Berita Terkini Perusahaan di Indonesia (23 Mei 2014)

CASS Bagi Dividen Rp 43,6 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) menyepakati pembagian dividen tahun ini sebesar Rp 43,6 miliar, atau Rp 20,89 per saham. Tahun lalu, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 109,7 miliar.Presiden dan Chief Executive Officer Cardig Aero Services Diono Nurjadin mengatakan, dalam RUPST pemegang saham juga menerima laporan keuangan tahun 2013. Tahun lalu, perseroan tercatat meraup pendapatan sebesar Rp 1,3 triliun.Lini bisnis Aviation Support berkontribusi terhadap pendapatan sebesar 79%, sedangkan food solution berkontribusi sebesar 21% dari total pendapatan.pemegang sahan juga menerima pengunduran diri Adhi Cahyono sebagai Direktur Independen, dan Cheong Tuck Kuen sebagai komsiaris. Posisi mereka digantikan oleh Danar Wihandoyo dan Ferry Chung Qin An.

Kuartal I-2014, Trikomsel Cetak Laba Bersih Rp 107,5 M

PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) mencetak laba bersih sepanjang kuartal I-2014 sebesar Rp107,52 miliar atau naik 5,83% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp101,59 miliar.Berdasarkan keterbukaan informasi, pada Bursa Efek Indoensia (BEI), Jumat (23/5), meningkatkan laba bersih emiten distrbutor gadget ini ditopang oleh kenaikan penjualan bersih pada kuartal I-2014, sebesar 28%, menjadi Rp 3,14 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,45 triliun.Adapun laba bersih per saham dasar pada akhir Maret Trikomsel meningkat menjadi Rp23 dari periode yang sama tahun lalu Rp21 per lembar.Saat ini, Trikomsel menjual produk-produk ponsel (handphone) merek Samsung, Blackberry, Lenovo, LG, Nokia, Sony, HTC, dan Apple. Perseoran juga bekerja sama dengan provider Telkomsel, XL, Indosat, Smartfren, Axis, dan Three dengan menjual produk-produknya.

Benakat Integra Dapat Pinjaman ICICI Bank US$ 580 Juta

PT Benakat Integra Tbk (BIPI), melalui anak usahanya PT Nusa Tambang Raya Pratama (NTP) mengantongi fasilitasi pinjaman baru senilai US$ 580 juta dari ICICI Bank Limited.Dari total pinjaman itu, sebanyak US$ 556,8 juta akan digunakan untuk pelunasan utang ataurefinancingBenakat Integra dan dua anak usaha perusahaan, yaitu NTP dan PT Nusantara Pratama Indah (NPI).Sementara sisa fasilitas pinjaman sebesar US$ 23,2 juta digunakan untuk keperluan pembayaranupfront feepinjaman 2% serta administrasi lainnya.Selanjutnya, MP akan menggunakan dana tersebut untuk melunasi utang kepada ICICI. Sementara itu, alokasirefinancingkedua sebesar US$ 187,1 juta akan digunakan Benakat Integra untuk membayar pinjaman kepada anak usaha perseroan yang berbasis di Singapura, yakni Nixon Investments Pte Ltd.

Charoen Pokphand Bagi Dividen Rp 754,3 Miliar

Pemegang saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menyetujui usulan manajemen terkait pembagian dividen sebesar Rp 754,3 miliar atau Rp 46 per saham. Dividen yang dibagikan tersebut setara 29,8% dari laba bersih 2013 sebesar Rp 2,53 triliun.Pencapaian laba bersih pada 2013 mirip dengan tahun sebelumnya, sehingga, jumlah dividen tidak berubah banyak.RUPS kali ini juga menyetujui Kantor Akuntan Purwantono, Suherman & Surja sebagai akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2014.Selama tiga bulan pertama tahun ini, salah satu penghasil pakan ternak terbesar Indonesia itu membukukan penjualan bersih sebesar Rp 6,7 triliun atau meningkat 19,6% dibandingkan Rp 5,6 triliun pada periode sama tahun lalu.
Meski mengalami kenaikan, perseroan mencatat penurunan laba bersih sebesar 8,5%, dari Rp 717,7 miliar pada kuartal I ?2013 menjadi Rp 661,1 miliar.

Ramayana Bagikan Dividen Rp 212,8 Miliar

Perusahaan ritel PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) berencana membagikan dividen sebesar Rp 212,8 miliar atau setara Rp 30 per saham. Dividen kali ini sama dengan 54,4% total laba bersih perseroan pada 2013.Direktur Keuangan Ramayana Suryanto mengungkapkan, pihaknya selalu menjaga rasio pembagian dividen di atas 50% demi menjaga kepentingan para pemegang saham.Adapun laba ditahan dicatatkan sebesar Rp 172,6 miliar. Sementara itu, perseroan menyisihkan sebesar Rp 5 miliar untuk dana cadangan.Perdagangancumdanex dividendi pasar reguler dan negosiasi Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 17 – 18 Juni 2014.
Sedangkan, perdagangan di pasar tunai pada 20 – 23 Juni 2014.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *