Berita Terkini Perusahaan di Indonesia (14 Mei 2014)

Jababeka akan Tingkatkan Recurring Income Wisata-Hotel 10%

PT Jababeka Tbk (KIJA) akan meningkatkan recurring income dari sektor pariwisata dan hotel sebesar 10% dari pendapatan pada tiga tahun mendatang. Salah satu sumber pendapatan tersebut, berpotensi berasal dari kawasan industri pariwisata Tanjung Lesung, Banten.Corporate Secretary Jababeka, Muljadi Suganda mengatakan, saat ini perseroan masih terus mengembangkan kawasan Tanjung Lesung karena potensinya yang bagus. Danyang tengah dipersiapkan perseroan saat ini adalah pembenahan infrastruktur. Perseroan tengah membangun airstrip di Tanjung Lesung.Proyek yang diperkirakan selesai pertengahan tahun ini bernilai Rp 10 miliar. Nantinya, airstrip dapat digunakan untuk pesawat berukuran kecil.Selain itu, wilayah Tanjung Lesung menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur pemerintah. Dalam rencana pembangunan infrastruktur, pemerintah nantinya akan membangun jalan tol dari Jakarta menuju Tanjung Lesung.

Pendapatan Krakatau Steel Turun 34,1%

Pendapatan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) pada kuartal 1-2014, mengalami penurunan sebesar 34,1% menjadi sebesar US$ 459,4 juta dari periode sama tahun sebelumnya sebesar US$ 615,9 juta.Pendapatan dari penjualan produk baja lokal perseroan mengalami penurunan 28,7% menjadi sebesar US$ 393,5 juta, dari periode sama tahun lalu sebesar US$ 506,8 juta. Namun, pendapatan perseroan dari penjualan ke luar negeri mengalami peningkatan sebesar 82,3% menjadi sebesar US$ 12,4 juta, dari sebelumnya Rp 6,8 juta.Manajemen Krakatau Steel menjelaskan, pendapatan dari sektor rekayasa dan konstruksi pada kuartal 1 adalah sebesar Rp 27,6 juta, turun signifikan dari tahun sebelumnya US$ 74,5 juta. Sementara jasa pengelolaan pelabuhan, tercatat sebesar US$ 5,7 juta, meningkat dari sebelumnya Rp 2,7 juta.

Laba Bersih XL Kuartal 1 Naik 51%

PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatatkan laba bersih kuartal 1-2014 sebesar Rp 378,9 miliar, naik 51% dari periode sama tahun lalu senilai Rp 259,8 miliar. Sementara itu, pendapatan perseroan kuartal 1 tercatat sebesar Rp 5,5 triliun, naik 10% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 5 triliun.Manajemen XL Axiata menjelaskan, pendapatan dari jasa telekomunikasi selular tercatat berkontribusi paling besar, yaitu sebesar Rp 4,2 triliun. Pencapaian tersebut, meningkat 33,3% dari pendapatan telekomunikasi seluar periode sama tahun lalu.Manajemen melanjutkan, kontribusi pendapatan lainnya berasal jasa telekomunikasi lainnya sebesar Rp 446 miliar. Jasa telekomunikasi lain tersebut, terdiri atas sektor sewa menara sebesa Rp 256,4 miliar, sirkit langganan sebesar Rp 91 miliar, dan national roaming service sebesar Rp 65 miliar.Sementara itu, perseroan juga meraih keuntungan selisih kurs. Pada kuartal 1 tahun ini, persroan meraih keuntungan selisih kurs sebesar Rp 477 miliar. Pada periode sama tahun sebelumnya, XL mengalami kerugian kurs sebesar Rp 26,3 miliar.

Ace Hardware Bagikan Dividen Rp 10 Miliar

Perusahaan ritel PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) membagikan dividen tahun buku 2013 sebesar Rp 10 miliar, atau setara dengan 20% dari laba bersih tahun lalu senilai Rp 503 miliar.Hal itu disampaikan Presiden Direktur Ace Hardware, Prabowo Widyakrisnadi, setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (14/5).Prabowo mengungkapkan, sepanjang tahun lalu perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 17,3% menjadi Rp 503 miliar, dari tahun sebelumnya sebesar Rp 428 miliar. Kenaikan tersebut didorong penjualan yang meningkat dari Rp 3,22 triliun pada 2012 menjadi Rp 3,89 triliun tahun lalu, atau tumbuh 17,3%.

Indofood Tawarkan Kupon 9,5 ?10,13%

Perusahaan konsumer terbesar milik Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), berniat menerbitkan Obligasi VII/2014 dengan kupon 9,5 ?10.13%. Nilai emisi mencapai Rp 2 triliun. Adapun dana obligasi akan digunakan untuk pembayaran kembali (refinancing) utang perseroan.Sebanyak Rp 1,61 triliun untuk pembayaran utang pokok Obligasi V/2009, sementara sisa Rp 400 miliar untuk utang jangka pendek. Penerbitan surat utang bertenor lima tahun tersebut difasilitasi oleh PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, dan PT Trimegah Securities Tbk.

|

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *