Berita Terkini Perusahaan di Indonesia (14 April 2014)

Kuartal I, Marketing Sales BSD Capai Rp 1,76 Triliun

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD), anggota kelompok properti Sinar Mas Land, membukukan marketing sales (pra penjualan) secara organik sebesar Rp 1,76 triliun pada kuartal I-2014. Kontribusi penjualan terbesar emiten berkode saham BSDE tersebut bersumber dari pra penjualan segmen kavling tanah sebesar Rp 1,14 triliun atau 65% dari total pra penjualan. Pencapaian pra penjualan sebesar Rp 1,76 triliun tersebut setara 29% dari total target pra penjualan 2014 yakni Rp 6 triliun. Hal ini menandakan laju penjualan Perseroan sudah tepat, meski terjadi penurunan angka marketing sales 32% dibandingkan tahun 2013.  Adapun penurunan tersebut dikarenakan pada tahun 2013 lalu terdapat tambahan signifikan dari pra penjualan an-organik kepada entitas anak hasiljoint venture (JV) dengan mitra strategis kami yakni Hongkong Land, AEON Mall Jepang dan Dyandra.

Surya Internusa Cari Pinjaman Rp 1,1 T

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencari pinjaman senilai US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai ekspansi menara perkantoran di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Dan adapun saat ini perseroan masih belum menentukan bank yang akan dijajaki untuk mendapatkan fasilitas pinjaman tersebut. Secara keseluruhan, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan office tower tersebut senilai US$ 150 juta atau Rp 1,6 triliun. Tahun ini, Surya Internusa menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex)sebesar Rp 1,4 triliun. Perseroan telah mendapatkan pinjaman senilai Rp 200 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk menutup sebagian dana capex. Sebagian besar dana capex akan digunakan perseroan untuk membiayai proyek kawasan industri di Bekasi dan Karawang, sedangkan pinjaman dari BCA akan dipakai untuk mengembangkan bisnis hotel tahun ini.

Unit Kondotel Pandawa Beach Terjual 50%

PT Puri Bali Sentosa berhasil mencetak penjualan unit properti (marketing sales) sebanyak 50% dari total 129 unit kondotel Grand Orange Condotel Pandawa Beach di Bali. Kondotel yang dibangun di atas lahan seluas 3.000 meter persegi ini direncanakan mulai beroperasi dalam 24 bulan mendatang. Unit Grand Orange Condotel Pandawa Beach mulai ditawarkan kepada konsumen sejak akhir Maret lalu, tetapi angka penyerapannya sudah mencapai 50%, dari total 129 unit. Tingginya penyerapan menggambarkan antusiasnya masyarakat untuk berinvestasi kondotel di Bali dan kian terbatasnya lahan pengembangan kondotel di Bali. Hotel bintang empat dengan sertifikat hak milik di lokasi kawasan wisata Bali ini dipasarkan dengan harga perdana sekitar Rp 856 juta dengan angsuran 48 kali tanpa uang muka dan bunga. PT Puri Bali Sentosa bertindak selaku pengembang kondotel tersebut.

Investasi Pembangunan Sinarmas MSIG Tower Capai Rp 1,5 Triliun

Pembangunan gedung Sinarmas MSIG Tower menelan investasi mencapai Rp 1,5 triliun sejak digarap tahun 2012. Dan investasi tersebut dimaksudkan untuk menjadi salah satu gedung tertinggi di area perkantoran Jalan Jenderal Sudirman. Gedung tersebut dibangun di atas lahan seluas 4.500 meter persegi dan memiliki total 47 lantai atau setinggi 245 meter karena diperkirakan kebutuhan akan ruang kantor di Jakarta terus tumbuh, dan ketersediaan (supply) akan tumbuh hingga 15 persen. Gedung yang dirancang oleh arsitek dari Los Angeles itu akan dibuka pada awal 2015 seiring dengan penyerapan seluruh investasi senilai Rp 1,5 triliun. Menurut ahli konstruksi Sinarmas MSIG Tower Andriansyah, gedung tersebut menggunakan low e glass (double glass system) yang dapat mereduksi panas dan suara untuk efisiensi energi. Selain itu, gedung dilengkapi dengan building automation system dan lantai darurat (refugee floor) pada lantai 17 dan 34. Sinarmas MSIG Life membukukan aset sebesar Rp 19,03 triliun pada 2014 serta premium income sebesar Rp 9,8 triliun.

Perumnas-Bakrieland Kembangkan Superblok Sentra Timur

Perum Perumnas dan PT Bakrieland Development Tbk akan mengembangkan kembali Sentra Timur Super Blok, sebagai kawasan terintegrasi di wilayah Jakarta Timur menjadi pusat bisnis baru di kawasan timur Jakarta.  Dibangun diatas lahan seluas 40 hektare di Kawasan Sentra Timur Jakarta Timur dengan konsep satu kawasan lengkap dengan slogan A New CBD In East Jakarta ini nantinya dibagi menjadi 3 kawasan besar, yakni Sentra Timur Residence & Commercial Park, Sentra Timur CBD I dan Sentra Timur CBD II.  Project Coordinator Kawasan Pulogebang Perum Perumnas Suprayitno Rais mengatakan, Proyek Sentra Timur SuperBlock ini sebagai bukti komitmen Perum Perumnas dan PT Bakrieland Development Tbk, membangun kawasan terintegrasi yang terbesar di Jakarta timur.

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *