Berita Terkini Perusahaan di Indonesia (18 Maret 2014)

SMBC Berencana Konsolidasikan Sumitmo Indonesia dan BTPN

Komitmen Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) telah didapat oleh OJK untuk menggabungkan (konsolidasi) PT Bank Sumitmo Mitsui Indonesia dan PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (BTPN). Seperti diketahui, saat ini SMBC telah memiliki 40% saham BTPN yang secara tidak langsung SMBC saat ini memiliki tiga bank yakni, Bank Sumitmo Mitsui Indonesia, BTPN, dan BTPN Syariah. Adapun penggabungan kedua bank ini kemungkinan akan dilakukan melalui skema merger, dimana salah satu dari dua bank tersebut kemungkinan akan dilebur kedalam salah satunya. Sedangkan dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/24/PBI/2012 tentang kepemilikan tunggal pada perbankan Indonesia dijelaskan bahwa setiap pihak hanya dapat menjadi pemegang saham pengendali pada satu bank. Namun aturan tersebut dikecualikan pada dua bank yang masing-masing memiliki kegiatan usaha dengan prinsip berbeda yakni konvensional dan syariah dan dua bank yang salah satunya merupakan bank campuran. Seperti diketahui PT Bank Sumitmo Mitsui Indonesia masuk dalam kategori bank campuran, sehingga sebenarnya SMBC tidak diwajibkan untuk melakukan konsolidasi anak-anak usahanya tersebut.

Indocement Cetak Laba Bersih Rp 5 Triliun

Laba bersih sebesar Rp 5 triliun, atau meningkat 6,3 persen dikantongi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) sepanjang 2013 jika dibanding tahun lalu yang hanya senilai senilai Rp 4,7 trilun. Kenaikan pendapatan menjadi faktor pendorong naiknya  laba produsen semen milik Salim Group tersebut. Adapun kas dan setara kas Indocement juga meningkat 20,1 persen menjadi sebesar Rp 12,5 triliun dari 2012 senilai Rp 10,4 triliun. Adapun saat ini Indocement tengah dalam proses peningkatan produksi semen. Perseroan akan merampungkan pabrik barunya di Citeureup, Bogor, Jawa Barat dan diharapkan mulai beroperasi pada tahun depan.

Blitzmegaplex Bidik Dana IPO Rp 462 Miliar

PT Graha Layar Prima (GLP) pengelola bioskop Blitzmegaplex menetapkan harga saham perdana untuk penawaran perdana (initial public offering/IPO) pada kisaran Rp 2.800-Rp 3.300 per saham. Dalam prosesi pelepasan saham, perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 140 juta saham kelas C atau setara 46,11% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO. Ini berarti, GLP mampu menghimpun dana IPO sebesar RP 392 miliar hingga Rp 462 miliar. Pada aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Indo Premier Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. GLP dan Indo Premier merencanakan periode bookbuilding pada 17-21 Maret 2014. Tahun ini dan tahun depan, perseroan berencana membangun tujuh bioskop baru. Bioskop tersebut akan tersebar di sejumlah kota seperti Bandung, Yogyakarta, Manado, Medan, Cirebon, dan Surabaya. Saat ini perseroan sudah mengoperasikan 11 bioskop.

Penjualan Mobil ASII Naik 16,13%

Penjualan mobil PT Astra Internasional Tbk (ASII) naik 16,13% pada bulan Februari 2014 menjadi 60.454 unit dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 52.057 unit. Menurut data perusahaan, Senin, disebutkan bahwa selama dua bulan pertama tahun ini penjualan mobil mencapai 115.277 unit atau mengalami kenaikan 11,45% dari sebelumnya 103.426 unit. Sedangkan penjualan sepeda motor Astra di Februari 2014 naik 5,8% menjadi 423.950 unit dari 400.665 unit. Sedangkan dalam dua bulan pertama mencapai 790.747 unit atau turun dari 798.865 pada periode dua bulan pertama tahun sebelumnya

Arwana Bagi Dividen Rp 16 Per Saham

PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) akan membagikan dividen senilai Rp 16 per saham. Adapun total dividen perseroan sebesar Rp 118 miliar atau 50% dari laba bersih 2013 Rp 235,16 miliar. perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 316,5 miliar. Capex didanai dari kas internal perseroan. capex sebesar Rp 300 miliar akan dipakai untuk pembangunan pabrik (plant) di Mojokerto, Jawa Timur. Pabrik itu akan berproduksi pada 2016. Sisa capex sebesar Rp 16,5 miliar,akan dipakai untuk pemeliharaan dan modernisasi IT perseroan. Arwana Citramulia selalu mendatangkan mesin dan alat teknologi dari Italia.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *