kredit BNI-Chelsea FC yang mencapai 39.058 kartu pada Maret 2014 atau tumbuh 197,5 persen dibandingkan posisi Maret 2013 yaitu 13.129 kartu. BNI berani bekerjasama dengan Chelsea FC antara lain karena klub sepakbola itu merupakan kekuatan baru di liga Inggris dalam beberapa tahun terakhir ini. Itu terlihat dari konsistensi penampilan Chelsea FC yang membuat mereka selalu masuk dalam “the big four”.

Allianz Indonesia Bukukan Premi Rp 9,07 Triliun

Allianz Indonesia membukukan total pendapatan premi bruto (gross written premium) gabungan–asuransi jiwa, kesehatan, dan kerugian–sebesar Rp 9,07 triliun pada 2013. Pencapaian itu meningkat 3% dibanding tahun sebelumnya yang tercatat Rp 8,84 triliun. Dari total pendapatan premi bruto gabungan tersebut, bisnis asuransi jiwa dan kesehatan tumbuh moderat 1,3%, dari Rp 8,32 triliun pada 2012 menjadi Rp 8,43 triliun pada 2013. Sedangkan bisnis asuransi umum tumbuh signifikan sebesar 23%, dari Rp 524 miliar menjadi Rp 644,9 miliar. total klaim dan manfaat yang dibayarkan oleh Allianz Indonesia tercatat Rp 4,56 triliun. Dari total klaim dan manfaat tersebut, sebesar Rp 4,42 triliun merupakan klaim dari Allianz Life Indonesia, meningkat 8,6% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 4,07 triliun. Sampai akhir tahun 2013, total aset gabungan bisnis asuransi jiwa dan umum Allianz Indonesia mencapai Rp 23 triliun. Angka tersebut meningkat 9,5% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 20,9 triliun.

Pertamina EP Catat Produksi Louise 1.200 Barel/Hari

PT Pertamina EP mencatat produksi Sumur Louise 1055 di Area Sangasanga, Kaltim mencapai sekitar 1.200 barel per hari. Pjs Manajer Humas Pertamina EP Arya Dwi Paramita di Jakarta, Selasa mengatakan, tambahan produksi Sumur Louise itu menjadikan total produksi minyak perusahaan sekitar 119.000 barel per hari. Pihaknya telah melakukan dua kali uji produksi Sumur Louise 1055 dan selesai 19 April 2014. Pada uji pertama dihasilkan 8.280 barel per hari dan saat tes lanjutan untuk mengetahui kemampuan sumur optimum diperoleh minyak di kisaran 1.200 barel per hari.

Citilink Bantah Akan Akuisisi Tiger Air Mandala

Presiden dan CEO Citilink Indonesia Arif Wibowo membantah spekulasi pemberitaan terkait rencana Citilink untuk mengakuisisi maskapai Tiger Air Mandala mengingat proses tersebut merupakan hal yang sangat kompleks. Citilink adalah anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang menyediakan jasa penerbangan berbiaya murah (LCC). Citilink melayani penerbangan dengan sistem dari kota ke kota menggunakan model usaha pesawat berbiaya murah. Dengan berbasis di Jakarta dan Surabaya, hingga April 2014 Citilink melayani 140 frekuensi penerbangan harian dari Jakarta dan Surabaya ke Batam, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Yogyakarta, Medan, Palembang, Padang, Ujung Pandang, Pekanbaru, dan Lombok. Kemudian, Bengkulu, Jambi, Semarang, Malang, Kupang, Pangkal Pinang, Tanjung Pandan, dan Bandung

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *