Berita Terkini Perusahaan di Indonesia (16 September 2014)

Minat J Trust terhadap Bank Mutiara Cermin Kepercayaan Asing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai minat perusahaan keuangan asal Jepang J Trust Co. Ltd terhadap saham PT Bank Mutiara Tbk merupakan cerminan tingkat kepercayaan investor asing terhadap Indonesia relatif cukup positif. Kendati demikian, J Trust Co. Ltd harus mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terlebih dahulu. Setelah itu, Bank Mutiara Tbk. juga harus tetap memenuhi sejumlah kewajiban layaknya perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di pasar modal Indonesia. Kemudian, jumlah pemegang saham minimal 300 pemegang saham yang memiliki rekening Efek di Anggota Bursa Efek. Dan Bank Mutiara Tbk. yang memiliki kode perdagangan saham BCIC itu juga mendapat pemakluman karena sahamnya diambil alih representatif Negara dalam rangka perbaikan dan melihat penyebab persoalannya.

BW Plantation akan Akuisisi Perusahaan Perkebunan

PT BW Plantation Tbk (BWPT) berencana mengakuisisi satu perusahaan perkebunan sawit. Dalam rencana akuisisi tersebut, BW Plantation akan melaksanakan penawaran umum terbatas (PUT) I dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue untuk menggalang dana. Apabila aksi korporasi tersebut telah disepakati oleh pemegang saham perseroan, rencananya BW Plantation mulai melaksanakan tahap cum dan ex rights issue di pasar regular dan negosiasi pada 17 dan 19 November 2014. Sedangkan cum dan ex rights issue pada pasar tunai akan dilaksankan pada 20 dan 21 November 2014. Pelaksanaan distribusi rights issue dan pencatatan (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) rencananya bakal digelar pada 21 dan 24 November 2014. Kemudian, awal periode perdagangan dan pelaksanaan rights issue akan dilaksanakan pada 24 November 2014.

Ciputra Residence Bayar Kupon Bunga Obligasi I

PT Ciputra Residence yang merupakan anak usaha dari PT Ciputra Development Tbk (CTRA) telah menyiapkan sejumlah dana untuk melaksanakan kewajibannya dalam membayar kupon bunga ke-2 atas obligasi I yang diterbitkan tahun 2014. Obligasi l Ciputra Residence diterbitkan perseroan tahun 2014 dengan nilai pokok sebesar Rp500 miliar yang terdiri dari tiga seri. Adapun untuk seri A diterbitkan dengan nilai pokok Rp200 miliar berjangka waktu 3 tahun dan memiliki tingkat bunga 11,4%. Sementara, untuk obligasi seri B memiliki nilai pokok Rp220 miliar berjangka waktu 5 tahun dengan tingkat bunga sebesar 12,4%, sedangkan seri C bernilai pokok Rp80 miliar dengan jangka waktu 7 tahun memiliki tingkat bunga sebesar 13,0%.

Sidomulyo Selaras Dapat Suntikan Modal Rp180 Miliar

PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) akan menandatangani perjanjian investasi dengan GEM Global Yield Fund LLC. Kesepakatan ini berisi kesediaan suntikan modal total Rp180 miliar dari pemegang saham baru perseroan tersebut dalam kurun waktu tiga tahun. Dalam keterangan perseroan, Selasa, disebutkan bahwa perseroan akan melakukan private placement sebesar 10% dari total saham perseroan. Dengan dilakukannya penerbitan saham baru selama dua tahun, perseroan diperkirakan meraih dana minimal Rp50,61 miliar atau per lembar minimum Rp449,6 per lembar. Dana yang diperoleh perseroan akan digunakan untuk pengembangan usaha dan operasional perseroan termasuk anak perusahaan perseroan.

Wika akan Emisi Obligasi Rp 1 T

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) akan menggalang dana sekitar Rp 1 triliun dari pasar modal. Perseroan menjajaki beberapa opsi, di antaranya adalah surat utang jangka menengah. Penerbitan obligasi bisa dilakukan oleh Wika, tapi bisa pula beberapa anak usaha. Opsi obligasi dipilih karena lebih murah dan cepat. selain dari pasar modal, Wika tengah menjajaki pencarian dana eksternal dari perbankan untuk modal kerja. Suntikan dana segar tersebut dibutuhkan karena perseroan berencana menggenjot pertumbuhan bisnis properti hingga 20-30% dari saat ini 15-18%.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *